SYK-Pelajaran 04

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Loading
Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS?
Nama Pelajaran : Yesus adalah Juru Selamat dan Tuhan
Kode Pelajaran : SYK-P04

Pelajaran 04 - YESUS ADALAH JURU SELAMAT DAN TUHAN

Daftar Isi

  1. Yesus adalah Juru Selamat
    1. Yesus adalah Satu-satunya Juru Selamat
    2. Yesus Menyelamatkan Kita dari Dosa
    3. Yesus Menyelamatkan Kita untuk Hidup Melayani Allah
  2. Yesus adalah Tuhan
    1. Arti Kata "Tuhan"
    2. Yesus adalah Tuhan Atas Setiap Orang Kristen
    3. Orang-orang Kristen Harus Mematuhi Yesus Sebagai Tuhan
    4. Pada Hari Terakhir Semua Manusia akan Mengakui Yesus Sebagai Tuhan

Doa

YESUS ADALAH JURU SELAMAT DAN TUHAN

  1. Yesus adalah Juru Selamat

    Ayat Hafalan:

    "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Matius 1:21).

    Dalam pelajaran yang pertama, anda telah belajar tentang apa yang dilakukan Yesus untuk menyelamatkan kita. Dia mati sebagai Anak Domba Allah karena dosa-dosa kita. Itulah sebabnya kita menyebut-Nya sebagai "Juru Selamat." Kini anda akan belajar khusus tentang Yesus sebagai Juru Selamat dan keselamatan yang diberikan-Nya dengan cuma-cuma bagi semua orang yang bertobat dari dosa-dosa mereka dan percaya kepada- Nya.

    1. Yesus adalah Satu-Satunya Juru Selamat

      Beberapa orang dari kalangan Kristen sering mengajukan pertanyaan seperti ini: "Bagaimana nasib orang dari agama lain seperti Islam, Hindu, Budha, dsb? Akankah mereka diselamatkan? Bagaimana kalau hidup mereka lebih baik dari orang Kristen?" Alkitab memberi jawaban: "Tidak, Yesus, Anak Allah adalah satu-satunya Pribadi yang dapat menyelamatkan."

      Misalnya ada seseorang yang ingin pergi dari satu kota ke kota lain. Hanya ada satu jalan agar tiba di sana. Orang itu menjadi bingung ketika dia mulai mempersiapkan perjalanannya. Dalam kebingungannya, dia memilih jalan yang salah. Dia dengan tulus percaya bahwa dia berjalan di jalan yang benar. Walaupun dia tulus, dia tidak akan pernah tiba di tempat yang ingin dituju. Banyak orang seperti itu, mereka bersungguh-sungguh tulus tapi mereka keliru. Dalam Amsal 14:12 kita membaca, "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut."

      Yesus membuat hal itu menjadi sangat jelas yaitu bahwa tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Allah, kecuali melalui-Nya (Yohanes 14:6). Dalam Kisah Para Rasul 4:12 juga dikatakan, "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

      Ayat Alkitab di atas mengajarkan bahwa jika seseorang percaya di jalan yang lain dari Yesus Kristus untuk keselamatan, orang itu salah jalan.

    2. Yesus Menyelamatkan Kita Dari Dosa

      Hal berikut yang harus anda mengerti tentang Yesus sebagai Juru Selamat ialah Yesus menyelamatkan manusia dari dosa. Beberapa orang percaya, bahwa jika mereka menjadi seorang Kristen, mereka diselamatkan dari semua penyakit dan kesusahan/kesulitan. Sehingga ketika mereka sakit atau mengalami kesulitan, mereka merasa bahwa Yesus telah gagal melakukan hal-hal yang seharusnya Dia lakukan untuk mereka. Ini karena mereka tidak mengerti maksud Yesus sebagai Juru Selamat. Bila kita membaca dalam Alkitab tentang kehidupan murid-murid Yesus, kita mengamati bahwa mereka juga menderita berbagai kesulitan. Beberapa orang dipukuli. Beberapa orang yang lain dipenjarakan. Bahkan beberapa orang dibunuh. Kesulitan-kesulitan mereka alami karena mereka menjadi pengikut Yesus. Jadi bukan karena kejahatan mereka. Mereka tidak mengeluh. Mereka menyadari bahwa Yesus telah menyelamatkan mereka dari dosa-dosa mereka dan mereka telah mempunyai tempat tinggal yang kekal di sorga bersama Dia. Sekarang pikirkan tentang dosa ini.

      1. Yesus Menyelamatkan Dari Hukuman Dosa.

        "Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal" (Matius 25:46). Bacalah Lukas 16:19-31; Wahyu 20:11-15. Dalam ayat-ayat ini, anda akan belajar bahwa di sana ada satu tempat hukuman yang mengerikan untuk selama- lamanya bagi setiap orang yang menolak jalan Tuhan. Hukuman kekal bagi orang berdosa. Yesus mati di atas kayu salib dan menderita menggantikan posisi kita sebagai orang berdosa sehingga kita tidak harus menanggung penghukuman dosa-dosa kita. Kita memahami bahwa Yesus menyelamatkan kita dari hukuman dosa.

      2. Yesus Menyelamatkan Kita Dari Kuasa Dosa.

        Orang-orang yang mencoba melepaskan dosa dari kehidupannya, segera menyadari bahwa dosa mempunyai kuasa yang sangat besar. Mereka menyadari bahwa mereka tidak memiliki kekuatan menjauhkan dosa-dosa tersebut. "Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik" Roma 7:18. Ketika seseorang menjadi orang Kristen, Yesus menyelamatkan dari kuasa dosa. Yesus menaruh Roh Kudus ke dalam hati orang Kristen. Dengan demikian orang Kristen mendapat kemenangan atas dosa karena kuasa Yesus di dalam dirinya (Filipi 4:13).

      3. Yesus Menyelamatkan Kita Dari Dosa.

        Seorang yang bukan Kristen mencintai dosa. Dia mencari jalan untuk berbuat dosa, mungkin dia suka bir, suka judi, dosa seks, atau beberapa dosa-dosa lainnya. Bila tidak ada kesempatan melakukan dosa, ia tidak merasa bahagia. Itulah orang yang belum percaya.

        Berbeda halnya dengan orang-orang Kristen. Dia memiliki hati nurani yang baru. Dia rindu melakukan kehendak Allah dalam hidupnya. Oleh karena itu dosa menjadi masalah besar baginya. Tapi suatu hari Yesus akan menyelamatkan semua orang Kristen dari dosa dan semua kesulitan yang disebabkan oleh dosa. Yesus akan membawa orang-orang Kristen hidup bersama-Nya di Sorga selama-lamanya. Di dalam Sorga tidak akan ada lagi penyakit, kesedihan, kematian, kelaparan atau kesusahan. Bacalah Wahyu pasal 21 dan 22. Ayat-ayat tersebut akan menolong anda memahami bahwa semua orang akan bersukacita dan bahagia di tempat yang Allah sudah sediakan bagi anak-anak-Nya.

    3. Yesus Menyelamatkan Kita Untuk Hidup Melayani Allah

      Sebagai Juru Selamat, Yesus mengerjakan lebih dari sekedar menyelamatkan kita dari dosa. Dia menyelamatkan kita dengan satu tujuan agar kita hidup menyenangkan Allah. Suatu hari seorang Pendeta berbicara dengan beberapa orang tentang dosa yang biasa mereka lakukan, yaitu suatu dosa yang telah mereka perbuat cukup lama. Mereka tidak menyadari bahwa dosa itu sangat jelek di mata Allah. Pendeta tersebut menjelaskan tentang kesungguhan dosa-dosa itu. Setelah mendengarnya, salah seorang dari mereka berkata kepada Pendeta tersebut, "Tapi yang harus kami miliki yaitu hati nurani yang baru sebelum kami mampu melakukan apa yang Pendeta ajarkan."

      Itulah yang Yesus lakukan bagi setiap orang bila Dia menyelamatkannya. Dia memberikan suatu kehidupan dan hati nurani yang baru. Pernyataan tersebut tertulis dalam 2 Korintus 5:17, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang!"

      Pada saat seseorang memiliki hati yang baru, dia akan rindu melakukan kehendak Allah. Ada seorang laki-laki yang sangat berdosa. Dia telah melakukan banyak kejahatan dan bila dia bertemu dengan orang di jalan, orang takut padanya. Suatu malam laki-laki tersebut membuka hatinya bagi Yesus. Dia mempercayai Yesus untuk keselamatannya. Dia meninggalkan teman-teman yang jahat dan cara hidupnya yang jahat. Kemudian dia bersaksi kepada orang lain tentang Yesus dan bagaimana mereka juga dapat diselamatkan. Allah memakai laki-laki tersebut secara ajaib setelah dia menerima Yesus sebagai Juru Selamatnya.

      Rasul Paulus menuliskan kepada orang-orang Kristen di Korintus dan mengatakan hal ini kepada mereka, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, - dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu " (1 Korintus 6:19-20).

      Jadi, setiap orang yang hidupnya sudah diselamatkan oleh Yesus, seharusnya mereka memberikan hidupnya hanya untuk melayani Allah dan bukan melayani dosa lagi.

  2. Yesus adalah Tuhan

    Ayat Hafalan:

    "Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus" (Kisah Para Rasul 2:36).

    Selanjutnya dalam pelajaran ini, Anda juga akan mempelajari kebenaran agung lain yang berhubungan dengan Yesus. Anda akan mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebagai Tuhan, Yesus sendiri berkata bahwa setiap orang yang mau mengikut Yesus, ia harus menyangkal diri dan memikul salib. Tertulis dalam Lukas 9:23. Yesus menyampaikan kata-kata tersebut agar setiap orang yang ingin mengikuti-Nya mengerti bahwa kekristenan bukanlah sesuatu yang mudah. Kadang-kadang pengikut- pengikut (orang yang percaya kepada) Yesus akan menghadapi bahaya besar. Yesus sendiri menghadapinya sampai akhirnya pada kematian yang paling menyakitkan - mati di atas kayu salib. Sebagai pengikut- pengikut Yesus, kita harus bersedia berjalan di jalan Tuhan dan melakukan kehendak Allah berapapun harga yang harus di bayar.

    1. Arti Kata "Tuhan"

      Dalam Alkitab kata "Tuhan" mempunyai arti yang kuat. Tuhan lebih dari sekedar gelar yang diberikan kepada seseorang. Penggunaan kata "Tuhan" dalam Alkitab berarti bila seseorang adalah tuan atas sesuatu, maka sesuatu itu adalah kepunyaannya dan dia mempunyai kuasa penuh atasnya. Dia dapat memperlakukan benda-benda tersebut sesuai dengan kehendaknya.

      Jika anda membeli sebuah sepeda, anda menjadi pemilik atas sepeda itu, anda mempunyai kuasa tentang bagaimana sepeda digunakan dan yang akan dilakukan terhadap sepeda itu. Sama seperti hal itu, pikirkanlah tentang ke-Tuhanan Yesus Kristus.

    2. Yesus adalah Tuhan atas Setiap Orang Kristen

      Ada dua alasan mengapa Yesus adalah Tuhan atas setiap orang Kristen:

      Yesus adalah Tuhan atas setiap orang Kristen karena Dia telah membayar harga untuk menyelamatkan setiap orang Kristen dari dosa dan penghukuman kekal karena dosa. Dalam 1 Korintus 6:19-20 kita membaca ayat-ayat ini, "Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" Beberapa ayat-ayat lain berkaitan dengan hal ini ditemukan dalam 1 Petrus 1:18-19. Jadi, anda dapat melihat bahwa Yesus berkuasa atas kehidupan setiap orang Kristen karena Yesus telah membeli orang itu dengan kematian-Nya di atas kayu salib.

      Yesus adalah Tuhan atas setiap orang Kristen karena setiap orang yang telah bertobat dan menerima Yesus sebagai Juru Selamat-Nya juga menerima-Nya sebagai Tuhan. Satu hal yang harus dikerjakan orang Kristen pada masa Perjanjian Baru adalah mengakui Kristus sebagai Tuhan mereka (Roma 10:9). Anda juga akan melihat bahwa semua orang Kristen menyadari ke-Tuhanan Yesus ketika mereka membaca dalam 1 Korintus 8:6.

