Shalom
Seringkali kita merasa kesulitan jika menghadapi orang tua terutama lansia yang memerlukan perawatan khusus, sementara kita tidak memahami apa yang diinginkan. Pada saat itu yang biasanya terjadi adalah anak-anak merasa frustrasi dan sebaliknya orang tua emosinya tidak stabil dan selalu marah-marah.
Untuk menjembatani masalah tersebut, Tuhan Yesus memberikan satu solusi yaitu FirmanNya untuk menjamah dan mengubahkan hati orang tua dan anak-anak, sehingga dipenuhi damai sejahtera dan sukacita. Bahkan kuasa Firman Tuhan juga berkuasa memulihkan keadaan tubuh yang sudah lemah menjadi sehat.
Di bawah ini ada kesaksian mengenai Firman yang memberikan kedamaian dan kesembuhan bagi orang tua yang dirawat oleh keluarganya. Kesaksian selanjutnya adalah mengenai tangan Tuhan yang bekerja secara ajaib, sehingga anak Tuhan tidak ketinggalan mobil jemputan.
Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.
Maranatha!
(Indriatmo)
http://pesta.sabda.org/blog/555
* * * * *
Nn L 2013/02/15 17:09 wrote:
Syalom pak Atmo.
Pak, saya sangat mengimani bahwa doa itu berkuasa, terlebih lagi doa Firman. Saya sering mempraktekkannya secara pribadi maupun dalam pelayanan. Dan saya alami kuasa doa itu nyata. Saya pun mempraktekkan Petir Firman untuk mama saya yang berusia lebih dari 80 tahun.
Beliau tinggal sama saya, sudah lumpuh dan tidak bisa bicara jelas karena stroke. Waktu pertama kali ikut saya setelah dia kena stroke (sebelumnya ikut kakak saya), dia masih bisa berjalan hanya bicaranya yang tidak jelas. Tapi emosinya tak terkendali. Dia suka menangis sambil teriak-teriak, bicara seperti orang mengomel/ marah-marah tapi satu pun saya tidak mengerti kata-katanya. Tante saya yang dokter mengatakan, hal tersebut karena otak yang berfungsi mengendalikan emosinya rusak. Saya hanya bisa doakan mama saya dan bacakan firman Tuhan buat dia. Puji Tuhan, emosinya sedikit reda, dia tidak lagi 'mengamuk' tidak karuan seperti awal-awal dia ikut saya.
Tidak lama dia ikut saya, dia jatuh, tulangnya pinggulnya bergeser dan tulang pahanya patah. Saya waktu itu tidak tahu kalau patah, jadi saya panggil tukang pijit untuk pertolongan pertama, ternyata malah pahanya semakin bengkak, biru lebam. Saya agak panik. Suami sedang di luar kota, anak saya yang besar yang bisa setir mobil juga masih di luar negeri. Dengan bantuan pemuda gereja, saya bawa ke dokter dan di-rontgen, ternyata tulang patah dan geser.
Mama saya kesakitan kalau salah bergerak sedikit. Padahal setiap hari saya harus memasang diapersnya. Menurut dokter, bisa dioperasi tapi kemungkinan untuk bisa berjalan lagi hasilnya 50-50. Dan biaya operasinya puluhan juta, tidak terjangkau buat saya. Akhirnya saya memutuskan untuk merawat mama saya sendiri.
Setiap hari kakinya saya kompres dengan air panas, saya balur dengan tumbukan jahe, serai, minyak urut. Saya bebat dengan kain. Puji Tuhan bengkaknya sudah mulai turun dan biru-birunya hilang. Setiap malam saya ajak mama saya untuk membaca Firman Tuhan, berdoa dan menyembah.
Suatu malam, saat kami sedang menyembah, tiba-tiba kaki mama saya yang patah bergerak sendiri, bergetar seperti dialiri aliran listrik. Mama saya heran tapi saya mengerti bahwa Roh Kudus sedang bekerja memulihkan beliau.
Puji Tuhan, besok paginya, mama saya tidak merasakan sakit lagi kalau bergerak, bisa bangun dari tempat tidur dan duduk di toilet, walaupun tidak bisa jalan. Tapi saya bersyukur karena tidak sakit lagi sehingga mudah untuk merawat beliau dan pergi ke kamar mandi.
Sekarang beliau memakai kursi roda, tapi bisa naik turun sendiri dari ranjang untuk duduk di kursi rodanya. Bahkan beliau bisa jalan dengan merambat pada tembok walaupun tidak bisa jauh. Memang saya harus terus menerus mendoakan beliau dan juga membacakan Firman Tuhan dengan Petir Firman.
Tuhan Yesus memberkati.
* * * * *
Mr Fr 2013/02/27 08:08 wrote:
Kasih Tuhan sungguh luar biasa. Setelah doa Pelepasan dan melakukan Langkah Iman, Tuhan menyatakan kebesaran kuasaNya dalam kehidupan ku sehari-hari. Melalui doa Petir Firman yang Om Atmo ajarkan, saya terus praktekan dalam kehidupan dan aktifitas saya, sungguh luar biasa dan ajaib perbuatan Tuhan.
Kemarin, saya bingung, karena pagi ketika saya prepare untuk pergi kerja, nenek minta tolong untuk diantarkan ke warung, pada saat itu posisi sudah pukul 05:50. Saya tahu, jika saya mengantarkan nenek ke warung, maka saya akan ketinggalan jemputan kerja. Saya terus berdoa Petir Firman dan menyembah Tuhan dengan pujian. Ajaibnya, ibu saya yang biasa pergi ke warung siang, tiba-tiba turun dari lantai 2 dan berbicara, "Nenek biar sama ibu saja." Puji Tuhan, Tuhan beri pertolongan.
Saya bergegas berangkat kerja dengan teman saya. Tapi jam di tangan menunjukkan pukul 06:15. Saya gelisah sekali, karena jemputan sudah datang dan langsung berangkat. Saya terus berdoa Petir Firman dan memuji Tuhan, dan akhirnya saya tiba di tempat di mana biasanya semua karyawan menunggu mobil jemputan. Puji Tuhan, ternyata mobil jemputan baru saja tiba.
Setelah saya tanya pak supir, ternyata beliau bilang bahwa tadi ban mobil bocor, jadi menambal ban dulu. Bersyukur sekali, karena Tuhan menolong saya. Sungguh luar biasa pertolonganNya.
* * * * *
BERPERANG DENGAN FIRMAN: PETIR FIRMAN
(www.pesta.org/node/1524)
Ada satu senjata perang Allah yang canggih dan dahsyat yang dibagikan Tuhan Yesus di akhir jaman ini yaitu: BERPERANG DENGAN FIRMAN! Tuhan Yesus memberikan pelajaran ini pada saat PD Yoel hari Sabtu dan Minggu melakukan pelayanan di sebuah kota di Jawa Tengah.
Ketika kita sedang melayani pelepasan dan pemulihan keluarga di RS, ada telpon dari keponakan yang menangis karena dimarahi mamanya. Kebetulan Yezki (anak saya 10 tahun) ada di rumah keluarga di depan rumah keponakan tersebut. Kita minta Yezki dengan saudara-saudaranya (usia SD) yang ada di sana untuk pergi menemui, menghibur dan mendoakan keponakan yang sedang sedih. Sesampai di sana, ketika mau masuk kamar dan berdoa mereka dimarahi mamanya - dan keponakan kembali nangis lagi ...
Kita kemudian minta mereka duduk di teras, berdoa dan setelah itu membaca Alkitab dengan diucapkan. Yezki dan saudara yang lain anak-anak SD duduk di teras, berdoa dan membaca Alkitab. Sebentar kemudian si mama yang tadinya marah-marah ini keluar kamar dan moodnya sudah baik lagi.
Ketika mereka sedang berdoa dan membaca Alkitab dengan diucapkan, kita minta Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang terjadi di dalam Roh. Pada saat anak-anak SD itu mengucapkan pembacaan Alkitab, ada selubung berwarna putih perak menyelubungi mereka. Itu adalah selubung kuasa Allah dari surga yang melindungi anak-anak yang membaca Firman Allah.
Kemudian dari selubung itu keluar petir-petir berwarna putih perak yang menyambar ke tubuh si mama yang ada di kamar. Petir itu seperti aliran setrum listrik tegangan tinggi yang menghisap habis semua kekuatan roh setan amarah yang menguasai tubuh. Petir itu terus menyambar selama ayat-ayat Alkitab dibaca dengan bersuara! Ketika kekuatan amarah habis terkena petir Firman Tuhan, maka si mama kesadarannya pulih lagi dan bersikap baik seperti semula.
Melalui kejadian tersebut, Tuhan Yesus memberikan satu pelajaran mengenai senjata kerajaan Allah yang baru, yaitu: Beperang dengan Firman. Caranya :
1. Mendoakan target.
Ucapkan doa untuk target : "Aku mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebas ... (sebutkan namanya) dengan kuasa Darah Kristus. Tuhan Yesus memberkati ... (sebutkan namanya) dengan damai sejahtera dan sukacita dari surga di dalam nama Tuhan Yesus."
2. Membaca ayat-ayat Alkitab dengan bersuara.
Ayat yang dibaca adalah pasal-pasal bacaan ayat Alkitab setahun. Dalam membaca ayat Alkitab ini harus DIUCAPKAN, supaya roh setan mendengar. Setan tidak tahu apa yang ada di dalam hati manusia, termasuk apa yang dibaca dalam hati. Tetapi pada saat diucapkan, maka roh setan mendengar dan kuasa Firman Allah akan menyerang dan melumpuhkannya.
