Testimoni Peserta Kelas Bedah Kitab Ezra 2

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Daniel Seno Lamsir

Shalom. Nama saya Daniel Seno Lamsir. Saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus dan tim YLSA SABDA atas kelas bedah kitab Ezra. Puji nama Tuhan Yesus, saya bisa menyelesaikan kelas dengan baik meski belum sempurna karena masih harus banyak belajar lagi. Kelas BKE ini, menurut saya luar biasa karena selain menggali secara individu, kita juga dapat saling berdiskusi dalam kelompok. Nah hal inilah yang dapat saling menajamkan pemahaman kita tentang kitab Ezra. Banyak pelajaran mengenai "kembali" yang banyak kita dapat, berikut peristiwa sejarah penting dalam kitab Ezra. Saya berharap saya dapat mengaplikasikan apa yang sudah saya dan teman-teman gali dalam kitab Ezra. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati berlimpah.

Link YouTube: https://youtu.be/KcnnsyrXrCQ

2. Basilia

Setelah sekian lama, akhirnya saya bisa menyelesaikan bacaan kitab Ezra melalui kelas Bedah Alkitab Ezra (BKE) ini. Setelah mengikuti kelas BKE, saya baru mencari tahu dan memahami cerita, serta makna di balik kitab ini. Di kelas ini juga, kita dapat ilmu dari para mentor dan para peserta untuk sama-sama berdiskusi mengungkapkan fakta-fakta sejarah dari "kembali". Tentunya cerita dari "kembali" ini banyak mencelikkan mata hati saya sebagai umat Tuhan.

Fakta-fakta seperti Tuhan menyertai bangsa Israel pulang ke Yerusalem dan membangun Bait Allah. Hanya Tuhan yang bisa menolong dengan cara yang tidak biasa, seperti memakai musuh/penjajah sebagai penolong, mengirim Ezra untuk menuntun bangsa Israel ke jalan benar, dll.. Kita harus menyadari bahwa hidup di jalan Tuhan tidak harus mulus, banyak sekali tantangan dan cobaan yang harus dihadapi. Untuk itu, saya belajar untuk tidak pasrah, tetapi berserah dan memperjuangkannya. Kita harus yakin bahwa Tuhan yang akan menopang kita sampai ujung, dan percaya bahwa akhirnya/hasilnya selalu yang terbaik.

Di kitab Ezra ini, kita disuguhkan bukti atas janji Tuhan saat pembuangan ke Babel bahwa Tuhan akan memulihkan bangsa Israel. Bukan hanya memulihkan saja, tetapi melalui Ezra dan belas kasihan Tuhan bangsa Israel selalu dipelihara. Jadi, sebagai umat Tuhan kita harus selalu andalkan Tuhan di setiap situasi dan selalu siap berjalan bersama Tuhan. Amin.

3. Feronica

Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih banyak untuk moderator kelas BKE 2, Ibu Evie Broto, dan admin kelas BKE 2, Kak Sandra yang sangat luar biasa mendampingi kami. Tuhan berikan berkat melimpah dan sukses selalu apa yang dikerjakan.

Pengalaman ketika mengikuti kelas BKE, pada awalnya saya tidak tahu bagaimana cara menggalinya. Namun, setelah mengikuti kelas pemaparan, dan berkat tuntunan serta bimbingan moderator kelas, sungguh sangat luar biasa kitab Ezra membawa berkat pengetahuan tentang kasih anugerah Allah yang sangat luar biasa bagi umat-Nya. Dia peduli, Dia setia, Dia mengasihi serta memberikan jalan keluar dan masa depan yang penuh harapan.

Pelajaran/berkat yang paling berkesan selama mengikuti kelas diskusi: saat diperintahkan untuk "kembali" dan membangun mazbah Tuhan dengan perintah-Nya yang sangat detail, dan atas penyertaan-Nya di sepanjang perjalanan "kembali", Dia  menguduskan /memisahkan umat-Nya untuk selalu hidup kudus agar dapat "datang" menyembah-Nya. Dalam perjalanan, mereka "tidak taat" melakukan apa yang diperintahkan-Nya. Ironisnya, para "pemuka/penguasa" yang seharusnya menjadi panutan, tetapi demikian Ezra sebagai Raja mau berdiri bagi umat-Nya untuk memohonkan pengampunan atas dosa umat-Nya.