    3. Orang-Orang Kristen Harus Mematuhi Yesus Sebagai Tuhan

      Beberapa orang mau mengakui Yesus sebagai Tuhan hanya dengan mulut mereka saja. Yesus tidak menerima pengakuan seperti ini. Dalam Lukas 6:46, Yesus mengajukan satu pertanyaan, "Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?" Yesus berbicara lagi mengenai hal ini dalam Matius 7:21. Yesus menginginkan orang yang sungguh-sungguh menerima-Nya sebagai Juru Selamat dan juga sebagai Tuhan dalam seluruh hidupnya. Apabila seorang Kristen mengetahui kehendak Allah tentang kehidupannya, dia akan mencoba melakukannya. Sebab tidak mungkin kita mengungkapkan semua hal yang Tuhan Yesus ingin kita lakukan. Berikut ini ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang Kristen.

      1. Yesus ingin orang Kristen mengakui-Nya sebagai Juru Selamat dan Tuhan. Orang Kristen seharusnya tidak malu mengakui Yesus. "Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10: 32-33).

      2. Yesus ingin orang Kristen hidup dalam jalan yang akan menyebabkan orang bisa memuliakan Allah. "Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagi pula orang tidak menyalakan di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya" (Matius 5:14-16).

      3. Pekerjaan dan peranan setiap orang Kristen harus sesuai dengan kehendak Allah. "Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah" (1 Korintus 10:31).

      4. Yesus mempunyai rencana bagi pernikahan setiap orang Kristen dan bagaimana dia seharusnya hidup di rumahnya. Orang Kristen harus membaca Alkitab dan mempelajari serta melakukannya. "Hai anak-anak taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu - ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan" (Efesus 6:1-4). Bacalah juga Efesus 5:22-33.

      5. Yesus seharusnya menjadi Tuhan atas uang orang Kristen. Sepersepuluh dari uang orang Kristen seharusnya diberikan untuk pekerjaan Tuhan (Ibrani 7:8). Sisa uang yang ada haruslah digunakan dengan cara yang akan menyenangkan Allah.

      6. Yesus harus menjadi Tuhan atas waktu orang Kristen. Orang Kristen seharusnya tidak melakukan kesibukan sampai menyita waktu untuk membaca Alkitab (2 Timotius 2:15). Untuk berdoa, bacalah Matius 26:41, "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." Dan mengikuti ibadah di Gereja, "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat" (Ibrani 10:25).

      7. Yesus ingin agar setiap orang Kristen memberitakan kepada orang lain tentang Dia dan tentang jalan keselamatan. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Matius 28:19-20).

      8. Yesus ingin setiap orang Kristen dibaptis dan aktif di Gereja. Bacalah dalam Kisah Para Rasul 2:37-47, bagaimana orang-orang yang diselamatkan melakukan hal ini pada jaman Perjanjian Baru.

    4. Pada Hari Terakhir Semua Manusia Akan Mengakui Yesus Sebagai Tuhan

      Memang benar banyak orang menolak untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan mereka. Beberapa orang menertawakan orang Kristen yang hidup sesuai kehendak Tuhan Yesus Kristus. Suatu hari kelak orang-orang ini akan menyadari kesalahan mereka. Bacalah dalam kitab Filipi 2:5-11. Mereka akan muncul di hadapan Yesus ketika mereka berdiri di hadapan Allah untuk dihakimi. Mereka akan melihat Yesus sedang duduk di atas takhta dan siap sedia untuk menghakimi mereka. Maka mereka akan mengetahui kekeliruan besar mereka. Tapi waktu bertobat telah berlalu. Pada hari terakhir, Tuhan Yesus akan menerima setiap orang yang menerima-Nya sebagai Juru Selamat dan Tuhan ketika mereka masih hidup di dunia.



Akhir Pelajaran (SYK-P04)

Doa

"Tuhan Yesus, aku bersyukur bisa mengenal Engkau sebagai satu-satunya Juru Selamat yang ada di muka bumi ini. Hidupku kini telah menjadi milik-Mu. Dengan demikian, Engkau adalah Tuhan, yaitu Pribadi yang memiliki seluruh keberadaan dalam hidupku. Aku mau agar hidupku ini Engkau pakai untuk menjadi alat bagi-Mu. Amin"

[Catatan: Pertanyaan Latihan ada di lembar lain.]

Taxonomy upgrade extras: