Testimoni Peserta Kelas Bedah Kitab Rut 2

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Santi

1. Kesimpulan:
Kisah dalam kitab Rut adalah kisah tentang Allah, dan bagaimana Allah memulihkan orang-orang yang dipakai-Nya untuk menyatakan rencana besar-Nya bagi kehidupan ini. Melalui kisah dan perjalanan hidup sehari-hari yang dialami Naomi, Rut, dan Boas, rencana Allah dinyatakan. Kitab ini memberikan nilai keindahan dan kekekalan dari kasih Allah, menyatakan bagaimana Allah menerima umat-Nya yang sebelumnya terhilang, dan bagaimana Allah menyatakan rencana besar-Nya bagi kehidupan ini melalui rangkaian pengalaman hidup sehari-hari dari setiap tokohnya. Sungguh, Allah bekerja dalam setiap bagian hidup kita untuk kehendak-Nya.

2. Pelajaran yang paling berkesan:
Ketika Naomi memutuskan untuk meninggalkan Moab dan Rut ikut bersamanya kembali ke Betlehem. Momen ini menjadi momen yang sangat penting karena keputusan ini melibatkan semua aspek kehidupan mereka berdua, terutama iman mereka. Keputusan untuk kembali kepada Tuhan adalah keputusan penting dalam hidup seseorang. Terharu sekali ketika belajar dan membayangkan peristiwa ini.

3. Berkat dari diskusi kelas:
Saya bersyukur bisa belajar kitab Rut bersama rekan-rekan. Berkat yang saya dapat ada banyak. Pertama, keindahan kitab Rut itu sendiri. Allah begitu luar biasa menenun setiap kisah hidup manusia untuk menyatakan rencana besar-Nya bagi kehidupan ini. Kedua, rekan-rekan diskusi yang selalu antusias belajar dan berdiskusi. Antusias ini menular kepada saya, menjadi lebih bersemangat dalam menggali firman-Nya dan berbagi ke teman di komunitas PA di WA. Ketiga, bersyukur karena Tuhan memberi kesempatan membuka BKR dengan memakai SABDA sebagai fasilitator untuk kegiatan bedah kitab yang berkualitas ini.

2. Aeiliana Tjong

1. Kesimpulan inti singkat Kitab Rut.
Pada zaman hakim, bangsa Israel melakukan hal yang sesuka hati sehingga mendatangkan hukuman dari Allah, yaitu kelaparan. Di Bethlehem Yudea, seorang bernama Elimelekh dan keluarga berangkat ke Moab demi kepentingan duniawi, bukannya mencari pengampunan TUHAN (mengandalkan diri sendiri). Maka meninggallah Elimelekh dan dua laki-lakinya di Moab. Naomi menyadari bahwa TUHAN marah padanya dan setelah didengar TUHAN sudah mengampuni dan melewatkan masa kelaparan di Israel, kembalilah dia bersama Rut menantunya yang tidak mau berpisah dari Naomi. Rut bahkan mau menjadi bangsa Israel dan tidak mau pulang kepada Dewa Moab. Dia tetap menjadikan Allah Israel sebagai Allahnya. Rut memungut jelai untuk menghidupi Naomi karena mereka pulang dengan tangan kosong (tidak ada lagi harta benda). Tidak lepas dari rencana TUHAN, Rut memungut jelai di ladang Boas yang ternyata sanak dekat Elimelekh (jadi usia Boas terpaut jauh dari Rut). Namun, Boas "available" untuk menjadi penebus bagi tanah pusaka Elimelekh dan juga menebus Rut untuk menegakkan keturunan Elimelekh.

Maka tanah Elimelekh dan Rut pun ditebus oleh Boas. Mereka menikah dan Tuhan berkenan memberi keturunan bagi Elimelekh dan Rut, karena Rut sudah ditebus Boas dan juga menjadi bagian dari bangsa Israel, maka Rut melahirkan Obed yang adalah kakeknya Raja Daud yang akan menurunkan Mesias.

2. Pelajaran yang paling berkesan.
(1) Ketika masalah/bencana datang dalam kehidupan carilah TUHAN, bertobat, bukannya lari dan mencari pertolongan pada dunia atau semata-mata memikirkan duniawi.
(2) TUHAN adalah Allah yang setia dan mengampuni orang yang menyadari kesalahan, serta menyediakan penebusan sehingga akhir hidup kita "happy ending" seperti kisah Rut.
(4) Menyadari kita pun sebenarnya seperti Rut, bangsa asing yang awalnya bukan bangsa pilihan TUHAN, tetapi TUHAN menyatakan kemurahan dan belas kasihan kepada yang mau ditebus oleh Juruselamat satu-satunya dari TUHAN sehingga dijadikan bangsa Israel rohani yang dicangkokkan, dan memperoleh bagian warisan abadi dalam kemuliaan TUHAN, menjadi mempelai Kristus. Karena itu kita mempersembahkan tubuh kita yang adalah Bait Allah dan hidup kita adalah sudah menjadi milik Kristus, untuk kemuliaan Tuhan. Haleluya!
(5) Adalah baik memuji TUHAN dan bersyukur selalu, seperti Naomi saat melihat kesetiaan TUHAN sehingga Rut melahirkan anak laki-laki menjadi cucu Naomi.

3. Berkat dari berdiskusi bersama di kelas.
Saya banyak mendapatkan berkat dari hasil penggalian dan tanya jawab dari tanggapan teman-teman sehingga kita bersama-sama belajar cara menggali lebih dalam lagi dn belajar berpikir kristis, berusaha mendapatkan kebenaran yang sesungguhnya dan mengaitkannya dengan kehidupan kita di zaman sekarang. Dari kisah Rut, Saya dapat menyadari pola Allah berkarya, semakin mengenal betapa dalam hikmat Allah dan betapa besar kasih-Nya pada manusia. Dari pemberontakan bangsa Israel, maka bangsa lain diperkenan ikut serta dalam penebusan-Nya yang ajaib.

Saya sangat mendukung bedah-bedah kitab selanjutnya karena dari kisah-kisah di Alkitab kita dapat mengenal Allah lebih dalam dan mengenal pola Allah berkarya dan keajaiban dan kekuasaan TUHAN. TUHAN kita adalah Allah Pemenang. Amin Haleluya.

3. Benediktus Bryan Indra Karisma

Kesimpulan kitab Rut:
Karya Allah dinyatakan melalui berbagai peristiwa yang terjadi. Peristiwa pahit yang dialami oleh Naomi atas bencana kelaparan yang dialami di negerinya, bahkan sampai pada kehilangan suami dan kedua anaknya membuat dia bersedih. Namun, melalui peristiwa itu Allah memiliki maksud tertentu dengan menghadirkan Rut. Kesetiaan Allah dinyatakan melalui kehadiran Rut yang juga dengan setia mengikuti Naomi.

Kesetiaan Rut membuat dia mengalami hidup baru di mana dia bisa mengenal Allah. Dahulu, yang dia sembah adalah Dewa Kamos, kini setelah bersama Naomi dia memutuskan untuk mengambil komitmen secara utuh bahwa bangsa Naomi ialah bangsanya, dan Allah Naomi ialah Allahnya juga. Pada akhirnya, kepahitan Naomi menjadi kebahagiaan ketika Rut hadir karena dipeliharanya dia sampai tua, bahkan kepadanya diberikan cucu dari perkawinan Rut dan Boas. Kesetiaan Allah memelihara umat dinyatakan-Nya melalui kesetiaan Rut dan di dalamnya terdapat karya penyelamatan ketika Rut telah menerima Allah sebagai Allahnya yang hidup.

Setelah mengikuti kelas ini, saya belajar bahwa dalam apapun permasalahan jangan pernah meninggalkan Tuhan, tetapi mendekatlah kepada Tuhan, dan bertobatlah jika engkau sudah meninggalkan Dia. Percayalah dia akan menjaga dan memulihkan umatnya.

4. Domitrus Charly

1. Kesimpulan inti Kitab Rut:
Kitab Rut mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan turut bekerja dalam keseharian kita. Semua kisah dalam kitab Rut yang kelihatannya biasa-biasa saja dan semua seperti suatu kebetulan saja, sudah dirancang Tuhan untuk mempersiapkan garis keturunan datangnya sang Mesias, Yesus Kristus, Tuhan kita. Diawali dengan perjalanan keluarga Naomi ke Moab sampai lahirnya Obed dari kandungan Rut, yang kelihatan kisahnya biasa-biasa saja, ternyata berisi sebuh rancangan hebat yang Allah buat untuk menebus dosa manusia.