Aplikasi praktis yang akan dilakukan, saya akan terus berlaku hidup dalam kekudusan serta mau berdiri bagi bangsa dan negara RI.

Akhir kata, terima kasih banyak untuk tim SABDA MLC yang semakin kreatif dan berkualitas setiap pengajarannya (diskusi-diskusinya) bagi yang belum ikut, mari ikutlah bergabung bersama kami.

4. Friska Pasaribu

Sungguh sangat luar biasa belajar Kitab Ezra ini. Tema utama yang disampaikan adalah kembali. Bangsa Israel kembali ke negeri mereka, kembali membangun Bait Allah dan kembali memulihkan hubungan dengan Tuhan. Tema ini sangat relevan dengan hidup saat ini.

Saya sendiri ditegur untuk segera "kembali" ke Tuhan. Terima kasih tim MLC yang terus memfasilitasi kami dalam pertumbuhan iman dan pertambahan wawasan. Terima kasih untuk moderator dan admin yang saya hormati dan kagumi, kinerja yang sungguh memuliakan nama Tuhan

5. Giovanni Pedro A

Pengalaman mengikuti kelas BKE, pengalaman yang bagus bisa menggali kitab Ezra dengan teman-teman sekelompok, membantu pertumbuhan rohani. Pelajaran/berkat yang paling berkesan selama mengikuti kelas diskusi, pelajaran terkait bagaimana Ezra bertanggung jawab dan menyesali dosa dari bangsanya membuat saya merasa seperti, inilah tanggung jawab pemimpin yang dapat dicontoh oleh kita semua.

Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas BKE: aplikasinya, saya akan menceritakan kesaksian tentang menggali kitab Ezra ke rekan terdekat saya.  Evaluasi terkait proses diskusinya: penggalian pribadi melalui tuntunan metode yang diberikan praktis dan jelas.

6. Lily Kurniati

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan yang maha pemurah yang mengizinkan saya untuk mengikuti kelas Bedah Kitab Ezra. Penggalian yang agak berbeda dari Bedah Kitab sebelumnya, membuat saya bersemangat untuk menemukan fakta-fakta peristiwa saat kembalinya bangsa Israel (Yehuda) dari pembuangan di Babel dan juga sejarah yang terkait.

Kenyataan bahwa Allahlah yang membuat bangsa Israel bisa kembali dari pembuangan membuat saya semakin percaya akan kuasa Allah dan bahwa Allah telah merencanakan yang terbaik untuk umat-Nya. Saya sangat terberkati dari penggalian teman-teman di BKE 2 yang begitu menambah wawasan saya dan mengingatkan saya akan kasih dan kuasa Tuhan yang luar biasa.

Terima kasih untuk teman di BKE 2. Terima kasih untuk Bu Evie sebagai moderator dan Kak Sandra sebagai admin. Terima kasih untuk Bu Yulia dan seluruh staf SABDA yang telah bekerja keras untuk mengadakan kelas ini.  Kiranya dengan pelayanan SABDA, firman makin diberitakan dan nama Tuhan makin dimuliakan. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

7. Mudjiarti

Puji Tuhan! Dengan kemurahan Tuhan, saya dapat mengikuti BKE. Awal akan dimulainya BKE, saya belum punya gambaran bagaimana sebenarnya perjalanan hidup Ezra. Dengan berjalannya waktu dan mengikuti diskusi di kelas dan menggali dari Kitab Ezra, mulailah   saya mengerti bagaimana Allah menuntun orang-orang Yahudi dalam perjalanan dari pembuangan kembali ke tanah asal dan bisa membangun kembali Bait Allah. Saya pun bersyukur hasil dari penggalian Kitab Ezra dan diskusi di kelas, saya terberkati. Dan, mengajak saya untuk menata hidup kembali membangun hubungan dengan Tuhan.

Selanjutnya, saya sampaikan banyak terima kasih kepada Ibu Evie (moderator), Kak Sandra (admin), dan tim SABDA dengan kasih telah melayani dengan sangat baik. Tuhan memberkati.

