Sharing Berkat Kelas PRK 1

  1. Benny Pardede

    Bersyukur sudah diberi kesempatan untuk mengikuti kelas PRK dengan selesai. Pelajaran yang saya dapatkan setelah mengikuti kelas PRK ini adalah saya jadi tahu bagaimana harus menghadapi remaja yang lebih suka media sosial daripada membaca Alkitab, yaitu dengan kita menjadi teladan dulu. Karena remaja akan melihat kita, bagaimana kita membaca Alkitab, terus hidup kita diubahkan. Aplikasi praktisnya adalah saya akan menjadi teladan dulu biar gaya hidup saya dilihat oleh remaja. Diskusinya pun berjalan dengan lancar. Teman-teman saling menanggapi. Terima kasih untuk tim SABDA yang sudah membuat kelas diskusi ini. Tuhan Yesus memberkati.

  2. Brenda Elizabeth Dominique

    Shalom. Bersyukur oleh karena anugerah Tuhan Yesus, saya kembali dapat mengikuti serta menyelesaikan kelas diskusi. Kali ini, Kelas Diskusi "Pembimbing Remaja Kristen" (PRK) yang diadakan oleh SABDA MLC, yang menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Melalui materi-materi yang diberikan, di antaranya integritas di media sosial, disiplin rohani pada era teknologi, dan lain sebagainya, membuat saya semakin memahami bahwa pelayanan remaja pada masa kini memerlukan hati yang penuh kasih, pemahaman yang relevan, dan kesiapan untuk terus belajar.

    Pelajaran yang paling berkesan bagi saya adalah kesadaran bahwa teknologi dan AI dapat menjadi alat yang bermanfaat, tetapi tidak dapat menggantikan kehadiran nyata, relasi yang hangat, serta pemuridan yang dilakukan secara personal. Remaja tidak hanya membutuhkan pembimbing yang hanya mengajar, tetapi mereka membutuhkan pembimbing yang mau mendengar, menerima, dan mendampingi dalam proses pertumbuhan iman mereka. Aplikasi praktis yang akan saya lakukan, saya akan membangun hubungan yang lebih dekat dengan remaja yang saya bimbing, menyediakan ruang yang aman untuk mereka bercerita, serta menolong mereka menggunakan teknologi dengan bijak agar mereka tetap terus berakar pada firman Tuhan. Diskusi dalam kelas ini berjalan dengan baik, banyak berkat yang didapat dalam kelas diskusi ini.

    Saya mengucapkan terima kasih kepada Kak Bima dan Kak Kezia selaku moderator dan admin, serta teman-teman WAG PRK 1 atas sharing berkat yang dibagikan dalam kebersamaan di Kelas Diskusi "Pembimbing Remaja Kristen", dan kepada seluruh tim SABDA MLC yang telah bekerja keras hingga kelas ini dapat terlaksana dengan baik. Kiranya melalui pelayanan SABDA MLC, kita semua terus bertumbuh dalam pengenalan akan firman Tuhan, hidup dalam kebenaran-Nya, dan menjadi berkat dalam setiap tugas pelayanan, di mana pun kita ditempatkan.

  3. Chika Ferryana

    Shalom, saya bersyukur atas kelas PRK yang disediakan oleh YLSA. Awalnya, sempat bingung, apa yang harus saya pelajari, ya? Karena hampir semua sudah diterapkan. Akhirnya, saya menemukan jawabannya di hari terakhir diskusi. Pada hari terakhir, saya menyadari bahwa saya masih jadi pembina remaja yang ketus saat mengajar dan kurang mampu dalam follow-up. Doa saya agar dapat menjadi pembina yang lembut, tetapi tetap sedikit tegas dan semakin mampu follow-up. Demikian sharing berkat dari saya. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati.

  4. Debora Rina T

    Puji Tuhan. Selama mengikuti PRK 1–5 ini, saya sangat diberkati melihat bagaimana Tuhan bekerja membuka hati yang berkerinduan melayani di ladang remaja. Saya ingin menanamkan nilai diri bahwa mereka berharga, anak Allah yang punya tujuan. Saya melihat pergumulan nyata mereka, tekanan budaya, media, dan pergaulan yang mau menarik mereka menjauh. Namun, saya juga melihat keberanian mereka untuk terbuka, bertobat, dan mau pilih jalan Tuhan. Itu mengingatkan saya bahwa Roh Kudus masih terus membentuk.

