Mengubah Destiny

Setelah pelayanan hari Sabtu pagi sampai sore, malam harinya PD Yoel diundang ke daerah Bogor untuk mendoakan satu keluarga yang istrinya menderita karena ikatan roh setan. Karena sebuah keluarga, maka yang pertama kita doakan adalah kepala keluarganya - bukan istrinya.

Pada saat berdoa, ternyata Tuhan Yesus memperlihatkan keadaan roh yang aneh yaitu si suami di tangannya memegang tongkat komando warna hitam, di punggungnya ada sayap besar warna hitam dan di kepalanya ada mahkota warna hitam. Ternyata yang sedang kita doakan adalah pejabatnya setan! Memang dia sekarang orang Kristen dan melayani di gereja, tetapi dirinya terikat kutuk karena nenek moyang dan dosa pribadinya sehingga dia menjadi pejabatnya setan. Dia tidak akan diselamatkan dan pada masa tribulasi dia akan menjadi pejabat antikristus untuk membinasakan orang Kristen.

Melihat keadaan roh itu kita sempat bingung, karena dia destiny-nya adalah "binasa". Tetapi karena sekarang dia mau didoakan dan dilayani, apa pun yang terjadi kita harus rebut dan doakan. Ternyata di tengah kebingungan kita, Roh Kudus memberikan hikmat yang luar biasa, yaitu : "UBAH DESTINY-NYA!" Puji Tuhan !!!

Langsung kita diingatkan akan Lot. Dia diselamatkan bukan karena imannya, Lot destiny-nya dibinasakan oleh Allah bersama dengan Sodom Gomora. Tetapi ternyata Abraham meminta Tuhan menyelamatkan Lot, maka Lot dikeluarkan Allah dari kota yang dihancurkan. Lot selamat karena destiny-nya diubah oleh Abraham.

--(Kejadian 19:29) "Demikianlah pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di Lembah Yordan dan menunggangbalikkan kota-kota kediaman Lot, maka Allah ingat kepada Abraham, lalu dikeluarkan-Nyalah Lot dari tengah-tengah tempat yang ditunggangbalikkan itu."

Abraham bisa merubah destiny Lot karena dia orang yang hidup bergaul intim dengan Tuhan.

Sekarang ini, setiap anak Tuhan yang bertekun di dalam kekudusan hidup juga memiliki kuasa yang sama seperti Abraham untuk mengubah destiny orang-orang yang dikasihinya. Anak-anak Tuhan bisa meminta keselamatan bagi orang-orang yang ditentukan binasa seperti Abraham! Pergunakanlah kesempatan yang diberikan oleh Tuhan Yesus untuk mengubah destiny dan menyelamatkan orang-orang yang dikasihi di dalam doa peperangan.

Cara berdoanya: "Tuhan Yesus, aku meminta kepadaMu supaya merubah destiny ... (sebutkan namanya) untuk diselamatkan. Segala kutuk setan maupun manusia yang membelenggu hidupnya aku ikat dan hancurkan di dalam nama Tuhan Yesus. Untuk kutuk yang berasal dari Tuhan, ampunilah dia dan putuskanlah kutuk itu di dalam nama Tuhan Yesus. Aku mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebasnya di dalam kuasa darah Kristus. Aku menundukkan tubuh jiwa roh dan kehendak bebasmu untuk tunduk dan taat pada Firman Tuhan. Aku memeteraikan tubuh jiwa roh dan kehendak bebasnya dengan meterai kepemilikan Allah Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus. Sebagai anak Tuhan sesuai Matius 18:18, aku nyatakan bahwa destiny-mu sekarang ini sudah berubah dari orang yang ditentukan binasa, menjadi orang yang ditentukan untuk selamat. Engkau selamat dan masuk ke surga pada saat pengangkatan bertemu dengan Tuhan Yesus! Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin."

--(Matius 18:18) "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Silahkan mencoba praktek doa merubah destiny untuk suami, istri, anak dan orang-orang yang dikasihi. Itu adalah salah satu kuasa yang dberikan Tuhan kepada anak-anakNya untuk merebut secara "paksa" orang-orang yang destiny-nya binasa menjadi selamat, seperti Abraham merubah destiny Lot.

---

Satu hari ada seorang ibu yang datang untuk dilayani Pelepasan dan Pemulihan. Dia adalah seorang majelis satu gereja dan menderita sakit kanker. Dalam doa, Tuhan menunjukkan kepahitan dalam hati dan berbagai roh setan yang masuk karena pengobatan alternatif. Ketika konseling, dia mengakui memang dia mempunyai kapahitan yang parah dan selama ini berobat ke berbagai pengobatan alternatif.

Beberapa waktu kemudian kita mendapat informasi bahwa dia dirawat di RS dalam keadan koma. Kemudian kita doakan, dan dalam doa Tuhan Yesus memperlihatkan rohnya duduk diam. Ketika kita tanya kepada Tuhan, mengapa sekarang menjadi parah dan bahkan koma sudah beberapa hari, dijawab bahwa itu adalah harga yang harus dibayar oleh tubuhnya. Ada dosa-dosa dan kepahitan hati menahun yang secara fisik “memakan” tubuhnya.

--(Yakobus 1:15) "Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa, dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut."

Di dalam Roh kemudian kita doakan supaya rohnya untuk mengikuti ucapan doa kita. Mulai dari melepaskan semua pengampunan dan berkat kepada semua orang yang menyakiti hatinya. Kemudian minta ampun dosa kepada Tuhan Yesus. Dan yang terakhir menyerahkan tubuh jiwa roh dan kehendak bebas menjadi milik Allah Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus -- siap untuk bertemu Tuhan Yesus kapan saja dipanggil. Tuhan Yesus memperlihatkan, rohnya mengikuti satu persatu apa yang didoakan.

Dua hari kemudian ada informasi bahwa ibu itu sudah dipanggil Tuhan. Pada saat itu Tuhan Yesus memperlihatkan bahwa dia berada di surga sedang bercakap-cakap dengan seorang anak muda yang pernah kita layani, ibu itu sudah berubah menjadi muda, cantik, dan penuh sukacita ...

Ini adalah pengalaman bahwa untuk orang yang sudah tidak sadar (koma), rohnya masih peka dan bisa mendengar percakapan bahkan mengikuti doa yang kita ucapkan. Pada saat itu masih ada kesempatan yang diijinkan Tuhan untuk mengubah destiny, sehingga ybs. diselamatkan.

---

Ada satu pengalaman dari kakak saya. Pada saat sekolah bidan, dia praktek di suatu RS menunggui seorang ibu yang sedang koma setelah melahirkan. Ibu ini punya anak yang masih kecil, jadi kakak merasa kasihan dan semalam-malaman berdoa minta Tuhan Yesus menghidupkan dia kembali.

Hari berikutnya kakak libur dan setelah itu di-rolling ke bagian lain sehingga tidak bertemu lagi dengan pasien tersebut.

Beberapa minggu kemudian kakak sedang ada di rumah, ada seorang ibu yang datang dengan membawa banyak bingkisan. Ibu ini sudah lama mencari-cari informasi tentang kakak dan di mana rumahnya, baru saat itu bisa ketemu. Kakak saya merasa tidak mengenal ibu itu, dan kemudian ibu itu menceritakan kejadian yang dialami.

Dia berkata, bahwa pada tengah malam pada saat koma di rumah sakit, dia merasa rohnya keluar dari tubuh fisiknya. Dia bisa melihat tubuhnya terbaring di bed ruang ICU dengan berbagai alat medis yang menempel. Kemudian dia juga melihat ada seorang bidan dan duduk di sampingnya, terus menerus berdoa minta Tuhan mengembalikan nyawanya. Rohnya sudah mulai terangkat menjauhi tubuh fisiknya tapi kemudian Tuhan memerintahkan untuk kembali ke tubuhnya, karena kuasa doa dari anak Tuhan -- yang bahkan tidak kenal pernah dia sebelumnya.

Ibu ini berkata bahwa rohnya masuk kembali ke tubuh fisiknya karena permintaan doa yang diucapkan oleh kakak kepada Tuhan Yesus. Setelah kembali sadar, dia kemudian mencari informasi mengenai kakak dan mendatangi rumahnya untuk mengucapkan terima kasih.

---

Iman yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah iman yang dimulai dari Roh, dari semua hal yang tidak dilihat oleh mata tetapi diimani sudah terjadi. Bahkan anak Tuhan bisa bertemu dan menyembah Allah di dalam Roh dan kebenaran. Di dalam Roh ini juga Tuhan Yesus memberikan otoritas kepada anak-anakNya untuk mengklaim setiap janji Firman Allah, termasuk meminta keselamatan kepada orang-orang yang kita kasihi dan doakan.

--(Markus 11:24) "Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu."

Jika para tokoh Alkitab sudah membuktikan sendiri otoritas yang diberikan Allah di dalam Roh, sekarang ini kita anak-anak Tuhan juga diberikan kuasa yang sama untuk mendoakan dan merebut orang-orang yang kita kasihi untuk diselamatkan.

--(Yudas 1:23) "Selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api."

Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.

Maranatha!
(Indriatmo)

Note: di bawah ini ada kesaksian tentang "mengubah destiny".

* * * * *

Stnl Frr 27/08/2012 wrote:

Puji Tuhan. Kesaksian dan pewahyuan yang bagus untuk dipraktekkan.

Dulu saya pernah melayani seorang wanita yang menderita sakit kanker stadium 4. Sudah ditolak dan dipulangkan oleh pihak rumah sakit. Tapi tidak bisa mati, karena ada kutuk dan kuasa kegelapan. Wanita ini dalam keadaan tidak sadar.

Saya dan team berdoa dan berbahasa Roh mengikat kuasa kegelapan, dan meminta suaminya untuk mewakili istrinya supaya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya.

Setelah saya doakan, teman saya melihat Tuhan Yesus hadir di situ dan memberikan wanita itu jubah putih.

Setelah selesai berdoa, wanita ini kemudian meninggal. Tapi rohnya telah direbut dengan paksa untuk diselamatkan. Kata Alkitab kita merebut mereka dari api!

Terima kasih buat sharingnya. Thanks - GBU

* * * * *