Minggu ini saya kembali masuk bekerja setelah hampir seminggu lalu harus bertahan di rumah karena mengurus keluarga yang sakit mata secara bergantian.
Kejadiannya dimulai dari perayaan Paskah gereja di taman Hompimpa Lippo Cikarang pada hari Sabtu. Setelah acara Paskah, Yezki - Yehezkiel (anak pertama 8 tahun) berenang seharian. Sesampai di rumah, matanya sakit - merah dan belekan. Kemudian kita doakan dengan minyak urapan dan Tuhan Yesus menyembuhkan penyakitnya.
Gejala sakit ini berlanjut ke Yema - Yemima, anak kedua 3 tahun. Matanya mulai merah dan belekan, kemudian kita doakan dan Yema disembuhkan Tuhan Yesus. Penyakit ini berlanjut ke Yere (anak ketiga 10 bulan) matanya merah & belekan. Yere kita doakan bersama-sama dan Tuhan Yesus menyembuhkan sakitnya matanya.
Setelah itu giliran istri saya matanya merah. Karena BS di rumah sedang mudik dan hanya ada bibi yang datang menjaga anak dari pagi sampai sore, maka malamnya istri harus menjaga Yere - Yeremia. Karena langsung berhadapan dengan bayi, maka istri rajin menetesi matanya dengan obat tetes mata. Tapi apa yang terjadi selanjutnya, matanya ternyata menjadi bengkak - sehingga kita bawa ke dokter, dan harus dikarantina di kamar terpisah.
Selanjutnya tinggal saya yang masih sehat, yang bisa menjaga Yere malam hari. Karena kuatir tertular sakit mata, maka saya juga rutin menetesi mata dengan obat tetes mata. Lama-kelamaan justru mata saya merah dan berdarah sehingga harus dibawa ke dokter - diberi beberapa obat minum dan tetes mata yang pedih.
Istri yang sudah mulai sembuh kembali bisa menjaga Yere malam hari.
Melihat kondisi istri yang belum sembuh sepenuhnya, maka kita terus mendoakan mata Yere supaya tidak tertular sakit mata. Dan puji Tuhan, sampai sekarang matanya tetap bening dan bersinar - tidak terpengaruh sedikitpun dengan orang tuanya yang kena sakit mata cukup parah.
Mulanya anak-anak yang kena, tapi semuanya sembuh dengan doa. Tetapi waktu orang tuanya yang kena, harus berobat ke dokter mata dan lama sembuhnya ... :D
Itulah iman anak-anak. Sebetulnya ini semua ada latar belakangnya. Alasan utamanya adalah karena mereka tidak mau minum obat, apalagi ditetes mata. Jadi mereka selalu berkata, "Aku didoain saja deh. Tuhan Yesus itu khan lebih hebat dari obat!" Dan ternyata semuanya sembuh total & matanya sehat sampai sekarang. Mereka sembuh dan sehat karena imannya yang murni kepada kuasa Tuhan Yesus.
"Imanmu telah menyelamatkan engkau" (Matius 9:22)
* * * * *
Ada satu kesaksian yang menarik waktu Yezki sakit minggu lalu. Malam hari, dia menangis katanya badannya panas, pegal semua dan minta didoakan. Saya membaringkan dia di tempat tidur, kemudian seluruh tubuhnya saya olesi dengan minyak urapan, dari kaki, tangan, tenggorokan dan matanya. Setelah itu saya doakan untuk kesembuhannya. Setelah selesai didoakan, Yezki bilang matanya sudah terasa enak dan tidak berair, juga seluruh badannya tidak pegal-pegal lagi. Memang masih terasa panas, tapi kemudian berangsur normal.
Selanjutnya dia berkata, waktu berdoa (mata merem) dia melihat Tuhan Yesus dan malaikat-malaikat ada di dalam kamar. Saya menjelaskan itu karena waktu berdoa, kita meminta Tuhan Yesus dan para malaikatNya hadir. Dalam berdoa bersama saya selalu memperkatakan firman Tuhan dalam Matius 18:20 maupun Mazmur 34:8, dan itu yang dilihat Yezki saat dia berdoa. Firman Tuhan itu ya dan amin.
"Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka" (Matius 18:20)
"Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia" (Mazmur 34:8)
Kemudian dia juga bilang kalau pintu surga itu besar sekali, lebih besar dari rumah. Terbuat dari emas dan bersinar putih terang cemerlang.
Nah untuk penjelasan yang satu ini, saya cukup kaget. Saya tidak berdoa untuk pintu surga, tapi mengapa Yezki di alam roh melihat pintu surga. Kemudian saya bertanya, setelah itu apa yang dilihat?
Yezki bilang dari pintu surga keluar kaki, tangan, tenggorokan dan mata, yang dibawa malaikat.
Dari situ saya baru ingat, bahwa Yezki saat itu seluruh badannya panas dan sakit - sehingga saya berdoa untuk mengambil organ tubuh dari surga, baik itu tangan, kaki, tenggorokan maupun mata. Di alam roh saya nyatakan itu terjadi, untuk kemudian menjadi kesembuhan yang nyata bagi tubuh Yezki.
Mengenai doa tentang organ tubuh yang dari surga, saya mengetahuinya ketika membaca buku Choo Thomas mengenai "Surga Itu Nyata". Tuhan Yesus memperlihatkan kepada Choo Thomas bahwa di surga ada ruang penyimpanan organ tubuh yang diperlukan untuk kesembuhan manusia yang ada di dunia. Setiap orang percaya bisa berdoa untuk mendapatkannya. Melalui kesaksian itu saya percaya bahwa Tuhan Yesus sudah menyediakan semua yang kita butuhkan, berikutnya hanya tinggal kita berdoa dan mengimaninya. Begitu sederhana, mengapa tidak dilakukan? Jadi itulah yang sekarang saya selalu doakan.
Ternyata apa yang sebelumnya hanya saya percayai setelah membaca kesaksian Choo Thomas dan mulai saya doakan, itu yang dilihat Yezki di dalam doanya. Dia melihat pintu surga terbuka, dan malaikat membawa bagian-bagian tubuh yang diminta. Di alam roh ternyata hal itu benar-benar terjadi. Ketika hal yang kita doakan terjadi di alam roh, maka kesembuhan di tubuh fisik juga terjadi. Ini adalah peneguhan yang nyata dari Firman Tuhan dalam Markus 11:24.
Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus 11:24)
Firman Tuhan itu ternyata bukan sekedar kata-kata teologis, tetapi adalah kuasa Allah yang nyata bagi setiap orang yang percaya. "Injil adalah kekuatan Allah" (Roma 1:16). Berikutnya terserah kepada setiap orang percaya untuk mempergunakan kekuatan Allah yang luar biasa itu, atau hanya menganggapnya sebagai pengetahuan rohani saja.
GBU
Indriatmo