    Di pelajaran modul PRK 5 saya paling ditegur dan dikuatkan. Saya belajar bahwa tugas pembimbing bukan jadi "polisi rohani", tetapi menjadi penuntun yang menolong mereka menikmati firman lewat cara yang kreatif dan relevan, seperti metode S.A.B.D.A.. Saya bersyukur karena Tuhan percayakan saya untuk berjalan bersama mereka, dan diingatkan bahwa pertumbuhan mereka juga butuh kerja sama dengan orang tua dan gereja. Berkat terbesar bagi saya: melihat anak-anak ini mau belajar taat selangkah demi selangkah. Doa saya, kiranya mereka benar-benar bertumbuh menjadi remaja yang hidupnya diperkenan Allah dan menjadi terang di sekolah mereka dan di mana pun mereka berada.

    Terima kasih banyak Mas Bima dan Mbak Kezia untuk pelayanannya. Teman-teman kelas yang punya panggilan yang sama. Tuhan Yesus memberkati. Soli Deo gloria.

  5. Eddy Soewito

    Puji Tuhan, melalui modul PRK ini, saya diperlengkapi bagaimana melayani remaja, baik di gereja maupun di sekolah. Terima kasih kepada Lembaga SABDA (MLC) yang mengadakan pembinaan ini. Soli Deo Gloria.

  6. Francisca Paquita

    Bersyukur bisa bergabung dengan kelas diskusi Pembimbing Remaja Kristen dari YLSA MLC. Selalu ada banyak hal baru yang saya dapat dari kelas diskusi: modul materi berupa teori dan panduan praktik membimbing remaja dalam konteks tantangan terkini. Lalu, selama diskusi, diperlengkapi lagi dengan pengalaman praktik serta ide dari teman-teman yang berasal dari berbagai situasi dan tempat pelayanan masing-masing di berbagai daerah. Benar-benar pengalaman yang berharga.

    Terima kasih sekali kepada tim pelayanan YLSA MLC atas kerja kerasnya menyiapkan modul yang up-to-date dan praktis, terutama kepada Kak Bima yang memandu diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan penggalian dan Kak Kezia yang setia mengingatkan hal-hal penting selama berjalannya kelas diskusi sampai selesai. Dan, terima kasih juga kepada teman-teman diskusi di PRK 1. Kiranya Tuhan Yesus selalu menyertai dan memberkati Anda semua.

  7. Hana

    Dari kelas ini saya belajar untuk menyediakan ruang aman bagi remaja dan melakukan active listening karena penerimaan adalah hal yang dibutuhkan untuk menciptakan ruang aman dan dibutuhkan dalam pemuridan. Terima kasih kepada teman-teman dan juga moderator dan admin atas sharing-sharingnya selama seminggu ini. Terima kasih juga buat SABDA untuk memfasilitasi kelas semacam ini.

  8. Janto Soetianto

    Bersyukur bisa mengikuti PRK yang sesuai dengan "tugas" saya di gereja sebagai pembina pemuda/remaja. PRK ini menolong saya dengan pembekalan praktikal tentang keadaan remaja sekarang dan bagaimana dapat membimbing mereka untuk lebih dalam relasinya dengan Tuhan. Diskusi kelas sangat menolong saya memberikan cakrawala yang lebih luas. Secara umum, banyak pandangan yang sama dari para peserta, yang menandakan bahwa di tempat berbeda kondisi kerohanian remaja mirip. Apa yang saya pelajari sudah/akan saya bagikan kepada komisi pemuda/remaja agar mereka punya landasan Alkitabiah dalam menolong sesama pemuda/remaja lainnya.

  9. Joshua Effendy

    Mengambil keputusan untuk ikut kelas PRK adalah sebuah pengalaman yang sangat menyegarkan bagi saya. Awalnya, saya merasa ada sedikit kekhawatiran apakah saya mampu "menyelesaikan" dengan segala kesibukan pelayanan sambil belajar mengenai dunia remaja masa kini yang perubahannya begitu cepat. Saya merasa sangat diberkati karena kelas ini memperlengkapi saya, tidak hanya dari sisi pemahaman teologis alkitabiah, tetapi juga pendekatan psikologis dan aplikatif tentang fase pergumulan yang sedang remaja lewati lewat diskusi-diskusi yang ada.

    Dari berkat-berkat tersebut, ada beberapa langkah komitmen praktis yang akan saya terapkan dalam pelayanan ke depan:

    • Mendengar Lebih Banyak, Bicara Lebih Sedikit: Saya akan mulai melatih active listening (mendengarkan secara aktif dan empatik) saat berinteraksi dengan remaja, menahan diri untuk tidak cepat-cepat memberikan solusi sebelum mereka selesai bercerita.
    • Membangun Relasi Personal: Saya berencana untuk mulai mendekatkan diri secara personal dengan 1 atau 2 orang remaja di persekutuan. Tujuannya adalah membangun kedekatan di luar jam ibadah resmi, misalnya lewat chat sekadar menanyakan kabar atau mengajak ngobrol santai.
    • Mendoakan Secara Spesifik: Membuat catatan kecil terkait pergumulan yang sedang mereka hadapi agar saya bisa mendoakan mereka secara spesifik dan rutin.

    Sedikit masukan agar kelas atau ruang diskusi ini semakin tajam ke depannya:

    • Perbanyak Roleplay: Mungkin porsi untuk simulasi (roleplay) pendampingan kasus-kasus spesifik bisa diperbanyak agar kita semakin terbiasa merangkai kata-kata yang tepat saat menghadapi remaja yang tertutup. Dan, juga ada dari panitia yang mempertajam jawaban-jawaban diskusi peserta.
    • Ada "Sesi Perspektif Remaja": Akan sangat menarik jika dalam salah satu sesi diskusi, kita bisa mendatangkan perwakilan remaja itu sendiri untuk membagikan apa yang sebenarnya mereka butuhkan dari seorang pembimbing dari kacamata mereka.

    Terima kasih untuk seluruh panitia dan rekan-rekan semua. Tuhan memberkati.

  10. Lidia Artati

    Oleh kemurahan Tuhan Yesus Kristus. saya bisa mengikuti PRK ini. Walau 2 minggu ini saya tidak maksimal dalam berdiskusi karena banyak kendala, ada saudara yang meninggal di luar kota, 2 hari kemudian jemaat dipanggil Tuhan, dan masih banyak hal-hal lain dalam pelayanan, tetapi saya usahakan untuk komitmen menyelesaikan.

    Berkat dalam PRK ini sangat luar biasa:

    • Pembimbing tidak usah nampak sempurna di depan remaja walau kita harus menjadi teladan, tetapi perlu menyadari bahwa kita pun ada kelemahan/kekurangan.
    • Pembimbing jangan kaget, menyalahkan/menghakimi remaja saat mereka curhat.
    • Pembimbing harus bisa menerima, merangkul, bisa dipercaya, tetapi tetap membawa remaja kepada pertobatan dan pemulihan dalam Kristus; jangan membenarkan/kompromi dengan dosa.
    • Pembimbing juga harus jadi teladan dalam menggunakan akun/konten/postingan-postingan di media.
    • Pembimbing bisa bekerja sama dengan orang tua dan menyadarkan bahwa orang tua bertanggung jawab atas kehidupan remaja, rohaninya, cara mereka hidup, pergaulan, dan karakter anak remajanya.
  11. Liliyanti

    Bersyukur bisa mengikuti kelas PRK sampai selesai. Dari kelas ini, saya mendapatkan materi yang bagus, tersusun dengan sistematis dan komplit. Pertanyaan diskusi pun bisa lebih real, sesuai dengan perkembangan saat ini. Saya mendapatkan beberapa ide untuk dilakukan bersama anak-anak remaja yang saya bimbing. Terima kasih kepada teman-teman PRK 1 yang sudah banyak berbagi. Walaupun saya tidak aktif mengikuti diskusi, saya membaca diskusi WAG dan mendapatkan insight dan ide baru, thanks. Terima kasih juga kepada moderator dan admin PRK 1 yang setia mengingatkan dan memfasilitasi diskusi, beserta juga semua tim SABDA yang sudah bekerja keras mengusahakan kelas ini. God bless you all.

