Artikel

Metode-Metode yang Dipakai oleh Tuhan Yesus

Seperti guru menghadapi anak didik dan kelas, demikianlah Tuhan Yesus menghadapi khalayak ramai. Metode-metode yang dipakai untuk mengajar orang-orang yang datang mendengar-Nya semuanya sangat cocok untuk mengajar anak di SD. Marilah kita perhatikan beberapa:

1. Tuhan Yesus mengajar melalui hidup dan perbuatan-Nya.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Identitas Diri

Percaya diri (harga diri, citra diri) adalah faktor pembentuk identitas diri. Pada awalnya manusia memiliki identitas diri yang sehat karena dia memandang kehidupan ini dari sudut pandang Allah, lewat Alkitab sebagai kebenaran mutlak (Kejadian 1:27). Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Penciptanya. Manusia memiliki karakter Allah dan bicara secara personal dengan Dia. Allah memberi tanggung jawab kepada manusia untuk mengelola dan memelihara ciptaan lainnya.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Masa Remaja (Adolescence)

Masa remaja menunjukkan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batas umurnya tidak dirinci dengan jelas, tetapi secara kasar berkisar antara umur 12 sampai akhir belasan tahun, ketika pertumbuhan jasmani hampir selesai. Dalam masa ini, remaja itu berkembang ke arah kematangan seksual, memantapkan identitas sebagai individu yang terpisah dari keluarga, dan menghadapi tugas menentukan cara mencari mata pencaharian.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Masa Remaja (Adolescence)

Masa remaja menunjukkan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batas umurnya tidak dirinci dengan jelas, tetapi secara kasar berkisar antara umur 12 sampai akhir belasan tahun, ketika pertumbuhan jasmani hampir selesai. Dalam masa ini, remaja itu berkembang ke arah kematangan seksual, memantapkan identitas sebagai individu yang terpisah dari keluarga, dan menghadapi tugas menentukan cara mencari mata pencaharian.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Perkembangan Psikososial

Sebagaimana telah dijelaskan di atas bahwa selama masa remaja terjadi perubahan-perubahan yang dramatis, baik dalam fisik maupun dalam kognitif. Perubahan-perubahan secara fisik dan kognitif tersebut, ternyata berpengaruh terhadap perubahan dalam perkembangan psikososial mereka. Dalam uraian berikut, kita akan membahas beberapa aspek perkembangan psikososial yang penting selama masa remaja ini.

1. Perkembangan Individuasi dan Identitas

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Apakah Karunia Rohani Penafsiran Bahasa Roh?

Bersama dengan karunia berbahasa roh ditemukan karunia rohani yang berhubungan dalam 1 Korintus 12:10 - karunia rohani penafsiran bahasa roh. Karunia penafsiran bahasa roh ini merupakan kemampuan menerjemahkan bahasa asing ke dalam bahasa yang dipahami pendengarnya. Karunia penafsiran bahasa roh adalah karunia yang terpisah, tetapi digunakan bersamaan dengan karunia berbahasa roh.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Akankah Roh Kudus Meninggalkan Orang Percaya?

Sederhananya, tidak, Roh Kudus tidak akan pernah meninggalkan orang percaya sejati. Ini diungkapkan dalam banyak bagian yang berbeda dalam Perjanjian Baru. Misalnya, Roma 8:9 memberi tahu kita, "... jika ada orang yang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus." Ayat ini dengan sangat jelas menyatakan bahwa jika seseorang tidak memiliki kehadiran Roh Kudus yang tinggal dalam dirinya, orang itu tidak diselamatkan.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Apakah Peran Roh Kudus dalam Perjanjian Lama?

Peran Roh Kudus dalam Perjanjian Lama sama seperti halnya dalam Perjanjian Baru. Saat kita berbicara mengenai peran Roh Kudus, kita dapat melihat empat bidang umum di mana Roh Kudus berkarya: 1) pembaruan, 2) berdiam/tinggal (atau mengisi) 3) pengendalian, dan 4) pemberdayaan untuk melayani. Keterangan mengenai empat bidang karya Roh Kudus ini juga dinyatakan di Perjanjian Lama, seperti halnya dalam Perjanjian Baru.

Taxonomy upgrade extras: 
Kategori: 

Hubungan antara Roh dan Yesus

Sama seperti nama-nama tertentu yang menunjuk pada Roh Kudus menekankan hubungan-Nya dengan Allah Bapa, demikian pula nama-nama lainnya bagi Dia cenderung untuk menggambarkan hubungan-Nya dengan Yesus. Beberapa di antara nama-nama atau gambaran-gambaran tersebut diberikan kepada Roh Kudus oleh Yesus. Beberapa nama lainnya digunakan oleh para rasul untuk menjelaskan hubungan antara Yesus dan Roh Kudus. Nama-nama tersebut antara lain Roh Kristus, Roh Yesus, Roh Yesus Kristus, Roh Anak-Nya dan Penolong.

Kategori: 

Pages

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA