Paskah-Referensi 03b

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Nama Kursus: Paskah
Nama Pelajaran: Paskah dalam Perjanjian Baru
Kode Referensi : PAS-R03b

Referensi Paskah-03b diambil dari:

Judul Buku:Mengenal Kebenaran
Penulis:Bruce Milne
Penerbit: BPK Gunung Mulia, Jakarta 1993
Halaman : 237 -- 238

REFERENSI PELAJARAN 03b - PASKAH DALAM PERJANJIAN BARU

KEBANGKITAN KRISTUS

Kebangkitan Yesus mempunyai arti banyak bagi orang Kristen.

a. Sukacita

"Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulai dan tidak terkatakan" (1 Petrus 1:8). Mengetahui bahwa Ia bersama kita dan mengasihi kita dengan kasih mendalam yang berlimpah-limpah menimbulkan sukacita di atas segala sesuatu dalam hati.

b. Damai

Ia "dibangkitkan karena pembenaran kita" (Roma 4:25). Yesus yang bangkit merupakan janji bahwa pengorbanan-Nya untuk membuat pendamaian benar-benar bermanfaat bagi kita: dosa kita lenyap dan di dalam Kristus kita diterima di hadapan Allah.

c. Ibadah

"Dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah" (Roma 1:4). Kebangkitan menegaskan lagi keilahian Yesus yang kekal dan oleh sebab itu kita patut beribadah kepada-Nya. Sama seperti murid-murid Yesus yang pertama, kita sambut Yesus yang bangkit dengan pengakuan, "Ya Tuhanku dan Allahku" (Yohanes 20:28; bandingkan Lukas 24:52).

d. Pengharapan

"Yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal" (1 Korintus 15:20). Kematian sudah dikalahkan. Yesus adalah buah sulung tuaian yang akan datang dari orang mati, anak sulung dari anak-anak kebangkitan. Karena Ia telah bangkit, kita pun akan hidup di balik kubur dalam orde baru Allah. Kebangkitan mendesak mundur masa depan kita ke batas-batas kekekalan, dan ini mempunyai dampak yang tak terhitung besarnya pada setiap tingkat kehidupan. Tidak perlu kita berpegang kuat-kuat pada kehidupan di sini, kita bebas untuk memakai hidup dalam pelayanan orang lain. Sebab hidup di dunia ini hanya permulaan dari hidup kekal yang menunggu kita sesudah mati dan yang memang sudah menjadi milik kita di dalam Dia.

e. Kemenangan

"Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi" (Matius 28:18). Kemenangan atas dosa dan kejahatan sungguh-sungguh sudah diperoleh. Kuasa-kuasa kegelapan dan keputusasaan sudah tidak berkutik lagi di bawah telapak kaki Kristus yang menang. Kendatipun ada bukti yang bertentangan, namun kesudahan dosa sudah tercatatm sebab pemerintahan dan kerajaan Allah ada di tangan Juru Selamat kita.

Komentar