Hal itu yang dicontoh oleh para dukun atau agama-agama dunia yang membaca mantera dengan diucapkan, atau kitab-kitabnya dibaca dengan bersuara dan dilagukan. Tidak ada dukun yang membaca mantera dalam hati atau agama-agama dunia membaca kitabnya dalam hati. Tujuannya adalah supaya roh setan yang menjadi tuannya mendengar dan melakukan seperti apa yang diminta. Roh setan tidak bisa mengetahui isi hati manusia. Yang bisa menyelidiki dan mengetahui isi hati hanyalah Roh Kudus, Tuhan Yesus dan Allah Bapa.
Silahkan mencoba sendiri kedahsyatan PETIR Firman Tuhan. Gunakan Petir Firman ini untuk membebaskan suami, istri, anak, keluarga dan orang-orang yang dikasihi. Caranya sangat simpel :
1. Doakan target.
2. Baca Firman Tuhan secara bersuara dengan memikirkan target.
Silahkan mengujinya sendiri, dan minta Roh Kudus memperlihatkan apa yang terjadi pada saat kita menyerang ikatan roh setan dengan membaca Firman Tuhan. Yang terlihat di dalam Roh sangat indah dan luar biasa.
Petir Firman ini bukan hanya melumpuhkan ikatan roh setan, tetapi sebaliknya bagi anak Tuhan Petir Firman ini memberikan perlindungan, kuasa dan damai sejahtera. Petir ini biasa dirasakan setiap anak Tuhan sebagai manifestasi hadirat Tuhan dan urapan yang turun. Rasanya seperti kesetrum, merinding yang membuat roh kita menyala-nyala.
Ada satu pengalaman lain. Tim PD Yoel pergi ke Jawa Tengah dengan naik bis. Di belakang sebelah kanan, tempat duduk seberang, ada seorang ibu duduk bersama anak perempuannya yang masih TK. Ketika bisa mulai berjalan, si ibu berbicara kepada anaknya mengenai bagaimana berdoa dan menjelaskan aturan-aturan agama -- tapi dengan suara yang sangat keras terdengar di seluruh bis. Lebay dan sangat over acting. Karena sedang bulan puasa, orang yang lain merasa nyaman saja. Tapi saya merasa terganggu dengan doa-doanya yang diucapkan keras-keras ...
Kemudian saya berdoa, mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebasnya dengan kuasa darah Kristus, serta memberkati damai sejahtera dan sukacita. Setelah itu saya mengambil BB-nya Yere dan mulai membaca Alkitab dengan diucapkan. Setelah beberapa pasal Alkitab dibaca, dia batuk-batuk dan kemudian diam seperti orang lemas. Saya meneruskan membaca Alkitab sampai ke Indramayu, tempat pemberhentian bis untuk penumpang turun makan malam gratis yang disediakan bis.
Pada saat dia batuk-batuk saya minta Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang terjadi, ternyata ada petir putih perak yang menyambar dan membuat roh setan yang mengendalikan dirinya kesakitan dan menderita. Setelah itu roh setannya loyo, yang membuat fisik ybs. juga lemas tidak bertenaga. Bahkan ketika sampai di Indramayu dia tetap duduk lemas di dalam bis, tidak turun untuk makan malam.
Petir Firman Tuhan itu kuasanya benar-benar dahsyat. Kita cukup duduk membaca Firman Tuhan, dan Firman itu berperang bagi kita. Itu sebenarnya rahasia Roh yang disampaikan Daud dalam Mazmur 119.
--(Mazmur 119:23) Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.
--(Mazmur 119:51) Orang-orang yang kurang ajar sangat mencemoohkan aku, tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu.
--(Mazmur 119:61) Tali-tali orang-orang fasik membelit aku, tetapi Taurat-Mu tidak kulupakan.
--(Mazmur 119:69) Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu.
--(Mazmur 119:95) Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu.
--(Mazmur 119:110) Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu.
--(Mazmur 119:157) Pengejar dan lawanku banyak, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu
--(Mazmur 119:161) Pembesar-pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar
Dalam pasal-pasal di atas pernyataan Daud tampak tidak masuk akal. Apapun yang dihadapi Daud tidak melakukan "counter attack", tetapi memilih membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Daud dalam Mazmur 119 memahami, bahwa pelindungan dan peperangan Roh yang paling hebat adalah Firman Tuhan itu sendiri. Dengan duduk diam membaca Firman Tuhan, maka petir-petir Firman akan menyelubungi dan melindungi, dan akan menyerang melumpuhkan setiap bahaya yang datang.
Ketika pulang pelayanan kita menggunakan pesawat terbang ke Jakarta dan saya mempergunakan waktu dari take off sampai landing untuk membaca Alkitab. Selama perjalanan ada selubung sinar putih perak yang melindungi kita di pesawat dan petir menyambar-nyambar ke target-taget yang ada di dalam pikiran untuk didoakan. Penglihatan di dalam Roh mengenai kuasa Firman Allah yang diperkatakan ini benar-benar keren dan luar biasa.
--(Yosua 1:8) Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Tetap semangat untuk melakukan Langkah Iman dan berperang dengan Firman.
Maranatha
(Indriatmo)
* * * * *