Sharing Berkat Kelas MPH 1
- Dasaredhi Priambada
Puji Tuhan, oleh kasih dan kemurahan-Nya, saya bisa sangat bersyukur dan berterima kasih mendapat kesempatan bergabung dan mempelajari prinsip-prinsip Hermeneutika yang diselenggarakan oleh SABDA MLC secara online. Bagi saya, ini suatu kesempatan dan pengalaman baru terkait keikutsertaan saya di kelas MPH 1, saya merasakan dan menikmati sukacita mempelajari metode yang digunakan dalam Hermeneutika melalui modul Pel. 01 s.d. 05 yang disediakan tim SABDA, sekalipun itu bukan tanpa kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Saya menyadari bahwa kesulitan-kesulitan itu sesuatu yang wajar dan tidak harus disikapi dengan kecil hati. Bagi saya, haruslah terus berusaha bisa diikuti dan dikerjakan untuk setiap tugas yang ada semaksimal yang bisa kita kerjakan, tentu dengan mengikutsertakan pertolongan Tuhan.
Pertolongan Tuhan dan bimbingan Tim SABDA sangat nyata saya rasakan, bisa menolong saya menyelesaikan pelajaran dan tugas-tugas dari modul Pel. 1-5 sesuai waktu yang disediakan tim SABDA. Dari proses belajar Hermeneutika ini, saya sadari masih banyak hal yang sangat perlu kita pelajari lebih lanjut, dan bertekun serta berlatih mempraktikkan penafsiran Hermeneutika dengan penerapan prinsip-prinsip Hermeneutika yang semakin baik, seperti halnya bagaimana harus melihat konteks latar belakang, budaya, bahasa dan sastra sehingga bisa mendapatkan kebenaran yang Tuhan inginkan.
Tadi, saya juga sudah berkesempatan mengikuti kelas Zoom Evaluasi dimulai pkl. 10.30 WIB, disampaikan oleh Ibu Yulia. Sangat memberkati dan semakin memperlengkapi saya akan hal-hal yang menjadi koreksi dan arahan serta bimbingan untuk benar-benar dapat memahami dan menghidupi SABDA Tuhan dengan penerapan prinsip Hermeneutika yang baik dan tepat. Mengakhiri sharing berkat ini, saya mengucapkan terima kasih untuk SABDA MLC, khususnya tim SABDA yang mementori semua peserta kelas MPH 1, memberikan kesempatan untuk belajar Hermeneutika bersama. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
- Debora Rina
Shalom semuanya. Saya sungguh bersyukur bisa ikut dalam kelas MPH ini. Pengalaman baru yang saya dapatkan adalah belajar melihat Alkitab bukan hanya sebagai bacaan rohani, tetapi juga sebagai firman Allah yang hidup dan relevan untuk setiap aspek kehidupan. Pelajaran yang paling berkesan bagi saya adalah bagaimana setiap teks firman Tuhan perlu digali dengan teliti supaya kita tidak hanya mengerti secara akal, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dari kelas ini, saya belajar pentingnya kesetiaan membaca, merenungkan, dan membagikan firman Tuhan dengan benar.
Aplikasi praktis yang ingin saya lakukan adalah mulai lebih konsisten membuat catatan pribadi setiap kali membaca Alkitab, lalu membagikannya dalam bentuk renungan singkat kepada keluarga dan teman supaya firman itu tidak hanya berhenti pada saya, tetapi juga menguatkan orang lain. Untuk proses diskusi dan tugas, menurut saya sangat menolong karena membuat saya berpikir lebih kritis sekaligus terbuka dengan pandangan teman-teman. Itu menjadi berkat besar dan memperluas pemahaman saya. Kiranya Tuhan Yesus menolong kita semua untuk terus setia bertumbuh dalam firman-Nya. Tuhan memberkati.
