Undian di Alkitab berbeda dengan undian yang kita pikirkan pada masa ini. Undian di Alkitab adalah cara yang dipakai Tuhan untuk menentukan sesuatu, bukan untuk menentukan satu hadiah dari sekian banyak orang yang mengharapkannya (judi, togel, undian tabungan, undian belanja, lucky draw, dll. apa pun jenisnya).
Di Alkitab, undian digunakan untuk menentukan sesuatu seperti halnya sekarang ini mengundi dengan koin pada awal pertandingan olah raga untuk menentukan lapangan atau siapa yang akan bermain terlebih dahulu.
Beberapa contoh undian di Alkitab:
1. Menentukan persembahan untuk Tuhan atau Azazel.
- Undian dibuang untuk menentukan kambing jantan bagi Tuhan dan kambing jantan bagi Azazel (Imamat 16:8).
2. Menentukan siapa yang bersalah
- Jika Saul atau Yonatan bersalah, Tuhan menunjukkan Urim, jika umat Israel bersalah Tuhan menunjukkan Tumim (1 Samuel 14:41)
- Yunus kena undi sebagai penyebab malapetaka di kapal (Yunus 1:7)
3. Menentukan tanah milik pusaka suku-suku Israel
- Yosua membuang undi untuk membagi tanah milik pusaka untuk sembilan setengah suku Israel (Yosua 14:2)
4. Membagi jabatan dalam penyelenggaraan ibadah
- Bani Eleazar dan bani Itamar ditentukan jabatannya menjadi "pemimpin kudus" dan "pemimpin Allah" dengan membuang undi (1 Tawarikh 24:3-5)
- Bani Asaf, Yedutun dan Heman membuang undi untuk menentukan giliran bermain musik dan menyanyi di hadapan Tuhan (1 Tawarikh 25:6-8)
- Undian dibuang untuk menentukan penjaga pintu gerbang (1 Tawarkh 26:13)
- Undian dibuang untuk menentukan siapa yang menyediakan kayu api untuk rumah Allah (Nehemia 10:34)
5. Menentukan siapa yang harus menetap di Yerusalem
- Undian dibuang untuk menentukan satu dari sepuluh orang yang harus menetap di Yerusalem (Nehemia 11:1)
6. Untuk membagi pakaian Tuhan Yesus (Matius 27:35)
7. Menentukan rasul pengganti Yudas Iskariot
Para rasul membuang undi antara Matias dan Yusuf sebagai pengganti Yudas Iskariot, dan undian jatuh pada Matias (Kisah 1:23-26).
Menurut Amsal, undian (pada masa itu) berguna untuk mengakhiri pertengkaran, dan menyelesaikan persoalan antara orang-orang berkuasa. (Amsal 18:18)
---
Sedangkan undian masa kini untuk mengharapkan hadiah, tergolong judi. Sumbangan yang benar di hadapan Tuhan didasarkan pada "hati yang tulus" untuk menyenangkan Tuhan.
Bahkan Tuhan Yesus mengajarkan dengan keras, bahwa jika kita memberi sedekah atau sumbangan, janganlah diketahui tangan kiri kita apa yang diperbuat tangan kanan kita (Matius 6:3). Jika kita memberikan sumbangan atau sedekah dengan "tersembunyi" maka Bapa yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepada kita (Matius 6:4).
Setiap sumbangan atau bantuan yang dipamerkan atau bahkan dilandasi dengan keinginan meraih keuntungan yang lebih besar, sudah mendapat "upah"nya di dunia, bukan di surga.
"Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:20)
GBU
Indriatmo