PERASAAN ORANG KUDUS DI SURGA

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Loading

Sekali orang masuk ke surga atau merasakan suasana surga, mereka SAMA SEKALI tidak ingin kembali lagi ke dunia yang penuh penderitaan. Orang kudus yang ada di surga masih ingat tentang semua keluarga atau orang-orang yang mereka kasihi di dunia, tetapi sudah melupakan semua penderitaan dan kesengsaraan selama hidup di dunia.

Ketika anak Tuhan memahami surga yang begitu nyata, itu akan menjadi tujuan hidup utama, karena tidak tergantikan oleh hal apa pun. Bahkan Tuhan Yesus menyatakan, bahwa orang akan menjual segala miliknya dan tidak akan melepaskan “kerajaan surga” yang ditemukan.

Tujuan utama Tuhan Yesus turun ke dunia, menderita dan mati di kayu salib adalah supaya orang berdosa yang seharusnya masuk neraka, bisa diselamatkan dan masuk surga. Begitu juga hal kematian orang-orang yang kita kasihi, itu sepenuhnya otoritas Tuhan yang mengetahui masa dan waktu. Sekarang meninggal dan masuk surga sangat lebih baik dibandingkan dengan diberi kesempatan hidup dan sembuh, tapi di akhirnya kalah dalam pertandingan iman dan masuk neraka.

Satu kali ada hamba Tuhan yang menderita sakit parah. Ketika dilayani dan didoakan, ternyata dia terlibat dalam perdukunan. Kemudian dia mau melepaskan semua jimat dan ikatan roh setan yang dimiliki dan setelah itu dia disembuhkan secara ajaib oleh Tuhan. Setelah dilayani, kita membimbing dia untuk setia membaca Alkitab, menjaga kekudusan hidup dan melakukan Firman Tuhan. Tetapi dia malas untuk melakukan langkah iman dan kembali ke hidup yang lama. Akhirnya dia menderita sakit yang lebih parah, sampai meninggal. Pada saat itu Tuhan Yesus menunjukkan bahwa rohnya diseret oleh setan-setan masuk ke neraka.

(Lukas 11:24-26 -- "Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.")

Sebagai orang beriman kita harus mengucap syukur kalau ada orang-orang yang kita kasihi meninggal masuk ke surga, karena itu adalah kerinduan utama dari Tuhan Yesus sendiri. Justru pihak yang paling sengsara adalah kita yang masih hidup di dunia yang penuh dengan berbagai penderitaan dan dukacita. Termasuk kita setiap hari harus memikul salib dan mengikut Tuhan Yesus untuk akirnya bisa masuk ke surga, bertemu dengan orang kudus yang lebih dahulu meninggal.

Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.

GBU
(Indriatmo)

* * * * *

Komentar