TUKANG ASONGAN SETIA BACA ALKITAB

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Ada satu keponakan yang menyampaikan kesaksian mengenai apa yang ditemui ketika dia sedang di jalan. Sebuah pemandangan iman yang sangat langka, bahkan bagi orang-orang yang mengaku dirinya pengikut Kristus, yaitu : setia membaca Alkitab, di mana pun berada. Ini kisahnya :

-----

(#DeoKristady) -- Tadi sore pas mau ke GI (Grand Indonesia), lewat JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) halte bundaran HI (Hotel Indonesia) saya ketemu abang-abang jualan asongan di JPO lagi baca Alkitab.

Saya samperin dan beli dagangannya dan saya ajak cerita-cerita. Dia cerita pertama kali ikut Tuhan Yesus karena keluarganya yang broken home, dianya gak diurusin lagi sama keluarganya.

Dulu dia belum kenal Tuhan Yesus. Dia lalu tertarik ikut kebaktian di GBI. Sejak itu dia mulai tertarik untuk baca Alkitab dan ikut Tuhan Yesus dan dibaptis tahun 2012. Sejak itu dia jualan sambil baca Alkitab sampai sekarang.

Kata dia pas jualan banyak orang yang lewat JPO lihat dia baca Alkitab dan nganggepnya aneh, tapi dia cuek aja.

Dia cerita tentang ayat Alkitab, tentang iman, kasih dan pengharapan, perumpamaan-perumpamaan, cerita Petrus, Daud, Musa. Dia hapal ayat-ayat Alkitab dan Firman Tuhan. Dia juga cerita kalau hidupnya sebelum ikut Tuhan Yesus berbeda jauh setelah ikut Tuhan. Dulu dia suka melakukan hal duniawi, setelah itu gak melakukannya lagi.

Walaupun dia hidupnya berkekurangan, tapi dia selalu bahagia, gak peduli sama harta benda yang dia miliki. Dia bilang apa yang dia makan hari ini adalah pemberian dari Tuhan yang sudah dicukupkan.

Ada satu hal lagi, walaupun dia umurnya hampir 40-an, tapi dia kelihatan masih muda dan gak pucat, karena hidupnya selalu bahagia karena sudah ikut Tuhan Yesus.

Saya salut karena walaupun dia hidup berkekurangan, dia selalu mau baca Firman Tuhan dan percaya sama Firman Tuhan.

Yang selalu saya ingat dari ceritanya, dia selalu pegang Firman Matius 23:12 - “Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

---

(2 Petrus 1:19) "Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu."

(Markus 8:38) "Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."

(Amsal 15:13) "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri"

* * * * *