Berusaha melakukan klarifikasi terhadap gosip dan cemooh adalah seperti permainan memukul tikus yang keluar dari lubang. Satu dipukul, tikus-tikus muncul dari lubang yang lain. Tidak akan ada habisnya, menguras tenaga, hati, pikiran dan perasaan (komplit).
Sebenarnya orang-orang yang menyebar isu maupun gosip tidak membutuhkan jawaban karena tujuannya hanya untuk mencemooh dan menjatuhkan. Menurut Mazmur 1:1 mereka adalah pencemooh dan orang fasik. Orang-orang seperti itu dengan mudah menyerang orang lain (terutama para anak Tuhan) dengan perkataannya yang penuh cemooh karena hidupnya dikuasai oleh buah daging, bukan buah Roh. Mereka dikuasai dan dikendalikan oleh roh jahat dan bukan Roh Kudus.
Jadi daripada sibuk melakukan klarifikasi terhadap gosip dan perkataan orang fasik, lebih baik anak Tuhan menutup mulutnya (tidak klarifikasi), memusatkan pikiran dan hatinya pada kasih Tuhan yang terdapat di Alkitab. Pada saat kita mencari wajah Tuhan dan hatiNya, maka Tuhan sendiri yang akan membungkam semua gosip dan cemooh secara tuntas dan ajaib, tanpa kita perlu bersusah payah terlibat di dalamnya.
Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia. (Amsal 16:7)
Kita sebagai orang Kristen hidup di dunia ini punya banyak pilihan, termasuk mengenai klarifikasi ini. Silahkan dipilih sesuai dengan hati dan pertolongan Roh Kudus :
1. Tidak klarifikasi.
2. Klarifikasi sampai ke ujung langit.
Saya tidak akan membahas "Klarifikasi sampai ke ujung langit" karena semua orang di dunia kelihatannya lebih setuju dengan pendapat yang satu ini. Saya akan bagikan pengalaman pribadi yang tidak masuk akal mengenai "tidak klarifikasi."
1. Tahun 1999, gedung gereja kita ditutup massa yang beringas. Kita sudah melakukan klarifikasi pembelaan kemana-mana, bahkan sampai ke Presiden RI di istana negara. Tapi tetap saja gedung gereja tidak bisa digunakan. Setelah itu kita semua berhenti klarifikasi, dan hanya minta pembelaan kepada Tuhan Yesus di dalam doa puasa. Pada saat kita semua diam dan menyerahkan penyelesaian pada kuasa Kristus, Tuhan bertindak menjamah hati semua tokoh yang tadinya menutup gereja, dan tahun 2004 gereja bisa dipergunakan lagi justru dengan bantuan mereka semua.
2. Karena kasus gedung gereja ini, keluarga saya mendapat petisi dari masyarakat di perumahan supaya menghentikan semua kegiatan gerejawi di rumah. Kita sekeluarga memilih diam dan tidak melakukan klarifikasi, tapi membawanya di dalam doa puasa kepada Kristus. Kembali Tuhan bekerja melalui segala peristiwa dan persepakatan mereka hancur, sebaliknya para tetangga justru menjadi sangat baik dan kita tetap melakukan kegiatan rohani dan berbagai kebaktian di rumah secara bebas.
3. Di kantor, karena saya orang Kristen yang menduduki posisi tertentu membuat orang-orang non Kristen ramai-ramai membuat petisi kepada management asing menyatakan: tolak pimpinan orang Kristen, dan ybs. harus keluar. Karena saya hanya sendirian berhadapan dengan ratusan petisi, maka saya memilih untuk menutup mulut dan tidak klarifikasi apa pun. Saya memilih diam dan membawa masalah ini ke hadapan Tuhan Yesus dalam doa dan puasa. Tangan Tuhan kemudian bekerja melalui para pimpinan management asing, masalah selesai begitu saja dan saya tetap bekerja dengan posisi yang semakin tinggi. Justru sebaliknya waktu-waktu berikutnya saya menghitung satu per satu para provokator penggeraknya terkena berbagai masalah pekerjaan dan keluarga dan hilang satu per satu.
4. Satu waktu ada pimpinan asing yang sangat "killer" tapi saya harus sering berhubungan dengan ybs. karena satu project. Yang saya lakukan adalah diam dan membawa pribadi ybs. di dalam doa. Setiap hari setiba di kantor saya berdoa, "Tuhan Yesus ikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebasnya dengan kuasa kasih Kristus. Berikan damai sejahtera dan sukacita dari surga." Pada saat saya diam dan berdoa, kuasa Tuhan Yesus menjamah hatinya sehingga kita bisa berhubungan dengan santai, rileks dan project bisa selesai dengan baik dan tepat waktu.
Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus (2 Korintus 10:5)
5. Di kantor beredar rumor yang memojokkan dan "membunuh karakter" karena saya orang Kristen dengan posisi tertentu. Saya menanggapinya dengan menutup mulut dan tidak melakukan klarifikasi apa pun. Saya sama sekali tidak mengurusi sampah-sampah yang dilemparkan atau memasukkan sampah itu dalam hati, karena hati sangat berharga jika harus diisi sampah yang tidak berguna. Lebih baik hati saya diisi dengan Firman Tuhan dan dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus, sehingga saya sama sekali tidak perlu klarifikasi dan cukup diam saja menyerahkan segala macam rumor tersebut ke tangan Tuhan Yesus. Kuasa Tuhan bekerja secara ajaib pada orang-orang yang menyerang dan membalikkan keadaan untuk mereka.
6. Istri saya berkata ada orang-orang di gereja dan di rumah yang "menyerang" dia karena jealous masalah ekonomi. Kemudian saya minta diam saja, menutup mulut dan tidak klarifikasi. Kita bersama-sama membawa masalah ini di dalam doa di mezbah keluarga, mengampuni dan memberkati semua orang yang berkata tidak benar. Pada saat kita diam saja dan menyerahkan penyelesaian pada kuasa Kristus, maka Tuhan menjamah hati semua orang yang tadinya bersikap tidak baik, menjadi sangat-sangat baik tanpa istri mengatakan mengucapkan klarifikasi sepatah kata pun.
7. Saya bergereja dan melayani di gereja tradisi. Tetapi selanjutnya Tuhan Yesus memanggil saya untuk masuk ke dalam team pelayanan Roh, yaitu pelayanan Pelepasan dan Pemulihan. Karena terlibat dalam pelayanan Roh, kita mendapat kecaman dan serangan dari banyak orang termasuk majelis dan sinode. Apa yang kita lakukan adalah: diam dan tidak melakukan klarifikasi, karena kita memahami bahwa pelayanan Roh tidak masuk akal bagi teman-teman pelayan di gereja. Kita membawa pergumulan ini di dalam doa kepada Tuhan Yesus. Ternyata penyelesaian yang dibuat oleh Tuhan Yesus cukup unik, yaitu mengirimkan oran-orang di gereja yang mempunyai pergumulan dan keterikatan roh datang sendiri untuk dilayani.
8. Di rumah, jika istri sedang marah, saya diam saja tidak melakukan klarifikasi dan masuk ruang doa. Saya berdoa, "Tuhan Yesus tulang rusuk pemberianMu lagi marah-marah. Jamah hatinya, berikan damai sejahtera dan sukacita dari surga." Sebentar kemudian istri baikan lagi. Begitu juga sebaliknya yang dilakukan istri ketika saya marah. Itu juga yang dilakukan anak-anak kalau kita sedang marah. Satu kali istri marah dan dia berkata, "Aku jangan didoain, soalnya kesel banget!" Rupanya dia ingin menikmati amarahnya. Tetap saja saya masuk ruang doa, berdoa dan sebentar kemudian dia baikan lagi. Dia bilang, "Sudah dikasih tahu nggak usah didoain ..." tapi sambil tersenyum manis ... :D
Masih banyak lagi contoh bagaimana saya menutup mulut tidak melakukan klarifikasi, tapi membawa di dalam doa kepada kuasa Kristus -- dan Tuhan Yesus menyelesaikan semuanya secara tuntas dan sempurna. Saya tidak perlu susah payah memikirkan "apa kata orang" karena pikiran dan hati saya hanya satu. Saya lebih memilih mengisi hati dan pikiran saya dengan kasih Kristus dan Firman Tuhan, bukan dengan sampah-sampah yang dilemparkan oleh para pencemooh dan orang fasik. Saya lebih memilih mempergunakan hati dan pikiran untuk orang-orang yang saya kasihi dan memikirkan pekerjaan Tuhan Yesus saja, daripada menanggapi hal sia-sia yang dirancang orang fasik.
TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja (Keluaran 14:14) --> Ayat ini menjadi rhema saya dan keluarga, "Tuhan membela saya dan saya diam saja tidak perlu melakukan klarifikasi." Yang saya lakukan cukup membawanya ke dalam doa kepada kasih Tuhan Yesus.
Jadi karena sudah merasakan dan mengalami sendiri hidup sangat nyaman dengan hati yang melekat pada kasih Tuhan tanpa disibukkan dengan berbagai urusan klarifikasi, maka saya juga rindu untuk membagikan pengalaman berkat Tuhan ini kepada saudara-saudara seiman lainnya.
Nah, sekarang "pilihan ada di tangan Anda," apakah akan memilih (1) Tidak klarifikasi atau (2) Klarifikasi sampai ke ujung langit.
Jika ada ingin mencoba mengalami sendiri kuasa Yesus di dalam doa dan TIDAK KLARIFIKASI, silahkan sharing melalui japri ... :)
Tetap semangat di dalam kasih Kristus!
GBU
Indriatmo




sabda.org