Artikel

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Hajaran Tuhan

"Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak. Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya." (Ibrani 12:5-10)

Ayat yang baru kita baca di atas memberikan suatu contoh yang mudah untuk mengerti apa artinya dihajar Tuhan. Saudara, nasihat di atas mengatakan, Tuhan menghajar orang-orang yang dikasihi-Nya sebagaimana seorang ayah menghajar anaknya. Seorang ayah menghajar anaknya menurut apa yang dia anggap baik, demikian kata Alkitab, tetapi Ayah kita di surga mengajar kita supaya kita menjadi baik, dan beroleh bagian di dalam kekudusan-Nya. Di sini, kita melihat suatu tujuan akhir yang sangat tinggi nilainya.

Kategori: 

Penyertaan Tuhan Atas 15 Tahun Pelayanan Pesta

Ditulis oleh: Amidya

PESTA adalah singkatan dari Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam. Gagasan memulai pelayanan PESTA sebenarnya sudah ada dari tahun 1998, tetapi baru betul-betul dijalankan pada tahun 2000. Fokus pelayanan PESTA pada saat itu adalah membuka Kelas Virtual dan Kelas Tertulis yang mempelajari doktrin-doktrin dasar Kristen untuk orang-orang awam. Upaya untuk membuka Kelas PESTA mendapat respons yang sangat luar biasa dari masyarakat Kristen pada saat itu. Banyak peserta yang mendaftar dan mengikuti kursus walaupun tidak banyak yang pada akhirnya bisa menyelesaikan pelajaran secara tuntas. Setelah tiga kali berturut-turut membuka kelas dan melihat tanggapan yang positif dari masyarakat, maka diambil kesimpulan bahwa pelayanan PESTA sangat cocok untuk kebutuhan masyarakat Kristen masa itu. Namun, sayang sekali karena kekurangan tenaga, maka Kursus PESTA pada tahun 2002 sempat berhenti sementara.

Kategori: 

Kedaulatan Allah Atas Pekerjaan

Karena Allah berdaulat atas waktu, Dia juga berdaulat atas pekerjaan kita. "Enam hari lamanya kamu bekerja," kata-Nya. Banyak orang berpikir bahwa pekerjaan adalah akibat dari kejatuhan manusia -- bagian dari kutuk -- tetapi asumsi itu keliru. Bahkan, sebelum Dia menciptakan dunia, Tuhan bermaksud untuk menempatkan laki-laki dan perempuan dalam pekerjaan mengelola dunia ini.

Kategori: 

Pages

Komentar