- Densie Dethan
Puji Tuhan karena saya diperkenankan mengikuti kelas ini. Saya merasa terberkati walaupun di tengah kesulitan merawat suami yang sakit. Saya bersyukur karena admin dan moderator selalu mengingatkan saya untuk aktif berdiskusi dan mengirimkan tugas. Hampir-hampir saya menyerah, tetapi Roh Kudus menolong saya untuk menyelesaikan kelas ini. Terima kasih buat dukungan teman-teman untuk kesembuhan suami saya. Saya rindu untuk terus belajar bersama tim SABDA. Terima kasih untuk kelas Hermeneutika yang sangat bermanfaat ini. Tuhan Yesus memberkati.
- Mansyur
Melalui kelas ini, kita diajar untuk melihat bahwa firman Tuhan bukan hanya teks kuno, melainkan firman yang hidup dan terus berbicara kepada umat-Nya pada setiap zaman. Dengan meneliti kata, konteks, gaya bahasa, dan maksud penulis aslinya, kita semakin menyadari betapa kayanya hikmat Allah yang tersimpan dalam Alkitab. Setiap kata kiasan, setiap simbol, dan setiap peringatan ternyata menyampaikan pesan yang sangat relevan bagi hidup kita hari ini.
Kiranya berkat dari latihan Hermeneutika ini menumbuhkan kerinduan yang lebih besar untuk menggali Alkitab dengan hati yang rendah, pikiran yang terbuka, dan hidup yang siap ditransformasi. Semoga kita semua semakin diteguhkan dalam iman, dibekali dengan hikmat untuk mengajarkan kebenaran, serta dimampukan untuk menjadi pelaku firman di tengah dunia yang semakin membutuhkan terang Kristus.
- Elisa Iswandono
Tuhan Yesus Kristus sungguh baik karena memberi kesempatan belajar di MPH. Hermeneutika membuat mengerti bahwa menggali firman itu tidak mudah. Tidak cukup hanya merenung dan berdoa, tetapi juga berpikir dengan kaidah ilmiah yang baik untuk memahami firman. Tuhan kiranya mengampuni bila selama ini salah dalam memahami firman. Kiranya menjadi bekal untuk membangun diri dan orang lain. Terima kasih buat rekan 1 grup WA MPH 1. Timm MLC SABDA baik admin maupun fasilitator yang membimbing dalam pelaksanaan kelas sehingga semuanya berjalan lancar sampai akhir. JBU more and more.
- Gunawan D.N.
Kelas Hermeneutika yang diadakan SABDA MLC kali ini, penekanannya pada praktik, bukan teori saja. Sangat bermanfaat untuk meningkatkan skill sebagai penafsir. Tentu target akhir dari kelas ini adalah sebagai orang awam kita bisa menafsir Alkitab dengan baik. Banyak tools yang membantu kita menafsir, tetapi bila kita tidak pernah belajar menggunakannya akan sia-sia. Kita juga belajar mempelajari Alkitab secara paralel, dengan bahasa Inggris dan bahasa aslinya karena kadang bahasa yang kita pakai memiliki beberapa arti dalam bahasa aslinya. Template yang sudah dibuatkan SABDA sangat membantu. Cuma kalau boleh usul supaya ayat/perikop juga ditentukan karena nanti kita belajar evaluasi hasil template kita. Yang berkesan buat saya, yaitu belajar menafsirkan apa yang Tuhan mau, bukan yang kita mau. Terima kasih untuk pelayanan SABDA, Kak Roma dan Kak Mei, yang tentunya untuk kebaikan kita bersama. Amin.
- Hilda Warouw
Bersyukur bisa bergabung dalam kelas ini. Saya mau cerita awalnya bisa masuk dalam kelas ini. Biasanya saya membaca grup hanya sambil lewat, tetapi minggu lalu, saya membaca grup SABDA MLC 2025 dengan saksama dan ketika baca e-flyer tentang MPH saya tergerak untuk ikut. Ketika ikut pembukaan Zoom dan diberikan cara-caranya untuk menafsir Alkitab. Saya semakin pengen mengenal Tuhan, bahkan ketika belajar latar belakang penulis untuk pembaca pertama, saya semakin penasaran. Untunglah ada tools yang SABDA berikan untuk mempermudah penafsiran. Dengan belajar MPH di kelas ini, saya semakin diperkaya dalam spiritual. Jika ada kelas lanjutan lainnya atau belajar untuk memperdalam Alkitab, saya mau ikut bergabung. Saya mau dedikasikan hidup saya untuk melayani Tuhan. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
- Ivan Octanius
Mengikuti kelas MPH ini menjadi pengalaman baru yang sangat berharga bagi saya. Saya belajar bahwa menafsir Alkitab tidak bisa dilepaskan dari konteks, gaya bahasa, dan maksud penulisnya. Hal yang paling berkesan adalah ketika saya menyadari bahwa gaya bahasa dalam Alkitab tidak hanya indah sebagai ilustrasi, tetapi juga menyimpan makna teologis yang dalam bila dipahami dengan benar. Dari sini, saya terdorong untuk lebih berhati-hati membaca firman, serta melatih diri untuk menggunakan alat bantu tafsir dengan tepat, bukan sekadar mengutip, tetapi benar-benar memahami konteksnya.