2. Pelajaran yang berkesan :
Dalam setiap kejadian dan peristiwa kecil yang kita alami sehari hari bahkan yang tampak sepele dan seperti sebuah kebetulan saja dipakai Tuhan untuk melaksanakan rancangan-NYA. Karena Tuhan berdaulat atas segala ciptaan-Nya. Tugas kita hanyalah taat seperti Rut, setia dan berdedikasi seperti Boas, dan jangan bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan seperti Naomi.

3. Berkat dari diskusi Kelas :
Banyak hal-hal tersirat dalam memahami firman Tuhan yang tidak bisa kita liat, terungkap dalam diskusi kelompok. Melalui metode diskusi ini kekayaan firman Tuhan bisa saya dapatkan dari teman teman kelompok. Saya jadi sadar firman Tuhan sangat kaya dan luar biasa. Banyak pertanyaan-pertanyaan kehidupan yang terjawab di dalam memahami dan berdiskusi (ber-PA). Saya izin menggunakan metode ini dalam pelayanan saya di pelayanan anak dan remaja di gereja saya. Salut untuk tim SABDA. Tuhan Yesus memberkati.

5. Gabrella Trang Mayani Harianja

Allah itu luar biasa sekali, tidak membedakan setiap orang dan yang tidak melihat latar belakang kita seperti apa. Sama seperti Rut yang pada awalnya adalah orang yang tidak mengenal Allah yang benar dan hidup, tetapi lewat mertuanya Naomi, Rut mengenal siapa Allah yang benar itu. Tidak hanya itu, Rut juga memiliki kesetian dan ketaatan yang begitu luar biasa, meskipun keadaan begitu rumit dengan masalah-masalah yang silih berganti menimpa kehidupannya.

Kesetiaan dan ketaatan Rut tidak sia-sia, Tuhan memperhatikannya. Dia selalu memberikan upah kepada setiap orang yang berlaku setia dan taat. Dengan cara-Nya yang ajaib Tuhan memberkati Rut. Akhirnya Rut diperistri oleh Boas (seorang kaya raya) dan mereka dianugerahi seorang anak laki-laki yang diberi nama Obed; dan Obed ini adalah kakek dari Raja Daud.

6. Hardi Wiyono

Beberapa hal yang penting saya dapatkan setelah mengikuti BKR:
Kitab Rut mendeskripsikan bahwa realitas hidup yang pahit tidak menghalangi rencana Allah yang bersifat inklusif, dialami oleh orang pilihan yang unik di luar pemikiran kita pada umumnya. Rut yang bukan bangsa Israel tetapi dipilih untuk menjadi bagian dari Israel melalui iman kepada Allah Israel dan relasi ikatan pernikahan dan proses penebusan tanah
pusaka milik keluarga mertua dan suaminya, oleh Boas. Rut hidup berani mengambil risiko mengikuti mertua dan Allah Israel dengan setia termasuk pada masa–masa sulit. Rajin bekerja untuk bertahan hidup. Kitab Rut ibarat babak drama yang "happy ending".

Pelajaran yang didapat dan perlu diaplikasikan dalam kehidupan /kenyataan hidup manusia yang sepahit apapun tidak menghalangi kesetiaan dan kasih kepada Allah dan sesama.

Selama diskusi di grup ini, ada banyak "insight" yang saya peroleh, sehingga dapat memperkaya khasanah berpikir dan mempertajam memahami Alkitab, sebagai firman Tuhan, khususnya kitab Rut. Banyak sudut pandang yang dipaparkan dari peserta diskusi, yang disertai dengan bukti dan sumber yang cukup luas, khususnya sumber-sumber internal Alkitab.

7. Heny Lodia Foes

Puji Tuhan melalui belajar dari Kitab Rut, saya bisa belajar dari Rut dan Naomi yang begitu luar biasa menjalani kehidupan yang begitu sukar dan sulit, tetapi mereka tidak pernah menyerah dengan keadaan. Rut dan Naomi saling mengerti satu sama lain, luar biasa menantu dan mertua yang akur, sulit didapatkan dalam kehidupan dunia nyata. Puji Tuhan melalui belajar kitab Rut, saya bisa pakai materinya buat pelayanan ibadah kaum wanita di gereja saya.

Terima kasih buat tim SABDA yang sudah menyelenggarakan kegiatan belajar online ini sangat membantu dan menambah pengalaman. Tuhan Yesus terus memberkati dan pakai tim Sabda untuk jadi berkat bagi bangsa-bangsa. Amin.

8. Honggowarsito

Melalui pelajaran kitab Rut berkelompok sangat memperkaya pemahaman tentang Rut dan Boas. Di sana, saya mendapatkan pelajaran yang bagus dari sosok Rut dan Boas.

9. Immanuel Joko Pernoto

Kitab Rut merupakan kitab yang menarik, bagaimana menceritakan salah satu tokoh iman yang Tuhan pakai. Di mana dalam kitab ini dimulai dari suatu keluarga yang harus keluar dari bangsanya dan tinggal di bangsa asing, namun kembali lagi dengan keadaan yang berbeda, dan dalam kisahnya tokoh yang paling berkesan menurut saya adalah Rut pribadi serta Boas, yang dalam ceritanya melewati suatu proses untuk membangun hidup yang menggambarkan sebuah cinta dan ketulusan, sehingga saya belajar bahwa sesuatu hal perlunya pergorbanan dan selalu menempatkan diri menjadi orang baik, supaya selalu mendapat hal baik. Dan saya sangat terberkati bisa hadir dalam kelas Rut 2, walaupun saya tidak seaktif yang lain, namun saya berusaha untuk bisa memahami apa yang rekan-rekan sampaikan sehingga banyak hal baru yang saya dapat, yang menambah kognitif bahkan menguatkan kembali rohani saya secara pribadi. Terima kasih.

10. Jusuf Widjaja

Kitab Rut adalah kitab narasi/sejarah yang menceritakan kehidupan salah seorang tokoh yang termasuk dalam silsilah sejarah penebusan manusia (melalui Boas). Dalam kitab ini dicatat, bahwa silsilah Mesias juga melibatkan orang asing/bangsa kafir (dalam kitab ini melalui Rut). Tokoh Naomi, Rut dan Boas banyak menginspirasi kita dalam hal relasi keluarga (antara mertua dan menantu) dan bisa menjadi teladan hidup kita semua.

Pelajaran/manfaat yang bisa saya peroleh selama mengikuti BKR adalah memperkaya wawasan saya tentang Alkitab (kitab Rut). Karena saya bisa memdapatkan wawasan baru/tambahan dari penggalian teman-teman lain, juga tanggapan-tanggapan atau pertanyaan-pertanyaan yang terkadang blm saya pikirkan.

Terima kasih buat panitia yang sudah mempersiapkannya dan teman-teman semua yang sudah bekerja sama dan berbagi penggaliannya dalam grup Rut 2. Kiranya segala kemulian hanya bagi Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.

11. Lily Kurniati Wahjudi

1. Kitab Rut yang singkat tetapi berisi pesan yang begitu dalam akan kasih Tuhan untuk menyelamatkan manusia. Rut yang berasal dari bangsa Moab (kafir) justru dipakai Allah sebagai
salah satu orang dalam garis keturunan Yesus Kristus. Hal ini tidak lepas dari keputusan Rut untuk mengikuti Naomi, mertuanya dan percaya kepada Allah. Ketaatan Rut kepada mertuanya membawanya kepada penebusan yang dilakukan oleh Boas. Hal ini menunjuk kepada penebusan Kristus pada kita manusia berdosa yang mau percaya dan taat kepadaNya.

2. Pelajaran
Yang paling berkesan bagi saya adalah apa yang "kebetulan" dalam pandangan manusia sesungguhnya adalah campur tangan Allah yang luar biasa pada setiap manusia.

3. Begitu banyak berkat yang didapat dengan berdikusi bersama di kelas BKR 2. Banyak sekali hal yang tidak terlihat oleh saya menjadi jelas dari sharing/penggalian dan juga tanggapan teman-teman dalam grup. Saya yang merasa dangkal dalam menggali Alkitab mendapat begitu banyak hal yang bisa saya pelajari dan juga terapkan dalam kehidupan saya. Terima kasih SABDA.

12. Lucianna Cecilia

1. Kesimpulan kitab Rut.
Tuhan sangat memperhatikan dan memelihara kehidupan manusia yang bersandar sepenuhnya pada Tuhan. TUHAN benar-benar gunung batu yang kokoh, tempat teraman bagi kita untuk berlindung dan berserah. Tempat curhat yang paling bisa mengerti kita dan sumber penghiburan yang luar biasa saat kita tertekan. Kasih-Nya sangat sangat besar untuk kita. Di situasi seperti ini, tempat teraman adalah melekat pada Tuhan.

2. Pelajaran yang saya dapatkan adalah ketangguhan
Naomi dan Rut. Mereka adalah pejuang yang pantang menyerah, memiliki semangat untuk maju dan berjuang dengan bersandar pada Allah. Naomi memiliki semangat yang kokoh untuk seorang diri kembali ke Yehuda. Namun Tuhan sayang dengan Naomi. Tuhan memberikan menantu, Rut, untuk menemaninya. Rut dengan semangat mendampingi mertua yang akan kembali ke tempat asalnya, meskipun Rut tidak pernah tahu sebelumnya bagaimana keadaan di sana. Berani melangkah maju, dan maju dan terus maju dalam pimpinan TUHAN.

3. Berkat dari berdiskusi dengan kelompok.
Saya merasa diperkaya dalam melihat bacaan yang ada di Alkitab. Belajar bagaimana menggali bacaan Alkitab.

13. Mansyur

1. Kesimpulan inti singkat kitab Rut.
Saat stuasi atau kondisi yang buruk bahkan dianggap pahit sekalipun oleh manusia, berharaplah dan milikilah sikap hidup rendah hati serta berserah kepada TUHAN. Dengan memiliki sikap hidup dekat dengan TUHAN, dapat menolong manusia untuk bisa berpikir bijak dalam stuasi yang pahit sekalipun.

Sikap hidup Naomi, Rut, dan Boas yang rendah hati, setia, serta sungguh-sungguh dengan TUHAN. Membuat harapan serta masa depan TUHAN perhitungkan. Bahkan lebih dari masa dapan kehidupan jasmani yang TUHAN perhitungkan, tetapi melalui garis keturunan Boas dan Rut, TUHAN telah merancangkan terwujudnya karya penebusan karena dari garis keturunan selanjutnya Sang Mesias lahir. Inilah kesimpulan singkat yang pembaca dapat gambarkan dari kitab Rut pasal 1,2,3, dan 4.

2. Pelajaran yang paling berkesan.

Saat Naomi di tinggal mati oleh suami serta kedua anaknya, TUHAN menyediakan menantu yang setia untuk menemaninya, yaitu Rut. Bahkan Rut rela meninggalkan keluarganya serta ikut Naomi kembali ke Betlehem dan menyembah TUHAN yang disembah oleh Naomi. Naomi bukan saja menjadi mertua yang tangguh di tenggah situasi sulinya, tetapi dia juga menjadi teladan yang baik bagi menantunya Rut.

3. Berkat dari berdiskusi bersama di kelas

Berkat yang pembaca dapatkan saat berdiskusi adalah adanya
sikap saling melengkapi info bila hal yang didiskusiakan itu dibahas. Jadi, setelah selesai berdiskusi selalu ada hal baru didapatkan untuk mendukung bahan penggalian pembaca.

14. Maria Fitry Br Lumban Tobing

Kesimpulan kitab Rut menceritakan lika-liku perjalanan hidup anak TUHAN yang jatuh ke dalam dosa, tetapi diberi kesempatan untuk dipulihkan melalui anak TUHAN lainnya. Lebih jelasnya dimulai dari keluarga Elimelekh, khususnya Naomi, yang menderita karena melanggar perintah TUHAN dan pindah ke Moab. Namun karena kemurahan hati TUHAN, hadirlah Rut (semula tidak mengenal TUHAN) yang menjadi perpanjangan tangan-Nya untuk memulihkan hidup Naomi.

Ketika mereka kembali ke Betlehem, Rutlah yang harus bersusah payah demi menghidupi dirinya dan Naomi. Karena iman dan ketulusan hati Rut, tidak lama kemudian TUHAN pertemukan Rut dengan Boas yang baik hati untuk menebusnya. Dari situlah, penderitaan Rut dan Naomi berakhir. Tuhan pun percayakan Rut dan Boas menjadi penerus bagi silsilah lahirnya Sang Juruselamat.

Pelajaran Berkesan
• Kita tidak boleh egois dan hanya memikirkan kepentingan hidup sendiri saja. Jangan memaksa untuk mengorbankan kebahagiaan orang lain demi kebahagiaan pribadi.
• Setiap kesukaran hidup yang Tuhan izinkan terjadi bukan
karena Dia ingin membuat kita celaka, melainkan agar kita berbalik kepada-Nya dan tabah menjalani hidup. Pada akhirnya, jika kita berhasil menghadapi kesukaran itu, Tuhan akan berikan pemulihan dan kebahagiaan sejati.
• Meskipun terkadang Tuhan tidak langsung mengangkat
permasalahan hidup kita, Tuhan akan gunakan sesama kita orang beriman sebagai perpanjangan tangan-Nya untuk menolong kita.
• Dengan membuka hati untuk sungguh-sungguh mengikut Allah, satu per satu rencana-Nya akan digenapi dalam hidup kita. Genapnya rencana Allah itu adalah karunia terbesar dalam hidup setiap orang percaya.

Berkat Berdiskusi Bersama
• Bisa bertukar pikiran seputar firman Allah dan aplikasinya dalam kehidupan.
• Hasil-hasil penggalian yang luar biasa dari teman-teman lain membuat saya sadar dan tergerak untuk mendalami firman Allah lebih dalam lagi.
• Kepedulian dan disiplin dari admin dan moderator membuat saya semakin rindu untuk membedah kitab-kitab lainnya.

15. Mathias

1. Kesimpulan.
Tuhan memiliki rencana dan jalanNya sendiri yang tidak selalu dipahami manusia, tugas kita sebagai manusia adalah untuk setia kepada-Nya dan bekerja keras sesuai yang kita bisa.

2. Pelajaran yang paling berkesan.
Selain belajar dari Rut, juga belajar dari Boas yang berbelas kasih dan bersedia menebus yang menggambarkan juga tugas sosial gereja.

3. Berkat dari diskusi kelas.
Belajar kitab Rut lebih menyeluruh dan bukan hanya belajar dari Rut, tetapi juga dari Naomi, Boas, bahkam juga dari kerabat Naomi yang tidak jadi menebus.

16. Rialdi Pasaribu

Kitab Rut sangat indah. Saya percaya bahwa Allah turut mengundang setiap orang dalam meresponi panggilan keselamatan, khususnya bagi "bangsa kafir" yang belum mengenal Allah sejati. Kitab Rut mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan mau memanggil bangsa-bangsa lain melalui hidup kita untuk menerima penebusan dari Tuhan Yesus. Kita yang dulunya hina, rendah, dan miskin sudah ditebus oleh darah yang mahal. Kini giliran sesama kita yang belum mengenal Kristus untuk dapat menerima penebusan agung tersebut.

Saya senang bergabung dalam grup diskusi bedah kitab Rut karena bisa turut merasakan galian dari rekan-rekan lainnya
yang begitu dalam dari sudut pandang yang berbeda. Bersyukur karena bisa saling melengkapi, meneguhkan, dan menguatkan. Saya percaya dengan diadakannya kelas seperti ini secara konsisten, kita dapat terus bertumbuh semakin serupa dengan Kristus. Firman Tuhan yang benar menjadi dasar bagi kita untuk jadi pelaku firman.

Semangat selalu SABDA MLC. Semangat selalu rekan-rekan murid Kristus. Tuhan Yesus menyertai.

17. Yokhebed Joy Suryana

1. Kitab Rut singkat tetapi ceritanya luar biasa dalam. Pasal 1 bisa dirangkum adalah bagian Rut yang berinisiatif: ikut mertua, mengikuti Allah. Pasal 2 dan 3 menceritakan secara umum banyak menceritakan peran Naomi sebagai mertua dalam memberi nasihat kepada Rut yang akhirnya mengubah hidup Rut. Dan yang terakhir, pasal 4 lebih menekankan inisiatif Boas untuk menjadi penebus bagi Ruth=. Kalau dari porsi jumlah pasal mungkin lebih cocok dibilang kitab Naomi yang mendapat peran lebih banyak. Nmaun, intinya dari keseluruhan kitab menggambarkan dan merangkum tentang penebusan manusia berdosa oleh Yesus Kristus.

2. Pelajaran yang paling menarik dari kitab Rut adalah karakter Rut sendiri yang sangat rendah hati, taat dan percaya kepada Allah Naomi. Hal ini menjadikan hidupnya berakhir bahagia terlepas dari pengalaman buruk masa lalunya.

3. Saya sangat terberkati oleh SABDA yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar Alkitab dengan cara yang asyik dan fleksible. Dengan diskusi bersama bisa lebih terdorong untuk belajar, jika dibanding dengan studi Alkitab mandiri. Terima kasih SABDA dan teman-teman semua yang luar biasa sudah membagikan berkat dan hikmat lewat diskusi-diskusinya. Juga kepada admin yang setia mengingatkan dan membimbing. Jerih payah kalian tidak sia-sia. Definitely, ikutan kalau ada lagi kesempatan bible study seperti ini. Tuhan Yesus memberkati semua.

18. Yuke Sugihono

Kitab Rut, sangat menarik untuk dibahas. Meskipun hanya 4 pasal, tetapi ada pesan hebat menuju penggenapan janji Allah di kemudian hari. Ada 2 tokoh utama selain Rut, yaitu Naomi, ibu mertuanya, dan Boas, kerabat yang akhirnya menjadi suami Rut. Masa hakim-hakim di mana terjadi bencana kelaparan hebat di Yerusalem membuat Naomi pindah ke Moab, sebuah negeri kafir di mana Rut dibesarkan. Pernikahannya dengan anak dari Naomi
menjadi pembalikan arah hidup Rut. Naomi, sebagai mertua, telah menjadi teladan bagi Rut.

Rut 1:16-17, menjadi perkataan penting dari Rut kepada Naomi yang hendak membiarkan Rut bebas, setelah suaminya, yang
adalah anak Naomi, meninggal. Namun, Rut bersikeras mau mengikut dan mengabdi kepada Naomi ke mana pun pergi. Ketaatannya termasuk percaya kepada Allah-nya Naomi. Sebuah pengabdian total dari Rut kepada ibu mertuanya. Akhirnya, Naomi dan Rut menuju Yerusalem. Sebuah negeri baru bagi Rut. Namun, segera saja Rut menjadi pembicaraan di antara penduduk Yerusalem melihat kesetiaan dan pengabdian Rut kepada Naomi. Perjalanan hidup di negeri asing, membawa kegigihan Rut dalam berusaha menyediakan makanan buat dia dan Naomi, menjadi catatan tersendiri bagi Boas, pemilik ladang yang masih kerabat Naomi.

Boas seorang yang teliti dan biasa hidup terencana. Sehingga melalui berbagai peristiwa, membuat Rut jatuh hati dan hal ini sesuai saran dari Naomi agar taat kepada Boas. Boas menjadi gambaran Tuhan Yesus yang menjadi penebus gereja-Nya yang menjadi Pengantin Wanita bagi Kristus. Penyelamatan Rut
melalui penebusan yang dilakukan Boas, menjadi perhatian saya saat menelaah Kitab Rut. Boas sebagai "juruselamat" Rut yang sedemikian teliti mempelajari dan mempersiapkan segala sesuatunya bagi Rut. Sangat tepat menggambarkan bagaimana Allah melalui Tuhan Yesus mempersiapkan penggenapan janji-Nya bagi umat yang dikasihi-Nya.

Saya diajar untuk taat kepada Tuhan, dan mengerjakan apa yang menjadi kehendak-Nya dengan rapi, terencana dan tuntas. Kiranya kesaksian saya ini dapat menjadi berkat bagi hidup kita sekalian.