8. Riana Manja Dewi

Puji Tuhan, saya bisa menyelesaikan kelas Bedah Kitab Ezra. Saya berterima kasih kepada Tuhan telah dipertemukan dengan teman-teman yang semangat sekali di kelas BKE-2, aktif, saling melengkapi materi penggalian. Terima kasih untuk Ibu Evi dan Kak Sandra yang semangat dan terus membimbing di BKE-2. Setia untuk men-support dan memberi arahan-arahan yang baik. Kiranya Tuhan terus memberkati tim SABDA sebagai fasilitator yang sangat berguna untuk pertumbuhan iman.

Melalui kelas BKE ini, saya semakin diteguhkan, bahwa rencana Allah kepada orang-orang pilihan-Nya akan selalu digenapi, tidak ada yang dapat menggagalkan rencana-Nya.

9. Robert Tedjasukmana

Mengikuti kelas BKE sangat membukakan wawasan perihal firman Allah dalam kitab Ezra. Penggalian pribadi melalui tuntunan metode yang diberikan cukup praktis dan jelas. Saya sangat diberkati sewaktu menggali hal-hal yang "kembali" berdasarkan kitab Ezra sehingga menjadi sebuah refleksi pribadi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan rohani maupun pelayanan.

Secara khusus, saya akan menerapkan hasil penggalian ini sebagai pelajaran yang bermanfaat bagi keluarga dan sesama saudara seiman. Diskusi antar rekan dalam 1 grup juga saling melengkapi penggalian. Kami bisa saling menanggapi dengan sopan dan tidak OOT.

10. Simon Salasa

Puji syukur kepada Tuhan atas berkenan saya diizinkan Tuhan boleh mengikuti diskusi kitab Ezra sampai selesai dengan baik. Pengalaman mengikuti kelas ini: melalui kelas ini, saya dapat diberkati, baik melalui penggalian dari kawan-kawan yang saling melengkapi satu dengan yang lain.

Berkat yang saya dapat dari kitab Ezra: saya jadi terkagum sosok Ezra yang setia membawa bangsanya kembali dari pembuangan, kembali ke perjanjian Tuhan, kembali menyembah dan melayani Tuhan, dan melakukan transformasi bagi bangsa Israel. Terima kasih kepada moderator, admin, tim SABDA dan semua kawan-kawan di kelas ini. Harapan saya, SABDA tetap eksis dan dipakai Tuhan menjadi alat berkat-Nya.

11. Suratman Aripin

Saya bersyukur mendapat kesempatan belajar bersama dari kitab Ezra. Dalam menggali kitab ini, bagi saya tidak mudah karena membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk menemukan kebenaran yang ada. Namun, bersyukur karena Tuhan menolong dan menuntun saya ketika melakukan penggalian. Hal ini mengingatkan kepada saya dari kisah Ezra. Tuhan yang menjanjikan pemulihan bagi bangsa Israel dengan "kembali" dari pembuangan. Tuhan juga yang menjaga dan menuntun setiap perjalanan yang dilakukan. Bahkan Tuhan menggerakkan hati penguasa untuk mendukungnya.

Ketika harus melakukan perjalanan pulang yang menempuh jarak yang tidak pendek dan waktu yang tidak sebentar, dan membawa barang-barang berharga yang tidak sedikit di tengah musuh dan penyamun yang setiap saat bisa menghadang, tetapi tangan Tuhan menjaganya sehingga sampai di Yerusalem dengan selamat.

Terpujilah Tuhan yang berkuasa menjaga dan melindungi umat-Nya yang sedang menjalankan rencana-Nya. Tindak lanjut yang akan saya lakukan, saya akan menjadikan firman Tuhan sebagai cermin. Bila saya menyimpang, maka saya akan segera "kembali". Saya akan terus membaca dan belajar menyelidiki firman Tuhan. Terima kasih kerja keras tim SABDA yang sudah menjadi berkat buat saya dan juga tentunya rekan-rekan lain. Terpujilah Tuhan.