Secara praktis, saya ingin menerapkan pelajaran ini dengan lebih tekun mendalami bacaan firman sebelum membagikannya, baik dalam pelayanan maupun percakapan sehari-hari. Diskusi di kelas juga menolong saya karena memberi kesempatan bertukar pandangan, meski tantangannya adalah menjaga fokus agar tidak melebar dan tetap setia pada teks. Tugas-tugas yang diberikan cukup menolong memperdalam pemahaman saya, walau kadang butuh waktu lebih untuk mencerna. Namun, saya bersyukur karena lewat proses ini iman saya dikuatkan dan kecintaan saya pada firman semakin bertumbuh.
- Josephine A.B. Christinawati
Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus bisa bergabung dengan komunitas SABDA, yang telah membimbing saya untuk dapat lebih mengerti dan mendalami isi teks Alkitab. Pada kesempatan yang sekarang, saya bisa mempelajari Hermeneutika, baik secara teori maupun praktik. Saya menyadari bahwa Hermeneutika ini sangat penting dipelajari oleh setiap orang percaya agar bisa benar-benar mengerti isi teks Alkitab dan tidak mudah dipercaya oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, yang asal menafsir atau punya rencana jahat memplesetkan arti firman Tuhan yang sesungguhnya. SABDA juga membuat saya semakin rindu, ingin lebih mengikuti pelajaran-pelajaran yang lain, walau tantangan-nya cukup berat bagi saya. Semoga apa yang saya kejar selama ini melalui SABDA membuat saya lebih lagi mengenal Juru Selamat saya, Yesus Kristus, dan saya bisa menjadi garam dan terang bagi orang-orang di sekitar saya. Terima kasih tim SABDA. Tuhan Yesus menyertai.
- Lidia Artati
Saya bersyukur sekali kepada Tuhan Yesus. Melalui tim SABDA ini, saya terus belajar untuk bisa memahami kebenaran firman Tuhan, khususnya dalam materi Hermeneutika ini. Bagaimana belajar konteks, latar belakang, bahasa asli, dan sebagainya yang saya banyak harus sabar dan mau belajar tidak putus asa. Terima kasih untuk teman-teman dalam diskusi yang sangat baik dan saling membantu, jawaban-jawaban yang menolong. Dan, ada lucu-lucunya juga sampai membahas nasi Padang, pusing kepala barbie, dll. di saat sedang pusing belajar jadi bisa tertawa dengan membaca guyonan Bpk/Ibu.
Terima kasih untuk Mbak Mei, saya hampir dapet SP 1, karena saya kurang paham. Saya kira kalau sudah mengerjakan tugas tertulis dan sudah terkirim itu sudah cukup, eeeh ternyata harus menyampaikan juga di kelas. Akhirnya, saya doa dan kerja keras berusaha dengan perikop yang lain. Berkat yang saya dapat ialah betapa kayanya kebenaran firman Tuhan kalau kita betul-betul serius mau mempelajarinya. Aplikasi praktis yang akan saya lakukan ialah terus mempelajari cara-cara Hermeneutika menyampaikan firman tidak asal-asalan atau sembarangan. Diskusinya mantap dan saling menolong satu dengan yang lain. Tugasnya bagus banget pertanyaannya dan lumayan sulit untuk menjawabnya. Terima kasih tim SABDA, terima kasih Ibu Yulia. Tuhan Yesus memberkati.
