Testimoni Peserta Kelas Diskusi Hermeneutika Untuk Awam 3

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Carlos Agustinus Pornantya

Saya bersyukur bisa mengikuti kelas Hermeneutika ini sampai selesai. Banyak pengetahuan baru yang saya dapat dari modul. Bertahun-tahun melayani dan berkhotbah baru kali ini saya belajar Hermeneutika. Pelajaran/berkat yang saya dapat setelah mengikuti kelas HUA ini adalah saya menjadi tahu betapa pentingnya menafsir ayat dengan baik dan benar. Terima kasih untuk semua tim SABDA yang telah mengadakan program ini yang sangat membantu dalam pelayanan. Saya tunggu kelas Homiletika-nya. Hehehe. Tuhan Yesus memberkati.

2. Darman Surbakti

Saya sangat bersyukur bisa bergabung dalam kelas Hermeneutika SABDA ini, di mana materi ini menambah pengetahuan saya bagaimana menafsir ayat-ayat firman Tuhan dengan benar sehingga apa yang dimaksud oleh penulisnya dapat kita pahami. Firman Tuhan ini hidup sehingga semakin kita pelajari semakin kita menemukan hal-hal baru untuk menguatkan iman percaya saya kepada Kristus Yesus yang sudah menyelamatkan saya dari hukuman maut dan saya percaya akan janjinya untuk memberi hidup yang kekal bagi saya.

Saya juga mengucapkan terima kasih buat semua tim Yayasan SABDA yang sudah memberikan pelayanan terbaik dalam diskusi ini. Tuhan yang memberkati semua pelayanan tim SABDA ini. Juga buat rekan-rekan di grup HUA 3, saya mengucapkan terima kasih atas semua diskusi kita. Banyak masukan-masukan yang saya dapatkan untuk menambah wawasan saya. Tetap semangat dalam pelayanan kita sehingga nama Tuhan kita, Yesus Kristus semakin dimuliakan.

3. Dernita Manurung

Ketika saya mendengar tentang adanya Hermeneutika ini, saya sangat senang dan awalnya saya bisa mengikutinya dan bersyukur bisa ikut di dalamnya. Pada saat diskusi berikutnya, saya merasa agak sulit karena ini pertama kali saya belajar. Namun, saya bersyukur bisa menyelesaikannya. Terima kasih buat semua tim SABDA semuanya, baik moderator dan admin yang tidak lelah mengingatkan saya untuk berdiskusi di grup dan mengirimkan tugas. Tuhan kiranya membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian.

Saya bersyukur bisa gabung di kelas ini. Berkatnya luar biasa. Apalagi dalam hal praktik, di mana kita harus dituntut untuk mengambil satu ayat di Alkitab dan kita harus mempelajarinya dan yang paling berkesan bagi saya masalah kiasan. Selama ini saya kurang mendalami dalam hal kiasan. Namun berkat pembelajaran Hermeneutika, saya jadi belajar menggali lagi dan banyak pembelajaran yang saya dapatkan. Komitmen saya setelah mengikuti pembelajaran Hermeneutika ini, saya akan belajar mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari saya. Tuhan Yesus memberkati.

4. Eddy Yonathan

Haleluya. Akhirnya selesai juga dengan banyak hambatan waktu dan terbatasnya kemampuan. Terima kasih para pengurus yang begitu setia mengingatkan keterlambatan. Kiranya SABDA akan menjadi berkat bagi lebih banyak orang dalam hal membantu kerohanian seseorang. Amin. TYM.

5. Juni Durace Sihombing

Selamat pagi Bapa. Selamat pagi Tuhan Yesus. Selamat pagi Roh Kudus. Terima kasih untuk kebaikkan Tuhan Yesus, saya bisa belajar materi Hermeneutika dari Yayasan SABDA. Terima kasih untuk Kak Roma dan Kak Mei yang berperan di kelas HUA 3.

Semua materi yang saya dapat mulai dari: Pengertian Hermeneutika, Alat-alat Bantu Hermeneutika, Prinsip-Prinsip Umum Hermeneutika, Prinsip-Prinsip Khusus Hermeneutika, Tujuan Akhir Belajar Hermeneutika. Biarlah menjadi berkat bagi saya dan Saudara-saudara semua. Roh Kudus memampukan kita untuk menjadi pelaku-pelaku firman. Terima kasih Yayasan SABDA dan tim. TUHAN memberkati. Amin.