12. Titik Kasih Herani

Shalom. Puji Tuhan, saya bisa mengikuti kelas Ezra walaupun membutuhkan waktu beberapa jam untuk menganalisa, tetapi tetap disempatkan, karena mengikuti pembahasan Alkitab selalu mendapatkan sesuatu yang baru. Mempelajari tokoh Ezra ini seperti menyadarkan kita betapa untuk menjadi orang baik itu suatu tantangan. Untuk setia kepada Taurat Tuhan, bangsa Israel sendiri mengalami jatuh bangun, memberontak, meninggalkan Tuhan, beribadah kepada allah lain, berulang lagi, berulang lagi. Dihukum oleh Tuhan, dibuang, ditindas, kemudian dipanggil lagi untuk kembali. Mereka bangsa yang penuh aturan. Pasti banyak godaan karena bangsa di sekeliling mereka tidak serumit bangsa Israel yang punya aturan-aturan yang harus dituruti. Sehingga menjadi tanggung jawab yang besar bagi nabi-nabi mereka/pemimpin iman mereka untuk selalu mendampingi bangsa Israel agar seturut kehendak Tuhan. Jadi, melalui tokoh Ezra kali ini, diberikan teladan orang yang membaktikan dirinya menyelidiki kitab Taurat, dan mengajarkannya  kepada bangsa Israel supaya hidup bangsa itu terpelihara dan menggenapi rencana Tuhan.

13. Trivena Sriwidarsih

Oleh kemurahan Tuhan, dapat ikut kelas BKE dan membutuhkan perjuangan berat untuk dapat menyelesaikannya. Pengalaman mengikuti kelas BKE dari sharing teman-teman, diingatkan  hidup kembali kepada dasar kebenaran firman Tuhan, hidup kepada kasih yang mula-mula, hidup dalam perkenanan Tuhan.

Pelajaran/berkat yang didapatkan=

  • Banyak pelajaran berharga pentingnya hidup menjaga dalam kekudusan, pemisahan, setelah beroleh anugerah Tuhan.
  • Diingatkan karya Tuhan yang hebat atas rencana-Nya yang tidak dapat digagalkan oleh apapun.
  • Dikuatkan di tengah-tengah melakukan pekerjaan-Nya, tangan Allah membela dengan cara-Nya yang ajaib.
  • Teladan seorang pemimpin yang memiliki pengabdian dan hati seorang hamba, yang tekun mempelajari kebenaran, menghidupinya, dan mengajarkannya kepada umat Tuhan sebagai panggilan hatinya.

Aplikasi praktis: saya akan berusaha belajar firman Tuhan dan belajar menghidupi dalam hidup sehari-hari sebagai pembenahan diri untuk memahami rencana dan kehendak-Nya dalam hidup saya.

Terima kasih banyak untuk tim SABDA, Ibu Evi, Kak Sandra yang memfasilitasi kelas BKE, juga teman-teman yang luar biasa, yang  sudah memberkati dengan penggaliannya. Tuhan memberkati dan salam sehat semuanya.

14. Winarti Suryaatmadja

Pengalaman BKE sungguh luar biasa, mengenai bagaimana kasih setia Tuhan terhadap umat-Nya dengan membawa mereka kembali ke Yerusalem dan membangun kembali Bait Suci. Terkagum-kagum dengan cara Tuhan memakai raja-raja Persia yang tidak mengenal Tuhan yang hidup, bisa diurapi Tuhan untuk menggenapi rencana-Nya akan umat-Nya kembali ke Yerusalem.

Banyak pelajaran "kembali" yang saya dapatkan di BKE ini, bagaimana kembali kepada kemurnian hati kita kepada Tuhan, kembali kepada Taurat-Nya, kembali kepada kekudusan-Nya, kembali kepada kasih kita kepada-Nya. Sungguh memberkati BKE kali ini dan kitab Ezra ini mengajarkan bagaimana Tuhan pegang kendali dan berdaulat atas kesetiaan janji-janji-Nya, belajar untuk semangat membangun keimanan dalam segala tekanan dan tantangan, bagaimana Tuhan mengatur segala masa dalam kehendak-Nya, bagaimana secara radikal membuang dosa dan berhala dalam hidup umat-Nya, bagaimana Ezra sebagai imam pemimpin rohani yang bertanggung jawab atas dosa-dosa umat Tuhan serta sungguh-sungguh minta pengampunan dan pertobatan.

Setiap kali mengikuti bedah kitab, selalu tersedia banyak pencerahan-pencerahan yang Tuhan berikan untuk dapat diaplikasikan dalam keimanan saya. Rasanya masih banyak pelajaran yang perlu digali juga fakta-fakta sejarah penting hanya kiranya Roh Kudus membukakan dan menolong lebih lagi agar ada hal-hal baru lainnya, khususnya kitab terkait Ezra ini, yaitu Hagai dan Nehemia dapat juga saya baca dan dalami. Terima kasih SABDA atas BKE. Menantikan bedah kitab selanjutnya.

15. Zeth Parinding

Setiap orang Kristen dalam mempelajari Bedah Kitab Ezra pasti mengatakan ada 3 hal dalam kebangunan rohani di zaman Ezra dan sekarang ini, yang sedang dinyatakan dengan berbagai peran, yakni:

  1. Peranan Tuhan Allah
    1. dalam kedaulatan-Nya, Tuhan Allah menggerakkan hati raja Persia;
    2. dalam kekuasaan-Nya, Tuhan Allah memilih dan memakai hamba-Nya (Imam), dan;
    3. dalam kuasa-Nya, Tuhan Allah mengerjakan pembaruan pada hati umat-Nya.
  2. Peranan Ezra sebagai Pemimpin Umat Pilihan Tuhan Allah, yakni:
    1. Memiliki komitmen yang besar dalam pelayanan kepada Tuhan Allah.
    2. Mampu berdoa syafaat dan puasa atas keselamatan umat Tuhan Allah.
    3. Memotivasi dan teladan dalam membangun diri dan pelayanannya bagi kehidupan bangsa Israel dengan firman Tuhan Allah, dan terpenting adalah mengakui segala dosa dan keberdosaan bangsanya kepada Tuhan Allah. Meskipun dia tidak berdosa (Ezra 9:1-15,) melalui perkataannya dan firman Tuhan untuk kembali kepada  Tuhan Allah (Ezra 10:10-11). Dengan demikian, keteladannya mampu menentukan kebangunan rohani bagi bangsa Israel dengan mengakui secara massal mengakui dosa dan pertobatan di hadapan Tuhan Allah (Ezra 10:2-4).
  3. Peranan umat Tuhan Allah, yakni:
    1. Umat Tuhan Allah sebagai objek kebangunan rohani, sesuai nubuatan Yeremia (Yer. 20:10-14), yang mana Tuhan Allah memanggil Ezra untuk karya pemulihan-Nya atas Israel (Ezra 1:1; 7:1) dan juga firman Tuhan Allah disampaikan terjadi pembaruan dan pertobatan yang luar biasa bagi bangsa Israel (Ezra 10:10-14).
    2. Bangsa Israel sebagai umat Tuhan Allah mau diperbarui, untuk kesediaan berdoa dan mengakui keberdosaannya kepada Tuhan Allah (Ezra 10:1-2).
    3. Mendukung pemimpin umat, yakni Imam Ezra untuk mengakui dosa dan pertobatannya, meninggalkan dosa dalam hal kekeliruannya dalam perkawinan campur dan meninggalkan istri-istri dan anak-anaknya dari orang asing (Ezra 3, 14, 44) serta mereka memberikan dukungan khusus dari Sekhaya bin Yehiel kepada pemimpin umat, yakni Ezra (Ezra 10:4).

Terima kasih kepada tim SABDA dan juga rekan-rekan di grup 2, yang saling melengkapi untuk Bedah Kitab Ezra (BKE). Bagaimana perjanjian Tuhan Allah tetap dinyatakan melalui kepemimpinan Imam Ezra yang penuh kerendahan hati mau belajar firman Tuhan dan mengajarkannya kepada bangsa Israel agar setia sehingga mereka yang telah dibebaskan dari pembuangan di Babel dan masuk Yerusalem tetap dimurnikan dari perkawinan campur yang dapat menyebabkan mereka tidak menyembah kepada Tuhan Allah, melainkan kepada berhala/baal. Akhirnya melalui kitab Ezra, kita mengetahui bahwa Tuhan Allah tetap setia kepada janji-Nya bagi keselamatan bangsa Israel (orang Yahudi, maupun bukan orang Yahudi) sebagai umat yang dipilih-Nya atas rencana penggenapan hukum Taurat Allah dalam Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberkati kita semua dengan Roh Kudus Allah. (Manokwari-Papua Barat, 21 September 2022)