- Lily Kurniati
Saya bersyukur bisa menyelesaikan kelas MPH ini. Belajar dengan mempraktikkan langsung memang lebih efektif. Saya menjadi sadar bahwa rutin membaca Alkitab saja tidak cukup, kita, perlu menggali dan menafsirkannya untuk bisa mengaplikasikannya, dalam kehidupan sehari-hari. Saya masih harus terus berlatih walaupun kelas telah selesai dan saya menantikan lanjutan kelas ini.
Terima kasih kepada teman-teman di kelas MPH 1 atas masukan, diskusi dan dorongan semangat dalam mengerjakan tugas. Terima kasih untuk Bu Yulia, Kak Roma, Kak Mau dan seluruh tim SABDA yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan kelas ini. Soli Deo Gloria.
- Marlyna
Bersyukur bisa mengikuti kelas diskusi Hermeneutika yang diselenggarakan oleh MLC. Dari sana saya belajar bahwa memahami firman Tuhan bukan hanya soal membaca, tetapi juga merenungkan konteks, maksud, dan pesan Tuhan di balik setiap ayat. Satu hal yang sangat menguatkan saya adalah bahwa firman Tuhan hidup dan relevan di setiap zaman. Ketika kita belajar menafsirkan dengan hati yang terbuka dan pikiran yang tajam, kita makin mengenal karakter Tuhan dan kehendak-Nya. Kiranya kita semua terus bertumbuh dalam pengenalan akan firman, dan menjadi terang bagi sekitar kita. Terima kasih kepada tim SABDA yang sudah memfasilitasi dan membantu sehingga diskusi ini boleh berjalan dengan baik. Kiranya Tuhan selalu menolong dan memberkati Bapak/Ibu tim dan teman-teman semua. Tuhan memberkati.
- Netel Kristanuel
Bagi saya, Hermeneutika adalah pembelajaran baru yang harus lebih berpikir mencermati pertanyaan dan membuat saya sedikit bingung dan mengerti, saya harus lebih banyak menggali dan memahami. Saya ucapkan terima kasih untuk SABDA MLC yang masih memberi kesempatan bagi saya untuk menambah ilmu. Semoga SABDA semakin senantiasa dipakai dalam misi Amanat Agung-Nya.
- Rafly Rinaldy
Setelah mengikuti MLC untuk kesekian kalinya. Baru kali ini ikut MPH dan ternyata menarik juga dengan pertanyaan yang diajukan setiap hari melalui link Google Form. Mengisi tugas melalui Google Form untuk menafsirkan ayat-ayat dalam Alkitab yang kita pilih sendiri dan menafsirkan dengan berbagai teknik, mulai dari konteks, arti kata, frasa, latar belakang ayat itu ditulis sampai pada pemakaian gaya bahasa dalam menulis pesan pesan yang ingin disampaikan pada pembaca. Satu kesempatan berharga yang sayang jika dilewatkan. Satu pengalaman menarik saya dapatkan dalam pembelajaran Alkitab kali ini. Terima kasih kepada tim MLC dan para moderator yang sudah bertugas. Maju terus MLC dengan teknik dan inovasi baru untuk mengedukasi masyarakat kita akan pengenalan firman Tuhan agar menjadi manusia yang takut akan Tuhan. God Bless us always.
- Ruth Lodiana
Selama mengikuti kelas Hermeneutika ini, saya sangat diberkati karena kembali diingatkan bahwa membaca Alkitab bukan hanya sekadar "membaca", tetapi menempatkan diri untuk sungguh memahami maksud Tuhan melalui konteks dan pesan asli yang ingin disampaikan. Melalui berbagai prinsip Hermeneutika, saya belajar bahwa setiap bagian firman memiliki latar belakang, struktur, dan tujuan yang perlu digali dengan teliti supaya penerapannya tidak melenceng. Hal ini menolong saya untuk lebih rendah hati dalam membaca Alkitab, tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, dan mau berproses untuk menggali kebenarannya lebih dalam.