6. Kornelius

Puja dan puji syukur kepada Allah dalam nama Tuhan Yesus Kristus, saya boleh belajar HUA yang difasilitasi oleh SABDA Ministry Learning Center. Mulanya saya mengikuti kelas HUA 3 supaya bisa belajar menafsirkan firman Tuhan karena saya sulit mengerti maksud firman Tuhan yang saya baca. Dengan belajar HUA, saya mulai mengerti cara menafsir firman Tuhan dan selanjutnya bisa menerapkannya dalam kehidupan saya. Selama saya mengikuti kelas HUA 3, saya terberkati oleh penjelasan dan diskusi para peserta. Terima kasih SABDA Ministry Learning Center atas semuanya yang sudah saya dapatkan. Tuhan Yesus Kristus memberkati.

7. Lany Inawati

Terus terang, ini adalah pertama kalinya saya mengikuti kelas HUA dari SABDA MLC. Ketika pertama kali membaca judul promonya "Hermeneutika Untuk Awam", saya langsung penasaran sekaligus gemetar karena saya ini orang awam tulen, masak ya bisa mengikuti pelajaran sekelas para hamba Tuhan. Namun karena dorongan dari keingintahuan saya, akhirnya saya putuskan untuk mendaftarkan diri.

Ternyata ketika saya masuk di grup diskusi, banyak ditantang dengan pertanyaan-pertanyaan yang cukup menohok oleh Kak Roma sebagai moderator. Itulah yang membuat saya tetap bertahan mengikuti kelas HUA 3 sampai akhir. Puji Tuhan tidak berhenti di tengah jalan berkat support dari Kak May selaku admin bijak di kelas HUA 3.

Harapan saya, semoga kelas bermutu seperti HUA ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi terus dikembangkan agar banyak jiwa-jiwa yang dipakai Tuhan makin diperlengkapi dengan pemahaman yang benar lewat program bagus dari SABDA MLC. Maju terus pantang mundur! Semangat. Tuhan memberkati pelayanan kita semua.

8. Lewi Sineri

Info tentang kelas HUA saya dapatkan dari salah seorang teman guru Sekolah Minggu. Setelah membaca info tersebut yang dibagikan lewat WA grup, saya langsung berpikir bahwa ini pasti akan menolong saya dalam pelayanan. Walaupun saya tahu bahwa pasti saya akan sedikit kewalahan karena mungkin waktu pelaksanaannya akan bertepatan dengan jam kerja saya, tetapi saya tetap putuskan untuk mendaftar. Puji Tuhan. Saya bisa bergabung dalam kelas HUA.

Saya sangat senang. Namun di sisi lain, Hermeneutika adalah sesuatu yang baru buat saya sehingga awalnya saya agak sedikit merasa kesulitan. Namun setelah melalui hari pertama, saya mulai mengerti dan bisa mengikuti kelas dengan baik sampai selesai. Jujur, saya merasa terbantu dengan adanya diskusi yang terjadi di kelas HUA 3. Terima kasih buat para pembimbing kelas HUA 3 dan juga rekan-rekan diskusi yang sudah berbagi pengetahuan/pengalaman. Salam hormat buat semua. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Puji Tuhan. Saya sangat bersyukur karena dengan adanya kelas HUA yang dilakukan oleh tim SABDA, saya bisa tahu tentang Hermeneutika dan bagaimana menggunakan Hermeneutika dalam menafsirkan firman Tuhan. Ini akan sangat membantu saya dalam pertumbuhan pribadi dan pelayanan saya. Terima kasih banyak buat tim SABDA. Tuhan Yesus memberkati Bpk/Ibu dalam segala hal yang dikerjakan untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan kita, Yesus Kristus.

9. Mariana Sihombing

Puji syukur. Terima kasih atas berkat Tuhan yang memberi kesempatan untuk mempelajari HUA sepanjang minggu ini. Berkat yang didapat selama diskusi: termotivasi belajar firman Tuhan lewat cara pengalaman teman-teman yang sudah dibagikan saat berdiskusi.

Bersyukur karena baru kali ini saya menemukan ilmu HUA yang sangat berguna, membantu dalam menafsirkan firman Tuhan yang nantinya dapat saya gunakan dalam pemberitaan firman, menyadarkan saya untuk tidak menafsirkan firman Tuhan dengan asal-asalan.

Aplikasi:
Dengan belajar HUA ini, ke depanya saya ingin mengajak teman-teman belajar HUA untuk meningkatkan pelayanan di gereja, khususnya dalam pemberitaan firman, mengaplikasikan firman-Nya dalam hidup sehari-hari.

Terima kasih banyak buat tim SABDA yang sudah berbagi ilmu. Kiranya Tuhan memberkati seluruh karyawan tim SABDA dan segala program-program yang baru lagi. Terima kasih juga buat teman-teman semua, khususnya HUA 3. Sungguh jawaban dan pengalaman teman-teman bermanfaat bagi saya. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

10. Mestiria

Syalom semuanya Saudara/i. Puji Tuhan. Akhirnya kerinduan hati saya untuk ikut kelas Hermeneutika terpenuhi. Saya sudah pernah ikut untuk kelas sebelumnya di SABDA, tetapi saya istirahat sebentar sebab ada kesibukan lain. Saya sangat bersyukur sekali. Di kelas ini dapat pengetahuan dan membuka pola pikir saya sebagai bekal untuk pelayanan di manapun Tuhan tempatkan. Kita semua dipersiapkan sebagai hamba-hamba Tuhan, tidak harus sekolah teologi. Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan tidak melihat usia, latar belakang kita. Pengalaman pribadi saya, bagaimana Tuhan berkarya dan punya rancangan yang bagus buat saya, yaitu keluarga. Saya bersaudara semua latar belakang teologi, tetapi saya belum tersentuh untuk mempelajari Alkitab lewat mereka. Puji Tuhan, saya dipertemukan dengan tim SABDA (Kak Roma, Kak May, Bu Yulia, dll.). Terima kasih untuk semuanya. Tuhan Yesus membalas memberkati pelayannya. Semoga saya dapat menjadi manusia yang lebih baik lagi seturut kehendak Tuhan.

11. Morna Anastasia Tamba

Shalom. Puji Tuhan. Saya bersyukur kepada Tuhan bisa mengikuti kelas HUA dan menerima materi yang sangat melengkapi dan membantu saya untuk memahami cara menafsir Alkitab dengan baik dan benar. Setelah satu minggu mengikuti kegiatan ini, saya banyak belajar menafsir Alkitab yang tadinya di pikiran saya sangat sulit, tetapi oleh karena adanya kelas HUA dan pertolongan Tuhan Yesus yang baik, memampukan, memudahkan saya, dan membuka pola berpikir saya.

Saya berkomitmen mengikut Yesus keputusanku selama hidupku dan tetap setia menjadi hamba Tuhan, melayani, dan menjadi berkat bagi banyak orang. Saya pasti akan selalu belajar dan belajar cara menafsir Alkitab dengan baik dan benar dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Terima kasih buat tim SABDA MLC, admin, moderator, yang selalu mengingatkan saya selama kelas diskusi berlangsung. Saya banyak sekali menerima berkat pengajaran agar tidak salah dalam cara menafsir Alkitab. Sekali lagi, terima kasih tim SABDA MLC sudah melayani dengan penuh kasih dan terima kasih buat kelas HUA 3 yang sudah saling melengkapi. Tuhan Yesus memberkati kita semuanya. Amin.

