DIK-Pelajaran 07

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Pertanyaan 07 | Referensi 07a | Referensi 07b

Nama Kursus : DASAR-DASAR IMAN KRISTEN
Nama Pelajaran : Kelahiran Baru
Kode Pelajaran : DIK-P07

Pelajaran 07 - KELAHIRAN BARU

Daftar Isi

Teks Alkitab

Ayat Kunci

  1. Definisi
  2. Perlunya Kelahiran Baru
  3. Kelahiran Baru Adalah Oleh Firman Dan Roh
  4. Kelahiran Baru Adalah Semata-mata Dari Tuhan
  5. Karya Tuhan Dalam Kelahiran Baru
    1. Tuhan menempatkan kita dalam keluarga Kristus.
    2. Tuhan memberikan roh yang baru kepada kita
    3. Tuhan mengaruniakan kehidupan yang kekal kepada kita
  6. Bagaimanakan Kita Tahu Bahwa Kita Sudah Mengalami Kelahiran Baru?
    1. Kesaksian Roh Kudus.
    2. Firman Tuhan.
    3. Tingkah laku kita.

Doa

TEKS ALKITAB

Yohanes 3:1-21, 1:10-13, 8:32-44

AYAT KUNCI

Yohanes 3:3

Dalam pelajaran yang lalu, kita telah melihat bahwa di dunia ini terdapat dua jenis keluarga. Kepala dari keluarga yang satu adalah Adam yaitu manusia yang pertama. Kepala dari Keluarga yang Kedua adalah Kristus yang disebut sebagai Manusia Kedua dari Tuhan.

Sebagian orang berpendapat bahwa Tuhan adalah Bapa bagi semua manusia. Hal ini tidak benar. Tuhan itu hanya menjadi Bapa bagi orang-orang yang sudah menjadi keluarga Kristus. Bagi mereka yang masih berada di dalam keluarga Adam, Setan adalah bapa mereka. Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa Tuhan bukanlah Bapa dari semua manusia.

Pada suatu hari, Yesus berbicara kepada beberapa pemimpin agama di Yerusalem. Mereka mengatakan bahwa Tuhan adalah Bapa mereka. Walaupun mereka mengatakan demikian, hati mereka penuh dengan kejahatan karena mereka membenci Yesus dan ingin membunuh-Nya. Yesus tahu apa yang ada di dalam hati mereka sehingga Ia berkata kepada mereka.

"Jikalau Tuhan adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Tuhan...." Yohanes 8:42

Ketika Yesus mengatakan, "JIKALAU Tuhan adalah Bapamu...." Ia bermaksud menunjukkan dengan jelas bahwa Tuhan bukanlah Bapa mereka. Agar lebih jelas lagi, Ia menyatakan kepada mereka siapa bapa mereka yang sebenarnya. Ia berkata dengan tegas, "IBLIS-lah yang menjadi bapamu...." Yoh. 8:44. Jadi dengan perkataan lain, bukan Tuhan yang menjadi Bapa mereka, melainkan Setan.

Demikian pula hal ini berlaku kepada setiap orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Namun seseorang tidak harus terus berada di dalam keluarga Setan karena Tuhan Yesus telah menyediakan jalan bagi kita semua untuk menjadi anak Tuhan. Alkitab menyebut hal ini sebagai "kelahiran baru". Mari kita coba memahami artinya.

1. DEFINISI

Kelahiran baru adalah tindakan rahasia Allah di dalam diri manusia melalui firman dan Roh dimana Allah menanamkan dasar kehidupan rohani yang baru yang terjadi seketika dan sekaligus, melahirkan sebuah kehidupan yang menggerakkan ke arah Allah sehingga memiliki persekutuan dengan Allah dan memperoleh hidup yang kekal.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipahami dalam kelahiran baru:

  1. Kelahiran baru bukanlah menyingkirkan, membuang atau menyulap natur lama manusia sehingga natur lama menjadi hilang atau tidak ada dan menggantikan dengan natur yang baru sehingga manusia tidak dapat berbuat dosa lagi.

  2. Kelahiran baru bukanlah perbaikan/reparasi natur jiwa lama manusia (pikiran, emosi, kehendak) sedikit demi sedikit menuju kepada kesempurnaan.

  3. Kelahiran baru terjadi seketika dan sekaligus (tidak bertahap/ sedikit demi sedikit dan hanya satu kali/tidak berulang kali).

  4. Natur jiwa lama manusia masih ada ketika seseorang dilahirkan baru. Prinsip kehidupan baru yang Allah tanamkan itulah yang akan mempengaruhi pikiran, emosi dan kehendak manusia.

  5. Terjadinya kelahiran baru merupakan karya rahasia Allah semata yang tersembunyi dari manusia, sesuatu yang kita tidak ketahui (Bdk. Yoh. 3:8). Kita hanya dapat melihat akibatnya saja.

2. PERLUNYA KELAHIRAN BARU

Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat kerajaan Allah." Yohanes 3:3

Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah." Yohanes 3:5

Dari dua ayat tersebut di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah, manusia perlu mengalami kelahiran baru. Jadi, kelahiran baru merupakan syarat yang mutlak untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah. Tanpa kelahiran baru, manusia akan binasa. Mengapa demikian? Karena tanpa kelahiran baru dari Firman dan Roh, manusia akan tetap tinggal di dalam Adam dan berada dibawah murka Allah. Itulah perlunya kelahiran baru bagi setiap orang. Tidak ada cara lain untuk keluar dari keluarga Adam kecuali menjadi keluarga Allah dimana Kristus sebagai Kepalanya dan memiliki hidup yang kekal kecuali melalui kelahiran baru.

3. KELAHIRAN BARU ADALAH SEMATA-MATA PEKERJAAN TUHAN

Alkitab mengatakan kepada mereka yang menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat bahwa mereka telah dilahirkan kembali "bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Tuhan." Yohanes 1:13

Kelahiran baru itu adalah bukan "dari darah." Ini berarti kelahiran baru itu tidak diterima atau diperoleh dari orang tua kita. Keselamatan itu tidak diwariskan melalui keturunan. Dengan perkataan lain, tidak ada seorangpun yang dilahirkan ke dunia ini langsung menjadi orang Kristen. Mempunyai ibu-bapa Kristen merupakan suatu hal yang indah. Namun hal ini tidak dapat menjadikan Anda anak Tuhan. Masing-masing kita harus dilahirkan secara perseorangan (pribadi) ke dalam keluarga Tuhan.

Kelahiran baru adalah bukan "dari keinginan daging." Ini berarti tidak ada seorangpun yang dapat menjadikan dirinya sebagai anak Tuhan dengan usahanya sendiri. Kehidupan kekal tidak dapat diusahakan tetapi harus diterima sebagai pemberian atas karunia secara cuma-cuma dari Tuhan.

Kelahiran baru adalah bukan "dari keinginan seorang laki-laki." Ini berarti tidak ada pengkhotbah atau pendeta yang dapat menjadikan Anda sebagai anak Tuhan. Tidak ada upacara gereja seperti perjamuan kudus atau pembaptisan yang dapat menjadikan Anda sebagai anak Tuhan. Menjadi anggota gereja pun tidak dapat menjadikan Anda sebagai orang Kristen. Kelahiran baru adalah "dari Tuhan." Alkitab mengatakan:

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Tuhan, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." Efesus 2:8, 9

4. KELAHIRAN BARU ADALAH OLEH FIRMAN DAN ROH

Tak seorangpun yang dapat dilahirkan baru tanpa mendengar dan percaya kepada Firman Tuhan. Tidak ada seorang pun yang dapat dilahirkan baru tanpa pekerjaan Roh Kudus. Kelahiran baru itu adalah pekerjaan Roh Kudus yang menggunakan Firman Tuhan. Roh Kudus menggunakan Firman Tuhan untuk menunjukkan kepada kita bahwa kita adalah orang berdosa yang memerlukan seorang Juruselamat. Roh Kudus juga menggunakan Firman Tuhan yang sama untuk menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Juruselamat yang kita perlukan. Ia telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia. Berikut ini dua ayat Alkitab yang menjelaskannya:

"Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Tuhan yang hidup dan yang kekal." 1 Petrus 1:23

"Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh." Yohanes 3:6

5. KARYA TUHAN DALAM KELAHIRAN BARU.

Tuhan melakukan banyak hal yang indah ketika kita dilahirkan baru. Berikut ini adalah diantaranya:

  1. Tuhan Menempatkan Kita Dalam Keluarga Kristus

    Apa artinya? Artinya adalah kita tidak lagi berada di dalam Adam melainkan di dalam Kristus. Semua orang yang belum dilahirkan baru, mereka berada di dalam Adam, mewarisi dosa Adam dan berada di bawah penghukuman. Ketika seseorang dilahirkan kembali, Tuhan mengeluarkannya dari kedudukannya sebagai keluarga Adam dan diangkat menjadi anak-Nya Yoh. 1:12, 13, masuk dalam keluarga Allah dimana Kristus sebagai Kepala.

  2. Tuhan Memberikan Roh yang Baru Kepada Kita

    Ia juga mengaruniakan kepada kita Roh-Nya untuk tinggal di dalam roh kita yang baru itu. Ini disebut kelahiran kembali. Satu hal yang perlu dijelaskan di sini adalah bahwa sifat lama kita tidak dimusnahkan atau disingkirkan ketika kita dilahirkan baru, melainkan Ia memberikan Roh-Nya kepada kita untuk dapat menang atasnya. Sifat lama kita tidak akan disingkirkan sampai Yesus datang untuk membawa kita bersama-Nya di Surga. Namun dengan berdiamnya Roh Kudus di dalam kita maka kita dapat mengatasi atau mengalahkan sifat manusia lama kita yang berdosa ini.

  3. Tuhan Mengaruniakan Kehidupan Yang Kekal Kepada Kita

    Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah." Yohanes 3:5. Ayat ini memberikan jaminan bagi seseorang yang telah dilahirkan baru untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah, artinya ialah hidup kekal bersama Allah dalam kerajaan Sorga.

6. BAGAIMANAKAH KITA TAHU BAHWA KITA SUDAH MENGALAMI KELAHIRAN BARU?

Masing-masing kita perlu memastikan apakah kita benar-benar telah mengalami kelahiran baru atau belum. Tuhan telah memberikan beberapa cara agar kita dapat mengetahuinya dengan pasti. Ada tiga hal yang membuktikannya:

  1. Kesaksian Roh Kudus

    Ketika kita dilahirkan baru, Roh Tuhan datang dan diam di dalam kita dan memberi kesaksian bersama dengan roh kita bahwa kita adalah anak Tuhan. Alkitab mengatakan:

    "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Tuhan." Roma 8:16

    Hal ini bukanlah sesuatu yang dapat dijelaskan atau dibuktikan kepada orang lain namun kita sendiri secara pribadi dapat mengetahuinya secara pasti.

  2. Firman Tuhan

    Ketika kita dilahirkan baru, Roh Tuhan akan menjadikan Firman Tuhan itu nyata di dalam hati kita dan kita akan dapat mengetahui dari Firman Tuhan bahwa kita telah diselamatkan. Alkitab mengatakan,

    "Semuanya itu telah kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." 1 Yohanes 5:13

  3. Tingkah laku kita

    Ketika kita benar-benar dilahirkan baru, tingkah laku atau tindakan kita akan berubah. Kita mau mentaati Tuhan dan AnakNya, Yesus Kristus. Kita mulai menyukai hal-hal yang benar dan baik dan membenci apa yang salah. Kita juga akan memiliki kasih terhadap orang-orang yang belum diselamatkan dan ingin supaya mereka juga dapat diselamatkan. Selain itu, kita juga akan mengasihi orang- orang Kristen yang lain. Alkitab mengatakan: "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita...." 1 Yohanes 3:14

Semua hal ini akan terjadi karena kita telah mengalami kelahiran baru. Sudahkah ANDA mengalami kelahiran baru?


Akhir Pelajaran (DIK-P07)


DOA

"Tuhan, terima kasih karena telah membuka jalan bagi saya untuk menjadi anak-Mu dan memanggil Engkau 'Bapa.' Hiduplah di dalam saya. Dalam Nama Yesus saya berdoa." Amin

[Catatan: Pertanyaan Latihan ada di lembar lain.]