Walaupun awalnya terasa cukup "berat" dan menantang, terutama saat harus menerapkannya secara mandiri pada ayat pilihan sendiri, saya merasakan justru di situlah saya belajar dan bertumbuh. Tuhan memakai kelas ini untuk memperluas pemahaman saya dan menolong saya semakin mengasihi firman-Nya. Saya bersyukur karena melalui proses ini saya tidak sendirian, ada teman-teman dan juga pertolongan Tuhan yang terus meneguhkan. Kiranya apa yang sudah dipelajari tidak berhenti sebagai teori, melainkan menjadi kebiasaan dalam membaca dan membagikan firman kepada orang lain.
Terima kasih untuk tim MLC, Ibu Yulia, Kak Roma, Kak Mei, dan semua yang menyiapkan, mengawal kelas ini sampai selesai dengan baik, Tuhan Yesus berkati. Juga untuk teman-teman di MPH 1. Terima kasih sharing pengalaman dan pemahaman Hermeneutika-nya, Tuhan Yesus berkati dan mampukan untuk menerapkannya. Soli Deo gloria.
- Sujanto Fadeli
Shalom. Terima kasih kepada Tuhan Yesus dan terima kasih kepada Kak Roma dan seluruh tim SABDA yang telah membimbing dan memberi kami kesempatan belajar Hermeneutika bersama kawan-kawan semua. Lewat pelajaran yang saya terima membuat pengetahuan saya semakin bertambah, dan meskipun hanya berapa persen dari apa yang diajarkan yang dapat saya mengerti, tetapi itu sangat berguna untuk bahan pembelajaran ataupun bahan PR buat saya, agar ke depannya lebih giat lagi belajar. Terima kasih tim SABDA dan teman-teman kelompok sering MPH 1. GBU all.
- Timothy Wenas
Puji Tuhan, kegiatan kelas, tugas, dan diskusi dalam kelas "Mempraktikkan Prinsip Hermeneutika". Bersyukur atas berjalannya diskusi serta pencapaian tugas praktik yang telah dilaksanakan dapat berjalan lancar dari awal sampai akhir kelas ini. Terima kasih kepada tim MLC, SABDA, moderator, admin, dan juga rekan-rekan diskusi yang senantiasa berpartisipasi dalam kelas diskusi.
Kelas ini merupakan kelas yang menantang karena sebagai pendengar dan pembaca firman Tuhan, kita diajak lebih mendalam lagi dalam memahami isi dari Alkitab. Dengan prinsip Hermeneutika, kita dibawa untuk dapat mempelajari berbagai hal yang mendukung pemahaman kita akan dasar filosofis budaya dan latar belakang, serta sudut pandang penulis yang semuanya dapat mendukung pesan yang lebih konkret dari apa yang ingin disampaikan dalam isi Kitab Suci. Saya secara pribadi merasa sedikit kewalahan, tetapi dipandu dengan diskusi, serta arahan dari pembimbing grup diskusi oleh admin yang ada, saya merasa tertantang untuk terus mencoba menyelesaikan seluruh tugas dan kewajiban dalam kelas ini dengan metode yang disediakan.
Saya harap kelas ini terus akan berkembang dan memberikan kembali praktik prinsip-prinsip yang telah dipelajari agar semuanya dapat dipakai dan diaplikasikan secara nyata. Saya menikmati sekali segala bentuk perjuangan yang telah dilakukan dalam kelas ini, dan berharap untuk terus semangat dalam mempelajari dan mempraktikkan firman Tuhan sehari-hari. Tuhan Yesus kiranya memberkati kita semua.
- Yakob Semuel Pisdon
Saya bersyukur bisa bergabung dan mempelajari prinsip-prinsip Hermeneutika yang diselenggarakan oleh SABDA MLC. Melalui kelas MPH ini, saya mempelajari metode yang digunakan dalam Hermeneutika dan juga bagaimana saya harus melihat konteks latar belakang, budaya, bahasa, dan sastra sehingga bisa mendapatkan kebenaran yang mutlak. Saya juga bersyukur karena dalam kelas MPH 1, masing-masing aktif dalam mengerjakan tugas dan saling menanggapi sehingga memberikan pengetahuan lebih untuk saya. Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk SABDA MLC yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar Hermeneutika bersama.
Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA