Blog Terbaru

KESEMBUHAN

AMSAL 4 : 20-22:
Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

Kata Ibrani untuk ‘SEHAT’ dalam ayat 22 adalah ‘OBAT’. Firman Tuhan adalah obat bagi tubuh kita. Dalam Keluaran 15:26 dikatakan: “… sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau." (Tuhan adalah Dokter), dan obat yang diresepkan adalah FimanNya.

Banyak kekeliruan terjadi karena ‘percaya kesembuhan’ saja sebagai ganti ‘untuk memakan obat yang dari Tuhan sesungguhnya’, yaitu Firman Tuhan. Mereka mengatakan ‘percaya pada kesembuhan’ tetapi tidak mau obatnya. Apa keuntungannya bagi kita jika kita percaya pada makanan tetapi kita tidak memakannya? Kita akan kelaparan. Apa keuntungannya bagi kita jika kita percaya pada minuman tetapi tidak meminumnya? Kita akan mati kehausan.

The Greatest Love

Pernahkah engkau jatuh cinta? Kata orang jatuh cinta itu berjuta rasanya. Ada rasa senang, kangen, sayang, dan persaaan lain yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.. Itulah keindahan Taman Firdaus, bukan hanya karena keindahan alam yang tampa dosa dan masalah, namun karena kita dapat bersekutu dengan intim dengan Tuhan. Dan Tuhanlah cinta sejati jiwa kita. Dimana tampa Allah hidup kita akan menjadi hampa..

Namun kejatuhan Adam telah membuat kita terpisah dari Allah. Itulah kematian rohani, menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya, Murka Allah ditimpakan pada kita oleh karena pemberontakan kita. Namun tahukah kita, dibalik murka Allah ada kesedihan yang teramat dalam, karena kita lebih memilih untuk hidup tampa Allah. Inilah sakit hatinya Tuhan yang jauh melebihi dari rasa sakit hati yang pernah kita alami.

PRINSIP

Prinsip adalah baik. Karena prinsip diperlukan untuk mengatur langkah-langkah, cara-cara atau strategi di dalam hidup kita. Orang yang berprinsip biasanya mempunyai suatu target dalam hidupnya. Misalnya bagi mereka yang masih sekolah, prinsip untuk giat belajar dan meminimumkan kegiatan yang kurang perlu adalah bagus demi tercapainya tujuan dalam sekolahnya, yaitu selesai pada waktunya atau juga karena tujuan mendapat nilai yang nemuaskan.

Setiap individu akan mempunyai prinsip yang berbeda. Perbedaan bisa disebabkan oleh usia, kebutuhan, waktu, tempat masing-masing, dll. Misalnya prinsip orang yang sudah bekerja akan berbeda dengan prinsip orang yang masih sekolah. Sejauh prinsip tersebut tidak merugikan orang lain, kita menganggap bahwa prinsip tersebut adalah benar atau bagus. Orang yang berprinsip, biasanya akan mati-matian membela prinsipnya.

SIAPA AKU DI DALAM KRISTUS

SAYA SEMPURNA DI DALAM DIA (KOL 2:10)

SAYA HIDUP BERSAMA DIA (EFESUS 2:5)

SAYA SUDAH BEBAS DARI HUKUM DOSA DAN HUKUM MAUT (ROMA 8:2)

SAYA JAUH DARI PEMERASAN, DAN TIDAK LAGI TAKUT (YESAYA 54:14)

SAYA LAHIR DARI ALLAH, DAN YANG JAHAT TIDAK DAPAT MENJAMAH SAYA (1 YOH 5:18)

SAYA KUDUS, TAK BERCACAT, UMAT PILIHAN-NYA (1 PET 1:16; EFE 1:4)

SAYA MEMILIKI PIKIRAN KRISTUS (FILIPI 2:5; 1 KOR 2:16)

SAYA MEMILIKI DAMAI SEJAHTERA DARI ALLAH YANG MELAMPAUI SEGALA AKAL (FILIPI 4:7)

SAYA MEMILIKI ROH DI DALAM SAYA, YANG LEBIH BESAR DARI PADA ROH YANG ADA DI DALAM DUNIA (1 YOH 4:4)

Mudahnya melihat

Mudahnya melihat

Salah satu panca indera yang diciptakan Tuhan untuk kita nikmati adalah mata, yang berfungsi untuk melihat, mata diletakaan didepan karena fungsinya hanya untuk melihat hal-hal yang berada di depan sedangkan pada bagian belakang jika kita ingin melihat kita harus menggunakan energi yang lebih karena kepala kita harus kita putar kebelakang, tentulah kita menginginkan menggunakan energi yang ada dalam diri kita seefisien mungkin, iya kan, setuju ya.

Melihat merupakan pekerjaan yang ringan dan sangat menyenangkan apalagi jika digaji, hehehe, misalnya pengawas, kerjanya hanya melihat orang bekerja dan melapor kepada atasannya, sangat enteng kerjanya ya malah gajinya lebih tinggi dari yang bekerja lebih berat, benar kan… gimana suka jadi pengawas?... tentu saja suka ya dan memang tugas kita sebagai orang Kristen adalah pengawas, tentu saja dimulai dari mengawasi diri sendiri apakah sudah melakukan FirTu atau belum, apakah sudah menjadi berkat atau belum, iya kan., dan kita ada gajinya loh alias upah, tetapi ada tetapinya ini, upahnya dikumpulkan dulu baru diterima satu kali (dirapel ya), kapan itu, ya kalau kita udah bertemu dengan yang memberi upah tentunya masa kita meminta kepada sesama pekerja kan ndak mungkin dikasih…

Pages

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA