Komentar

Testimoni Peserta Kelas Bedah Natal Menurut Lukas 3

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Winarti Suryaatmadja

Terberkati dengan kelas BMN_Lukas ini, dengan praktek Lukas 1 dan 2 selama 5 hari ini merefresh untuk menggali lebih dalam tentang kelahiran Yesus ke dunia. Sepertinya cerita kelahiran Yesus sudah sering kita dengar, tetapi dengan khusus diadakannya kelas seperti ini ada penekanan-penekanan dan poin-poin detail dalam cerita Lukas pasal 1 dan 2. Ternyata sangat memberkati khususnya alur cerita penulisan Lukas yang didahului dengan kelahiran Yohanes Pembaptis, menggiring nubuatan-nubuatan di PL tentang persiapan kedatangan Mesias. Penulisan kitab Lukas menarik dan detail yang memperdalam makna kelahiran Kristus.

Kesan-kesannya pastinya menarik, dengan pemilihan ayat yang berbeda dari tiap peserta dan gaya penggalian yang khas serta kerja sama peserta dalam saling melengkapi sangat membantu untuk memperdalam makna dari ayat yang digali. Sangat antusias dan semangat membaca tanggapan dan penggalian dari sudut pandang yg berbeda. Ringkasan pribadi dari lukas 1 dan 2 ini merupakan refleksi Natal pribadi di momen Natal tahun ini. Sungguh menyenangkan dan diberkati bisa ada kesempatan menggali bersama tentang kelahiran Juru Selamat kita. Cerita-cerita Natal yang walaupun diulang-ulang setiap tahunnya memberi ruang dan makna tersendiri di hati saya. Betapa sungguh Allah demikian mengasihi saya.

Harapan untuk kelas MLC berikutnya: tetap rutin diadakan akan sangat baik. Bahkan bisa dibuat berseri sehingga kita bisa terus sama-sama belajar dan dipacu untuk rajin-rajin menggali lebih dalam tentang Firman Tuhan. Aplikasinya ialah membuat renungan Natal tentang hal-hal yang saya dapat di kelas ini, dengan tema yang saya pilih tentunya dan ditambah pembelajaran yang saya dapat dari teman2 diskusi.

2. Johannes Samuel

Pertama-tama, terima kasih untuk SABDA yg selalu memfasilitasi kelas bedah kitab-kitab sampai saat ini. Walaupun tidak semua kegiatan bisa diikuti, tetapi bersyukur bisa bergabung di dalamnya. Ada banyak berkat yg saya terima dari Kelas Bedah Natal ini, bahkan ketika saya merenungkan kembali kitab Lukas ini ada saja hal-hal baru yg didapatkan walaupun kitab ini sudah berulang kali dibaca. Dan, juga pembedahan dan renungan dari teman-teman satu grup juga sangat menarik, bahkan di malam ini saya juga masih saja diingatkan melalui pembedahan salah satu anggota grup. Itulah memang fungsi dari Alkitab memperbaiki apa yg salah juga dalam diri kita.

Kesan saya ketika mengikuti kelas ini sangat menyenangkan karena ada berbagai pandangan, tetapi sebenarnya saya juga ingin ada seperti pembedahan yang bersifat doktrinal dari kelas ini, semoga next time bisa ada kelas demikian (atau mungkin saya tidak sadar bahwa sudah ada kelas doktrinal). Bagi saya, Lukas adalah kitab yg cukup menarik untuk dibahas karena ini merupakan bagian dari Injil Sinoptik yg tertuju kepada orang-orang di luar Yahudi, sehingga banyak perincian detail yg tidak ada di kitab lainnya. Karena ini berbicara tentang kelahiran Yesus dan juga sekaligus kelahiran Yohanes Pembaptis yang bagi saya duo/duet pelayan yg hebat di permulaan zaman PB. Oleh karena itu, melalui Injil Lukas ini, saya merasa bersemangat untuk menyambut Natal ini secara pribadi. Dan, ingin semakin giat dalam pembacaan Firman bahkan dalam pemberitaan Firman. Karena ada juga salah satu anggota grup yg mengungkapkan "Kabar Baik bukanlah Kabar Baik jika tidak diberitakan" artinya perlu juga diberitakan Kabar Baik tentang kedatangan Tuhan Yesus dan kasih-Nya kepada umat Manusia. Tuhan Yesus memberkati SABDA. Horas Mardongan Tangiang.

3. Yuke Sugihono

Meskipun Injil Lukas ini sudah berkali-kali dibaca, dan saat Natal seringkali mendengar dari para pengkhotbah, tetap saja saat menggali melalui Bedah Natal Melalui Kitab Lukas ini saya mendapat berkat Firman yang melimpah, dan juga diingatkan untuk hal2 yang sudah mulai terlupakan. Misalnya: Perjanjian Tuhan mengenai keselamatan, sudah Tuhan sampaikan ribuan tahun lalu saat periode awal di penciptaan dan Tuhan tidak lupa untuk menggenapi sesuai waktu Tuhan.

Melalui 1 hal ini, Tuhan mengingatkan saya untuk lebih bersabar menantikan waktu Tuhan sambil terus taat dan setia di dalam panggilan-Nya kepada saya. Selain itu ada masih banyak berkat Tuhan yang saya terima, menyangkut bagaimana berespon terhadap hal2 yang tampak tidak masuk akal, dll.. Terima kasih banyak untuk rekan2 di BNML 3 ini, yang telah memberi banyak insight baru. Sangat diapresiasi yang telah dikerjakan rekan2 sekalian. Terima kasih untuk tim SABDA 3 yang selalu rajin, tekun, dan berani bekerja keras menuntaskan tugasnya bagi kebaikan kami peserta kegiatan, khususnya saat BNML ini. Terima kasih secara khusus kepada Ibu Yulia, Bu Kusuma, dan Bu Theresia yang sudah menjadi berkat buat saya. BNML ini mempersiapkan saya untuk memperingati dan merayakan Natal tahun ini dengan lebih bermakna. Bravo untuk SABDA dan setiap pelayan Tuhan di dalamnya. Tuhan memberkati senantiasa.

4. Patrick Reinaldo G

Segala puji syukur hanya untuk kemuliaan-Nya. Oleh pertolongan dan kemurahan-Nya, kelas BNML boleh berjalan dengan baik dari awal hingga saat ini. Berterima kasih juga buat tim SABDA yang sudah mencurahkan segala tenaga, pikiran, pengalaman serta ide2 cemerlangnya dalam memfasilitasi peserta dalam berdiskusi. Saya mengikuti kelas BNM_Lukas ini sangat bermanfaat dan memperkaya saya dalam metode2 penggalian yang luar biasa dari banyak rekan2 peserta yang begitu cerdas, wawasan teologinya, dan begitu banyak pengalaman pelayanan peserta yg bisa saling memperlengkapi dalam berdiskusi.

Yang berkesan dari saya untuk belajar Injil Lukas ini, bagaimana peran2 tokoh2 dibalik peristiwa kelahiran Yesus seperti gembala, tetangga dan Maria, yg begitu sederhana, tidak terpandang, masyarakat kelas bawah, tetapi memiliki respon hati yang luar biasa ketika mendengar berita Natal ini. Harapan untuk SABDA kiranya tetap setia, dan semangat dalam melayani, terus maju dengan metode2/sistem pembelajarannya yang baik dan berkualitas, semuanya untuk kemuliaan nama Tuhan. Aplikasi dalam hidup saya dalam konteks pandemi covid-19 ini, ditengah momen yaitu saya ingin menjadi berkat buat lingkungan sekitar, mengabarkan Kabar Sukacita Injil keselamatan, siap berbagi dengan sesama dengan menjadi tenaga sukarelawan covid-19 di lingkungan sekitar serta membantu program pemerintah untuk mengatasi covid-19. Sekian dan terimah kasih, Tuhan Yesus memberkati kita semua.

5. Rialdi Pasaribu

Puji Tuhan untuk kelas Bedah Natal Menurut Lukas yg telah kita lewati selama 1 minggu ini. Saya bersyukur karena diingatkan kembali betapa mulianya kelahiran Tuhan Yesus. Dia lahir dengan kuasa Roh Kudus melalui seorang gadis bernama Maria. Bukan orang hebat, bukan pemuka atau pemimpin atau anak bangsawan, tetapi orang yang sederhana dan beroleh kasih karunia di dalam Tuhan. Ini poin yg sungguh menolong saya untuk mengetahui bahwa Allah kita Maha kaya, tetapi hadir dalam kesederhanaan.

Bersyukur juga di kelas ini saya dapat diingatkan kembali mengenai berita kelahiran Yesus Kristus yg diberitakan kepada para gembala. Sungguh ini pun semakin menonjolkan unsur kesederhanaan dalam kelahiran Yesus Kristus, tetapi dibalut dengan kemuliaan sorgawi. Para malaikat dan bala tentara sorga memuji Allah dan kesaksian pujian itu disaksikan oleh para gembala. Wow, sungguh ini mengesankan bagi saya. Kelahiran Yesus Kristus perlu kita rayakan dengan pujian dan penyembahan dalam kesederhanaan. Terima kasih untuk fasilitator, admin, rekan-rekan dan semua yg terlibat dalam diskusi ini. Kiranya kita semua terus semangat dalam menggali kebenaran firman Tuhan dan melakukannya selalu. Amin.

6. Suyati

Saya kembali diingatkan dan dibawa untuk melihat bagaimana sebuah nubuatan digenapi yaitu kelahiran seorang Yohanes pembaptis dan Sang Juru Selamat Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus adalah perantara yang mendamaikan manusia dengan Allah satu-satunya dan hanya Dia yang layak menerima segala penyembahan kita. Nyata sungguh bahwa bagi Dia tidak ada yg mustahil. Mengenal lebih lagi tokoh-tokoh yang luar biasa seperti Zakaria, Elisabeth, dan Maria mereka adalah pribadi yang saleh dan taat. Sangat bersyukur ada dalam diskusi terima kasih buat rekan-rekan yg begitu semangat dan memberi penggalian yg kaya dan beragam yg sangat-sangat menambah pengetahuan dan wawasan saya tentang betapa luar biasa Alkitab yg kita miliki. Bersyukur Natal tahun ini mendapat pengertian dan pemahaman yang baru setelah mengikuti BNML.

Semoga kembali mengadakan kelas bedah buku atau kitab-kitab selanjutnya. Terima kasih tim SABDA, Ibu Yulia (moderator), dan Kak There (admin). Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas Bedah Natal Menurut Lukas: terus bersyukur karena Juru Selamatku Yesus Kristus, terus memberitakan Dia, lebih sabar dalam menghadapi pergumulan khususnya dalam keluarga dan pelayanan, terus belajar dan belajar menggali kebenaran Firman Tuhan dengan metode yg saya dapatkan dari SABDA.

7. Mengatur Sirait

Puji Tuhan saya bersyukur dan mendapatkan berkat dengan kelas Bedah Natal ini yang dilaksanakan oleh SABDA MLC menjelang bulan Desember tepat saat kita menyambut Natal di tahun ini. Kesan mengikuti diskusi Bedah Natal Menurut Lukas: mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kisah Natal setelah membaca dan membedah Lukas pasal 1 dan 2. Mendapatkan wawasan yang lebih luas lagi dalam diskusi bersama rekan-rekan BNML_3. Belajar kisah Natal menurut Lukas dengan didahului dengan kelahiran Yohanes sampai kelahiran Yesus di tempat yang sangat sederhana. Yang pertama mengetahui Kabar Sukacita juga adalah orang-orang sederhana gembala-gembala yang tinggal di padang. Tuhan memakai semua orang untuk mengabarkan sukacita, termasuk saya dan kita semua dipakai untuk mengabarkan sukacita kepada setiap orang.

Harapan untuk kelas MLC berikutnya: ada kelas yang berikutnya yang membedah momen-momen penting misalnya Bedah Paskah Menurut Alkitab. Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas Bedah Natal Menurut Lukas: di momen Natal ini dan setiap saat sepanjang kehidupan yang Tuhan berikan kepada saya. Saya mau berdamai dengan Tuhan sebagai Raja Damai, berdamai diri sendiri, isteri, anak-anak, rekan kerja, rekan sepelayanan, dan berdamai dengan semua orang sehingga Natal ada dihatiku dan Natal ada di hati kita semua. Terima kasih kepada Bu Yulia, Kak Theresia dan seluruh tim SABDA yang telah menyelenggarakan kelas ini. Tuhan Yesus memberkati pelayanan seluruh tim SABDA. Amin.

8. Yustina Stepani

Bersyukur saya mendapat kesempatan untuk belajar bersama dalam satu komunitas yang luar biasa saling berbagi kebenaran Firman Tuhan. Secara pribadi saya mendapatkan pengalaman yang berbeda ketika menggali kisah Natal kali ini lebih mendalam dan menemukan berkat tersendiri bagi saya.
Saya lebih memahami tentang makna Natal menurut Lukas 1-2 semakin diperlengkapi dan semangat mengaplikasikan setiap pelajaran yang saya terima. Saya berkomitmen akan lebih banyak belajar lagi tentang Alkitab bersama komunitas yang membangun. Saran: SABDA semakin kreatif dalam program-program selanjutnya. Terima kasih tim SABDA. Terima kasih pembimbing kami Ibu Yulia dan admin Ibu Theresia_Glory dan semua tim SABDA. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Semakin mempersiapkan hidup kita menyambut hari kelahiran Tuhan.

9. Darman Surbakti

Berkat dari materi Bedah Natal Menurut Lukas: saya sangat diberkati ikut kelas ini, memberikan pengertian yang baru dan luas bagi saya arti kelahiran Yesus. Selama ini yang saya pahami bahwa Yesus lahir ke dunia sebagai Juru Selamat kemudian mati di kayu salib untuk menebus dosa umat pilihan-Nya. Ternyata setelah ikut kelas ini banyak hal-hal baru yang saya dapatkan terkhusus kaitannya ke dalam kitab Perjanjian Lama. Kelas ini menyenangkan, saya melihat antusias peserta dalam menggali kitab Lukas 1-2:20 ini cukup baik Walau dalam kesibukan masing masing, tetapi selalu berupaya memanfaatkan waktu untuk menggali Firman.

Kesetiaan dan ucapan syukur jadi yang utama dalam ayat ini. Baik Zakharia, Elisabet, Yusuf dan Maria setia menjalani panggilan Allah bagi mereka. Melalui Zakharia dan Elisabet Yohanes lahir untuk menjadi pembuka jalan bagi kedatangan Tuhan. Begitu juga melalui Maria Yesus lahir untuk menjadi Juru Selamat. Mereka bersukacita untuk itu, mereka bersyukur, dan memuliakan Allah atas rahmat-Nya, dan rahmat ini akan turun temurun kepada orang orang yang takut akan Dia. Harapan untuk kelas MLC berikutnya: semoga saya bisa terus ikut dalam kelas berikutnya, serta buat semua tim SABDA tetap sehat dan semangat dalam membimbing dan mengarahkan peserta dalam penggalian Alkitab ini dan SABDA menjadi saluran berkat dari Tuhan. Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas Bedah Natal Menurut Lukas: memberitakan berita pertobatan dan pengampunan dosa di dalam satu nama yaitu Yesus Kristus. Terima kasih.

10. Sry Artha Manullang

Terpujilah Tuhan yg memberikan kesempatan yg baik bagi saya untuk bergabung dengan kelas ini dan bertahan sampai akhir dan pada akhirnya saya komit menyelesaikan sampai akhir. Terima kasih tim SABDA, Bu Yulia, Saudari There juga yang setia mendampingi dan mendengar keluh kesah saya. Saya menikmati pembacaan ini dan mendapatkan hal-hal yg memberkati dari setiap kata yg ingin saya bedah dan refleksi terkhusus untuk menjelang Natal ini. Saya menikmati juga hasil bedah Bapak/Ibu dari BNML_4 yang sangat aktif, antusias, saya salut sekali. Setiap App dari tim SABDA seperti (Badeno, The Bible Project, Ensiklopedia, dll.,) menjadi referensi saya dalam membedah, sangat menolong saya membahas kata-kata tertentu dalam kitab 1-2 Lukas. Bahkan seperti kata Bu Evie Wisnubroto dalam pembukaan BNML bisa terhanyut hingga lupa waktu. Yahhh... Sampai lupa waktu, saking keasikan.

Bedah kitab ini membuat saya semakin menghargai, mensyukuri, memaknai makna Natal yang sesungguhnya dan diajak untuk mau bedah kitab lagi. Yes! Dalam kesederhanaan Tuhan Yesus lahir, para gembala bersukacita, mereka lekas kesana untuk melihat-Nya. Yes, begitulah kiranya perayaan Natal yg sesungguhnya, dalam kesederhanaan, hati yg bersukacita, segera/tidak melambat untuk memberitahukan. Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati.

11. Yokhebed Joy Suryana

Dengan menggali dari ayat dalam Lukas 1 dan 2, kemudian membandingkan dengan ayat yang ada di Perjanjian Lama, membuat saya kagum, bahwa Firman Allah sungguh hidup, nyata dan saling berhubungan. Kelas yang aktif dan berkat dari teman2-teman beserta tanggapan yang saling melengkapi membuat penggalian semakin dalam.

Ringkasan dari apa yang saya dapatkan selama menggali Lukas 1-2 adalah bahwa nubuatan yang dari Allah pasti terjadi, termasuk kelahiran, kematian dan kebangkitan Yesus. Saya meyakini nubuatan kedatangan-Nya pun suatu hari akan tergenapi. Kita harus bersiap, berjaga dan segera memberitakan Kabar Baik ini kepada semua orang. Saya berharap di kelas berikutnya bisa mengikuti kembali, dan MLC bisa membantu setiap orang Kristen untuk lebih mengenal Allah dan firman-Nya dalam Alkitab. Tuhan Yesus memberkati tim SABDA.

12. Rismawati Silalahi

Terlebih terima kasih banyak bagi tim SABDA yang selalu setia memberikan arahan yang baik dan memotivasi dalam diskusi ini. Dengan menggali ayat dari Lukas 1-2, ternyata masih banyak firman Tuhan yang belum saya pahami, tetapi dengan adanya tim ini, satu sama lain dapat bertukar pikiran dan saling mengerti. Dengan tim SABDA yang sudah ada ini, saya dapat banyak mengetahui tentang firman-Nya. Ke depannya tim SABDA tetaplah menjadi seperti janji dan bahkan lebih banyak lagi hamba-hamba Tuhan yang akan dibekali firman-Nya. Sekian dan terima kasih bagi semua Bp/Ibu terlebih tim SABDA.

13. Lydia Suryaningsih

Bersyukur kepada Tuhan jika mendapat kesempatan untuk ikut bersama belajar di kelas BNML ini dan memberkati saya. Berkat dari materi Bedah Natal Menurut Lukas yaitu menambah wawasan saya belajar Alkitab. Saya jadi mengerti bahwa seluruh nubuat yang Tuhan berikan melalui para nabi, nubuat mengenai keturunan perempuan, nubuat mengenai keturunan Abraham, nubuat mengenai seorang nabi, nubuat mengenai Anak Daud, nubuat mengenai hamba yang menderita, hingga nubuat mengenai Anak Manusia yang akan memimpin kerajaan Allah, dan nubuat-nubuat yang begitu banyak di dalam Perjanjian Lama menjadi genap perwujudannya.

Pengharapan bangsa Israel yang menunggu datangnya... "Bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel..," (yakni kedatangan Mesias atau Juru Selamat ke dunia) dalam Bedah Natal Menurut Lukas saya belajar bahwa pengharapan ini menjadi realita. Melalui Lukas saya belajar bahwa berita kesukaan besar kelahiran Juru Selamat ini juga untuk seluruh bangsa. Dengan kelahiran Kristus, maka kesukaan besar bagi seluruh bangsa bukan lagi menjadi suatu pengharapan, melainkan sudah menjadi kenyataan dan dapat dimiliki oleh semua orang. Hari Natal adalah terwujudnya perjanjian Allah untuk menyelamatkan manusia melalui pribadi Tuhan Yesus.

Kesan mengikuti diskusi Bedah Natal Menurut Lukas: memperkaya wawasan untuk menggali Alkitab, bertemu dengan teman-teman seiman juga tim SABDA yg saling mengisi dalam menggali kebenaran firman Tuhan. Ringkasan pribadi dari pelajaran Lukas 1-2 adalah rencana lawatan Allah bagi umat-Nya untuk memberi kelepasan dari belenggu dosa dan tangan musuh yang sudah difirmankan sejak zaman nabi-nabi menjadi realita. Berita kesukaan ini berlaku untuk semua bangsa. Bapa mengutus anak-Nya menjadi Manusia ini bukti pengorbanan dari Allah yang rela memjadi manusia untuk memberi keselamatan dan kelepasan bagi umat-Nya. Dia lahir menjadi Manusia lewat Maria yg juga rela berkorban menanggung resiko sebagai alat untuk kelahiran Kristus. Rencana keselamatan kelepasan Allah bagi umat-Nya tidak ada yang bisa gagalkan. Dengan kelahiran Kristus, pengharapan keselamatan itu adalah pengharapan yg pasti.

Harapan untuk kelas MLC berikutnya: tim SABDA makin limpah dengan kasih karunia sehingga makin banyak kelas-kelas dibuka untuk kaum awam menggali kebenaran firman. Karena kelas-kelas yang sudah dilaksanakan sangat memberkati. Saya tidak akan lagi menyia-nyiakan anugerah keselamatan dari Tuhan karena pengorbanan Allah yang rela menderita untuk melepaskan hidup ini dari belenggu dosa dan tangan-tangan musuh, juga belajar dari pengorbanan Maria yang rela menanggung resiko untuk menjadi alat Tuhan demi terwujud-Nya rencana keselamatan Allah bagi umat manusia.
Saya juga harus rela berkorban menyampaikan Kabar Baik sekalipun harus melewati banyak kesulitan. Terima kasih Tuhan untuk kesempatan belajar bersama tim SABDA dan teman-teman semua. Tuhan makin memberkati tim SABDA.

14. Yonece Modouw

Berkat yang dapat kuterima dari Bedah Natal Menurut Lukas adalah bahwa benar firman Tuhan berkata bahwa firman Tuhan selalu baru setiap waktu, dan apa yang sudah pernah kami baca sejak masa Sekolah Minggu sampai saat ini ketika menggali lebih dalam dengan membandingkan ayat demi ayat membuat pengertian yang berbeda dari seperti arti firman yang selama ini kami pelajari sebatas kelahiran Yesus Kristus. Jadi, ini suatu berkat yg luar biasa yg dapat saya rasakan. Ditambah dengan berbagai hikmat dan marifat dari teman-teman yg lain di BNML dalam membedah FT ini. Jadi, hanya puji dan syukur bagi Tuhan bisa ada di kelas ini.

Kesan mengikuti diskusi adalah bahwa, ketika memulai diskusi ini saya baru saja pulih dari kesakitan saya, tetapi puji Tuhan di dalam kuasa dan pertolongan Tuhan saya bisa menyelesaikan kelas ini, sekalipun seringkali sampai sudah larut malam di Papua. Dari Injil Matius dan Lukas yg mengisahkan tentang kelahiran Yesus, maka Injil Lukas adalah yg paling lengkap mengisahkan tentang kelahiran Yesus Kristus, sekalipun yg menulis kitab itu adalah seorang dokter yang tidak mengalami pelayanan bersama Yesus, tetapi dari penelitiannya sungguh dia menentukan dengan baik peristiwa-peristiwa sebelum kelahiran Yesus. Dari sisi isi, Lukas ini mengisahkan bagaimana berita Sukacita Natal itu boleh dirasakan oleh orang2 kecil seperti para gembala. Dengan adanya damai sejahtera yg dihadirkan Tuhan lewat berita Natal oleh para malaikat. Dari sini saya mau belajar supaya saya jangan takut dalam situasi apa pun. Ketika ada ketakutan, maka saya tidak akan mengalami berita sukacita Natal dan damai sejahtera yang dihadirkan Tuhan seperti kepada gembala-gembala.

Harapan saya untuk kelas MLC adalah supaya terus dapat menjadi berkat, memberitakan Injil lewat media ini karena apa yg saya dapatkan di MLC ini tidak saya dapatkan di gereja saya. Saya tidak berharap banyak, tetapi saya menunggu program-programnya yang disayat dan luar biasa, selalu memberkati kami yg kurang mendapat proses pembelajaran iman seperti ini. Aplikasi praktis yang dapat dilakukan di sini adalah bisa bersama keluarga belajar membedah kitab Lukas ini bersama-sama, atau di pelayanan dalam membedah kitab-kitab yg lain. Akhirnya saya mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan untuk kehadiran tim SABDA MLC yang terus memberkati dan menolong saya dalam pelayanan saya. Terima kasih Ibu Yulia untuk bimbingannya. Terima kasih Mb Theresia yg terus mengingatkan kami akan tugas-tugas kami. Terima kasih sekali lagi buat tim SABDA. TUHAN YESUS MEMBERKATI. Satu pembelajaran dari apa yg terjadi pada saya bahwa keseriusan dan perhatian dalam tugas sangat penting. Ketika kita tidak serius maka kita akan salah memberikan tanggapan.

15. Gabrella Trang Mayani Harianja

Shalom, selamat malam. Saya Gabrella Harianja dari kelas BNM_Lukas3. Sebelumnya, terima kasih banyak untuk tim SABDA yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini, serta teman diskusi yang membantu saya membedah ayat-ayat lain. Saya diberkati lewat setiap penggalian yang diberikan oleh teman-teman rekan sekelas saya, yang cukup untuk membangkitkan semangat saya, cukup menyadarkan saya bagaimana bukti kasih Allah dalam manusia. Saya merasa terkesan dengan sikap para rekan se-kelas saya yang cukup aktif dalam berdiskusi di grup, saya juga berterima kasih buat para admin khususnya admin BNML_3 yang tetap sabar mengingatkan saya pribadi untuk segera bergabung dengan kelas.

Ringkasan pribadi yang sangat mengesankan bagi saya dalam Bedah Natal Menurut Lukas ini adalah saya menyadari bagaimana kasih Allah dalam hidup manusia yang terbilang sangat luar biasa, bahkan Allah memberikan Putera yang Tunggal kepada manusia sebagai tebusan bahkan Yesus rela merendahkan diri serendah-rendahnya bahkan lahir pun di kandang domba dan mati di kayu salib demi mengangkat kita manusia setinggi-tingginya dari lembah gelap terdalam menuju terang dan dari maut menuju hidup Kekal. Jadi, kita harus dapat mengaplikasikan bahwa kita memang benar-benar sudah ditebus, kita harus dapat merendahkan diri kita dan meneladani kasih Kristus dalam hidup kita. Terima kasih buat semua tim SABDA MLC semoga dapat terus memberkati banyak orang lewat kegiatan kegiatan yang diselenggarakan oleh SABDA, saya akan menanti kelas berikutnya. Terima kasih.

16. Juni Durace Sihombing

Puji Tuhan, saya dapat mengikuti kelas Bedah Natal Menurut Lukas. Terima kasih buat Ibu Yulia dan Kak There. Terima kasih juga buat seluruh tim SABDA. Berkat yang saya dapat dari BNM_Lukas adalah tentang kelahiran Yohanes Pembabtis, tentang kelahiran Yesus Kristus. Kesan mengikuti diskusi BNM_Lukas adalah luar biasa diberkati oleh penggalian dari teman-teman di kelas. Ringkasan pribadi dari pelajaran Lukas 1-2 adalah pendahuluan, pemberitahuan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis, pemberitahuan tentang kelahiran Yesus, Maria dan Elisabet, nyanyian pujian Maria, kelahiran Yohanes Pembaptis, nyanyian pujian Zakharia, kelahiran Yesus dan gembala-gembala.

Harapan untuk kelas MLC berikutnya: semakin dipakai Tuhan untuk menjadi berkat banyak suku, kaum, dan bahasa. Aplikasi praktis yang akan saya lakukan adalah mau dan tidak takut untuk memberitakan Kabar Baik bahwa Yesus lahir untuk membawa sukacita yang besar bagi manusia yang berdosa. Terima kasih untuk teman-teman yang baik, terutama di kelas BNML3, salam kompak selalu. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

17. Mansyur

Testimoni berbentuk video.