12. Parulian Simarmata

Saya bersyukur bisa mengikuti diskusi kelas HUA ini. Dari awal sejak Yayasan Lembaga SABDA mengumumkan akan diadakan kelas diskusi Hermeneutika, saya agak ragu mau ikut karena dari membaca buku tentang Hermeneutika, saya merasakannya merupakan pelajaran yang berat, apalagi diskusinya berlangsung hanya tujuh hari. Namun, saya pertimbangkan lagi. Karena judul diskusi "Untuk Awam", saya pun memutuskan mengikutinya untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

Pengalaman Mengikuti kelas HUA.
Presentasi materi yang disampaikan sangat berat dan menarik, yang membuat saya bertanya pada diri sendiri, "Apakah saya bisa mengerti dan mampu mempraktekkannya?" Ternyata saat diskusi kelas berlangsung, saya merasakan pandangan dari peserta sangat menolong saya semakin mengerti tentang Hermeneutika. Bersyukur beberapa peserta sudah berpengalaman dalam menafsir Alkitab mau share pengalamannya di kelas. Saya pun berusaha membaca berulang-ulang penjabaran dari peserta diskusi untuk semakin mengerti tentang Hermeneutika.

Pelajaran/berkat yang paling berkesan selama mengikuti kelas HUA:
Pelajaran yang paling berkesan yang menjadi berkat buat saya adalah Pelajaran 3: Prinsip-Prinsip Umum Hermeneutika diijelaskan langkah-langkah menafsirkan Alkitab. Pelajaran 5 mengingatkan saya bahwa menafsirkan Alkitab bukanlah tujuan akhir dari belajar Hermeneutika, tetapi mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi berkat bagi orang lain dan menjadi "hamba yang setia". Semoga.

Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas:
Saya akan berusaha untuk menerapkan prinsip-prinsip penafsiran Alkitab untuk mengembangkan dalam pelayanan anak, yang konsekuensinya menyiapkan waktu yang lebih dari biasanya. Dan berusaha untuk mengalahkan keinginan daging untuk dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Terima kasih buat tim Yayasan Lembaga SABDA yang telah berlelah mengadakan kelas diskusi Hermeneutika dan juga kepada seluruh teman peserta diskusi. Tuhan memberkati.

13. Rachmat Iskandar

Saya merasakan bahwa teman-teman sangat bersemangat dan antusias untuk belajar dan juga membagikan pembelajaran yang didapat, dan juga sharing pengalaman-pengalaman mereka, baik dalam kehidupan pribadi maupun pelayanan. Hal-hal itu sangat memberkati dan menyemangati saya untuk juga terus belajar kebenaran Alkitab. Khusus terkait hasil pembelajaran Hermeneutika ini, saya akan terus belajar lebih lagi untuk dapat menafsir dengan baik dan tentunya benar, dengan dasar-dasar yang saya dapat di kelas HUA ini. Terima kasih kepada Bu Roma dan Bu Mei yang sudah bekerja keras memandu di kelas, juga Ibu Yulia, dan seluruh tim SABDA atas pelayanan yang telah dilakukan dan diberikan. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

14. Renny Tade Bengu

Saya mengucap syukur bisa mengikuti HUA ini. Waktu SABDA mengumumkan akan diadakan kelas diskusi selama 7 hari, saya agak ragu apakah bisa mengikuti atau tidak karena di tengah-tengah kesibukan mengajar. Namun, terima kasih buat Kak May yang selalu mengingatkan dan akhirnya bisa menyelesaikan sampai hari ini.

Pengalaman mengikuti kelas HUA:
Selama mengikuti kelas HUA ini, saya pribadi diberkati teman-teman diskusi yang sangat antusias dan mewarnai dalam diskusi ini. Kadang saya baru bisa mengikuti diskusi pada malam hari dan menjawab soal-soal diskusi. Materi ini di STT cukup berat, tetapi oleh Lembaga SABDA buat kelas pemula sangat bagus dan menarik serta membuat sederhana sehingga bahan yang berat dapat diikuti dengan baik.

Pelajaran/berkat yang paling berkesan selama mengikuti kelas HUA:
Pelajaran yang paling berkesan yang menjadi berkat buat saya adalah Pelajaran 5 tentang aplikasi atau menerapkan apa yang sudah digali dari Alkitab atau nats. Ini merupakan hal yang paling penting supaya kita dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan terus bertumbuh. Ini juga mengingatkan saya untuk kembali berdisiplin dalam menerapkan aplikasi dari belajar Alkitab.

15. Suzana Esther Tateley

Puji syukur kepada Tuhan kalau saya sudah menyelesaikan pelajaran HUA ini. Terima kasih untuk tim SABDA yang telah melayani jiwa-jiwa dan kami semua untuk semakin mengerti kebenaran. Yang saya suka di sini adalah bisa ketemu teman-teman baru seiman dari berbagai sinode. Begitu membuka pikiran dan menyegarkan membaca diskusi-diskusi dari teman-teman semua. Yang pasti saya juga merasa lebih bergairah lagi untuk membaca kitab suci dan menyelidiki lebih lagi, tentunya, dan melakukan apa yang sudah kita baca. Ke depannya ingin ikut lagi diskusi seperti ini. Maju terus tim SABDA. Maju terus teman-teman tersayang. Tuhan Yesus memberkati.

16. Winarti Suryaatmadja

Saya sangat bersyukur dapat menemukan link SABDA dari kerabat saya di Semarang. Berawal dari kebutuhan untuk memperlengkapi diri sebagai pelayan Tuhan yang mulai ditugaskan untuk membawakan renungan firman dalam komunitas gereja dan saya merasa sangat kurang akan pendalaman Alkitab. SABDA, khususnya kelas MLC HUA ini menjadi jawaban yang Tuhan kirim di mana saya dapat belajar ilmu-ilmu dalam HUA secara terstruktur akan penafsiran firman Tuhan. Walaupun tampaknya materi dalam 5 hari sangat padat dan banyak istilah-istilah baru bagi orang awam seperti saya, tetapi berjalannya pertanyaan-pertanyaan diskusi perlahan-lahan mengarahkan ke praktik yang lebih dapat dimengerti.

Diskusi juga berjalan cukup dinamis, tanggapan dari peserta lainnya juga menambah memperluas wawasan saya. Hanya mungkin, kalau bisa peserta dalam grup diskusi bisa diperkecil, sepertinya bisa lebih efektif dalam saling menimpali supaya topik bisa lebih berkembang dan moderator juga dapat lebih menggali tanggapan yang masuk dengan lebih fokus. Tugas tertulis yang diberikan juga membantu untuk kami lebih mempelajari materi yang diberikan. Sederhana dengan 2 pertanyaan tiap pelajaran, tetapi cukup membuat kita harus membaca keseluruhan materi.

HUA sangat membantu dan memberkati pelayan-pelayan Tuhan yang mungkin tidak berkesempatan untuk belajar teologi secara formal di bangku kuliah dan juga menjadikan satu pola pandang yang baru bahwa semua pengikut Kristus seharusnya atau bahkan wajib mempelajari Alkitab bukan hanya untuk pengkhotbah saja.

Sebagai saran, sebagai lanjutan kelas HUA ini mungkin dapat dibuka kelas Homiletika untuk lebih memperlengkapi. Terima kasih kepada tim SABDA, Bu Yulia, Bu Roma, Bu Mey yang bertugas membantu di HUA, khususnya HUA 3. Tetap semangat menjadi berkat lewat pelayanan SABDA.

17. Yuke Sugihono

Program Hermeneutika Untuk Awam (HUA) yang dibesut SABDA kali ini sungguh luar biasa. Karena dalam waktu yang sangat pendek, 1 minggu, bahan yang sangat penting dan "berat" ini bisa selesaikan. Saya dan teman-teman yang ikut HUA ini "dipaksa" untuk kejar tayang menyelesaikan bahan-bahan yang luar biasa sudah dipersiapkan oleh Ibu Yulia dan tim SABDA.

Saya salut dengan perjuangan yang dilakukan SABDA. Oleh sebab itu, saya berusaha tidak mengecewakan tim SABDA dengan cara mengerjakan tugas-tugas yang diberikan setiap hari sebaik-baiknya. Terima kasih untuk tim SABDA, Ibu Roma, dan Ibu May yang rajin mengirim tugas dan selalu mengingatkan saya.

Saya senang sekali membaca hasil karya teman-teman di HUA 3. Hebat-hebat dan bagus dalam penggalian serta menyampaikan pemikirannya. Saya mendapat banyak masukan dari teman-teman sekalian. Terima kasih. Bravo SABDA. Tuhan memberkati pelayanan kita bersama.

18. Yustina Stepani

Terima kasih tim SABDA, Ibu Yulia, Ibu Evi, dan secara khusus, Kak Roma dan Bu May yang sudah membimbing HUA 3. Dalam diskusi, saya sangat diberkati dan dibekali dalam menafsirkan Alkitab.
Hal-hal positif yang saya dapatkan:
- Saya semakin berhati-hati dalam membaca Alkitab untuk memahami makna yang sebenarnya dengan tafsiran.
- Dalam penyampaian firman Tuhan tidak boleh asal ambil ayat begitu saja tanpa memahami artinya terlebih dahulu.
- Saya semakin menikmati pemahaman firman Tuhan dengan berbagai bantuan aplikasi yang memudahkan saya seperti website dari SABDA.
- Saya lebih tertantang juga untuk memaksimalkan multimedia dalam bidang pelayanan dan penginjilan.
- Saya diberkati dengan komunitas ini yang saling melengkapi dalam pengetahuan dan motivasi.

Komitmen: saya siap belajar firman Tuhan dengan maknanya untuk memperlengkapi diri sendiri dan jemaat bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan dan hidup dalam firman Tuhan. Amin.

Terima kasih semua. Tetap semangat belajar maksimalkan multimedia dalam pelayanan yang kita lakukan. Mohon maaf jika ada kesalahan atau kekurangan saya di grup HUA ini. Maju terus SABDA untuk menjadi berkat bagi semua orang. Tuhan Yesus memberkati kita.

19. Yulisari Astuti

Saya sangat terberkati dengan kelas HUA ini. Materi yang diberikan menambah wawasan dan pengertian saya bagaimana menafsirkan firman Tuhan yang benar. Meskipun sempat di hari ke-3 mau mundur karena kok agak rumit ya materinya, tetapi akhirnya saya tetap bertekad untuk menyelesaikan sampai akhir.

HUA ini membuka pengertian saya bahwa kadang dalam menafsirkan firman Tuhan bukan hanya comot satu ayat, meskipun itu kadang memang bisa membuat iman/pengharapan bertumbuh, tetapi sebaiknya juga diikuti menafsirkan satu perikop/satu pasal supaya makna dan konteks dari apa yang akan disampaikan penulis tidak kehilangan maknanya, serta membuat saya juga harus berhati-hati dalam menafsirkan firman Tuhan apalagi saya sebagai guru sekolah Minggu.

Saya juga diberkati dengan diskusi di kelompok. Itu makin menambah wawasan dan semangat karena ternyata banyak juga yang belum terlalu mengerti Hermeneutika. Karena ini istilah yang baru bagi saya.

Saya berkomitmen untuk tidak sembarangan menafsirkan firman Tuhan hanya asal ambil satu ayat saja, tetapi juga diikuti menafsirkan satu perikop/satu pasal. Juga akan belajar untuk lebih lagi memperdalam firman Tuhan. Terima kasih SABDA yang selalu membuat kelas dan materi yang sangat menbah wawasan saya sebagai orang awam yang belum pernah sekolah teologi. Tuhan Yesus memberkati.

20. Yusuf Arief Sudarmadi

Saya bersyukur dapat mengikuti HUA yayasan SABDA tahun ini. Saya mengaminkan bahwa kalau Tuhan mengutus seseorang untuk mendapat tugas dari-Nya, Dia pasti membekalinya dengan cukup bahkan berlebih untuk menjalankan tugas itu. Dalam perjalanan waktu kurang lebih 7 hari ini, saya merasakan hal itu. Keinginan untuk mengetahui lebih lanjut agar mampu bertanggung jawab pada Tuhan dengan lebih baik membawa saya sampai saat ini. Saya tidak tahu apa kemajuan yang telah saya dapatkan, tetapi yang jelas banyak hal baru yang saya mengerti. Walau merasakan juga mengertinya belum 100%.

Pertanyaan-pertanyaan dalam pelatihan HUA ini sangat merangsang saya untuk membaca keseluruhan bahan, tetapi saya merasa belum mampu menguasainya dengan baik. Berharap Tuhan menolong saya untuk mengerti lebih baik pada saat mendatang, baik melalui literasi yang lain, maupun dalam praktik penafsiran.