  12. Marlyna

    Puji Tuhan, saya sangat bersyukur bisa mengikuti kelas ini. Banyak hal yang saya pelajari, bukan hanya dari materi, tetapi juga dari setiap pertanyaan dan sharing pengalaman Bapak/Ibu. Saya merasa dikuatkan dan diingatkan kembali bahwa menjadi pembimbing remaja adalah sebuah panggilan yang harus dijalani dengan kasih, kesabaran, dan keteladanan. Saya juga belajar bahwa remaja zaman sekarang menghadapi tantangan yang berbeda dengan zaman kita. Karena itu, sebagai pembimbing saya juga harus terus belajar, mau mendengar, memahami dunia mereka, dan tidak cepat menghakimi. Yang paling berkesan bagi saya adalah bahwa remaja sebenarnya tidak selalu membutuhkan jawaban yang sempurna. Mereka lebih membutuhkan orang yang mau hadir, mendengarkan, menerima mereka, dan berjalan bersama mereka menuju Tuhan.

    Terima kasih kepada moderator yang telah memandu diskusi dengan sabar, juga kepada tim SABDA yang sudah memfasilitasi kelas ini dengan sangat baik. Kiranya Tuhan memberkati setiap pelayanan yang dilakukan sehingga semakin banyak pembimbing remaja diperlengkapi untuk melayani generasi muda. Terima kasih juga kepada Bapak/Ibu peserta atas setiap pengalaman dan pemikiran yang dibagikan. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

  13. Nelly Arniky

    Shalom, terima kasih kepada SABDA yang telah memfasilitasi kami melaksanakan diskusi sehingga kami mampu mengajarkan, mendidik, dan mengarahkan anak-anak remaja. Kiranya kebersamaan akan terus terjalin sehingga kita akan selalu saling memberkati dalam Tuhan. Semoga di masa akan datang tetap ada waktu untuk melaksanakan kegiatan yang sama.

  14. Phwe Kim

    Saya bersyukur kali ini kembali diberi kesempatan untuk upgrade diri dalam diskusi di WhatsApp Group khusus tema atau bagian yang sangat penting mengenai remaja karena remaja adalah masa depan dan tonggak estafet masa depan bangsa Indonesia dan gereja yang akan meneruskan semua siklus kehidupan di dunia ini sehingga kita, sebagai umat-Nya yang hidup takut Tuhan dan berjalan bersama-Nya, harus peka akan kebutuhan remaja sehingga mereka tetap mengerti jati diri mereka bahwa mereka "gambar rupa diri Allah". Sebab remaja bukan hidup bagi dunia, tetapi mereka adalah remaja yang harus menerangi dan menggarami dunia berdasarkan hidup dalam firman Allah. Sungguh, dalam diskusi kali ini, Allah mengingatkan saya sebagai hamba Tuhan harus sadar dan membina, membawa mereka terbuka bahwa hidup mereka berharga. Soli Deo Gloria!

  15. Sri Wulan Wayanti

    Berawal dari sebuah pergumulan yang tidak mendapatkan jawaban hingga detik ini, putra pertama saya, yang karena kurang bimbingan rohani dan karena lingkungan pergaulan di sekolahnya mayoritas dengan anak remaja Islam, dan di gereja cuma segelintir orang, akhirnya, anak saya mengambil jalan yang salah. Di sini, dan mengambil kelas PRK ini menjadi pengalaman baru bagi saya. Walaupun waktu yang saya miliki tidak banyak dan pengetahuan saya sangat minim untuk bisa berdiskusi, tetapi saya mau mencoba dan belajar supaya saya tidak masuk dalam lubang yang sama. Memang kesibukan sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja menyita banyak waktu, tetapi saya sadar bahwa pendampingan terhadap buah hati itu tidak kalah penting.

    Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan kelas PRK ini. Sangat memberkati saya, memberikan pemahaman dari sisi Alkitab, juga memberikan wawasan bagaimana cara mendekati anak remaja, bagaimana menegur tanpa menghakimi, belajar menjadi pendengar yang baik agar mereka mau terbuka, bukan malah menjauh. Dari sini, saya mau membangun keakraban dengan anak terlebih dulu, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau suatu ketika saya juga bisa dekat dengan anak remaja di gereja. Mungkin akan saya awali dengan mendoakan mereka. Terima kasih buat tim SABDA sudah memberikan suatu wadah bagi kami dan terima kasih buat rekan-rekan semua. Tuhan Yesus memberkati.

  16. Tuahman Purba

    Terima kasih kepada SABDA sebagai fasilitator dan membagikan materi untuk bisa belajar bagaimana memahami dan membina remaja Kristen dalam arus kemajuan teknologi digital. Membimbing mereka bagaimana implikasi teknologi digital jika tidak diimbangi dengan kebenaran firman Tuhan. Pendapat dari teman-teman semuanya juga sangat men-support literasi dan narasi tentang jati diri remaja secara holistik pada era digital. Remaja adalah calon pemimpin pada masa yang akan datang, jadi sejak masa usia remaja sudah diajarkan karakter yang mandiri dan bertanggung jawab sebagai landasan awal menuju kedewasaan rohani. Semoga materi diskusi yang diperoleh selama 5 hari ini benar-benar bisa diaplikasikan kepada pembina remaja. Terima kasih.

  17. Wasis

    Saya bersyukur bisa mengikuti kelas PRK dan berterima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh tim SABDA dalam kegiatan ini. Pengalaman baru dalam mengikuti kelas ini adalah:

    • Topik yang dibahas sangat aplikatif dan up-to-date dengan kebutuhan pelayanan, yaitu bukanlah pasal-pasal atau konten dalam Alkitab secara langsung, tetapi objeknya sendiri, yaitu remaja, serta bagaimana kita jika menjadi Pembimbing Remaja Kristen.

    Pelajaran yang paling berkesan adalah:

    • Pertanyaan-pertanyaan yang didiskusikan sangat related dengan kasus dan situasi remaja zaman now, serta bagaimana seharusnya pelayanan PRK beradaptasi dan kreatif dalam memenuhi kondisi yang sudah kekinian/modern dan serba digital.
    • Diskusi juga berkembang secara menarik, baik dari acuan Alkitab maupun psikologis pelayanan pembimbing remaja Kristen saat ini.
    • Modul ini sebenarnya tidak hanya cocok untuk para pembimbing remaja Kristen, tetapi cocok juga untuk para orang tua yang memiliki anak remaja/pemuda.
    • Modul yang diberikan dalam Pel. 01 s.d. 5 sangat banyak hal-hal menarik, baru, serta berisi tips dan trik yang unik, tetapi bagus jika dijadikan slogan/quote/bahan ajar kepada para pembimbing remaja Kristen atau remaja itu sendiri atau orang tua.

    Aplikasi praktis yang akan dilakukan:

    • Saya akan memanfaatkan modul yang saya dapat, pertanyaan dan diskusi dalam WAG, serta saat Zoom penutup untuk saya rangkum lagi dan bagikan kepada para pria di gereja saya.
    • Saya akan mencoba untuk memperbaiki tata kelola pembinaan remaja dan pembimbing remaja Kristen di lingkungan gereja dengan berbasiskan pelajaran yang telah saya dapat di kelas PRK ini.
    • Saya akan mencoba membuat slide-slide pendek tentang pembimbing remaja Kristen dalam status media sosial saya.

    Evaluasi terkait proses diskusi:

    • Proses diskusi sangat responsif dan aktif serta menarik. Banyak peserta tidak hanya berdiskusi dengan membagikan teks, tetapi juga share slide/gambar menarik tentang rangkuman yang didiskusikan.
    • Pertanyaan-pertanyaan diskusi dari moderator, Kak Bima, juga sangat related dengan kondisi remaja dan pelayanan PRK saat ini.
    • Moderator sangat piawai dalam mengelola jalannya diskusi dengan sangat baik dan admin juga responsif mengingatkan kita apabila slow response atau kelupaan dalam menjawab tes evaluasi.

    Usul atau saran: ke depan, mungkin bisa juga dibuat modul serupa, tetapi tidak hanya untuk remaja, melainkan untuk orang tua, misalnya yang di atas 50 tahun ke atas. Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh tim SABDA yang telah menginisiasi dan mengelola kelas ini berjalan dengan baik. Terima kasih untuk moderator Kak Bima dan admin Kak Kezia atas segala effort dan waktunya. Semoga Allah Damai Sejahtera dan Kasih Setia Tuhan kita Yesus Kristus serta pertolongan dan kuasa Roh Kudus semakin memberkati, melindungi pelayanan tim SABDA dan keluarganya masing-masing. Amin. Imanuel – Allah Beserta Kita.

  18. Yoelianna

    Saya bersyukur bisa kembali bergabung di kelas diskusi dan di tema ini yang sangat memberkati. Dari pemaparan materi dan modul-modul yang diberikan, memperlengkapi saya sebagai orang tua dan mentor dari anak-anak remaja. Dari diskusi di grup juga sangat membuka wawasan dan pandangan, juga memberi banyak masukan dalam kasus-kasus dengan remaja ini. Yang paling berkesan buat saya adalah diskusi mengenai remaja dan AI. Terima kasih tim SABDA dan Bapak/Ibu/Sdr. di kelas PRK 1. Saya semakin diperlengkapi dan dimotivasi untuk terus melayani para remaja generasi sekarang ini. God bless us.

  19. Yuda

    Saya bersyukur dapat mengikuti kelas PRK ini meskipun awalnya ragu-ragu dan susah membagi waktu dengan tugas lain, tetapi dengan adanya kelas ini saya merasa terbantu dan mendapatkan ilmu yang baru bagi saya. Serta saya senang karena bisa memperkaya pemahaman saya sebagai pembimbing atau pembina Seksi Pelayanan Remaja yang ada di gereja saya di Kalimantan, khususnya GKE. Sebab remaja yang saya bina harus berakar, bertumbuh, dan berbuah. Jadi, dengan adanya kelas ini, saya punya bekal untuk membimbing mereka. Dengan bekal ilmu yang tim SABDA berikan, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk seluruh panitia yang sudah memberikan wadah untuk menambah wawasan serta ilmu yang berharga ini untuk diterapkan di lapangan (ladang pelayanan), khususnya kaum remaja yang ada di tempat saya.

    Saya sangat bersyukur sekali, banyak hal penting atau poin penting yang saya dapatkan, termasuk Imago Dei, bahwa kita atau remaja berharga sekali di mata Tuhan, tentang penggunaan media sosial (AI), alkitabiah, dan materi-materi yang lain yang sudah dibahas sangat menarik. Evaluasinya, apabila ada ruang Zoom saya lebih senang dan berbicara langsung, tetapi dengan adanya kelas ini pun saya sangat terbantu sekali. Sekali lagi, terima kasih tim SABDA dan panitia yang sudah mempersiapkan kelas PRK dengan materi yang sangat luar biasa dengan firman Tuhan menjadi dasarnya. Tuhan Yesus memberkati. Salam sehat.

  20. Zephania Mastronella

    Shalom. Saya bersyukur dengan kelas "Pembimbing Remaja Kristen" ini. Meskipun saya belum melayani sebagai pembimbing remaja di gereja, modul pelajaran dan diskusi yang difasilitasi oleh tim SABDA MLC sangat menolong saya sebagai seorang ibu dengan 2 anak remaja. Banyak hal yang dikupas lebih dalam dan memberikan insight baru bagi saya pribadi. Kelas ini membantu saya untuk memiliki berbagai perspektif untuk menangani setiap hal terkait kebutuhan spiritual remaja dan komunitasnya dengan berhikmat. Terima kasih kepada tim SABDA MLC, para admin, para moderator, dan Bapak/Ibu/Sdr. yang telah berkolaborasi dengan baik untuk kemajuan generasi kita bersama. Tuhan Yesus kiranya menyertai dan memberkati Bapak/Ibu/Sdr. sekalian. Amin.