Tujuh Belas Tahun Pelayanan Pesta

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Sungguh, sebuah kesempatan yang berharga dan tak ternilai ketika Tuhan menyatakan visi-Nya kepada umat-Nya untuk dijalankan di dunia ini. Demikianlah yang kami alami dengan pelayanan PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologi untuk Awam). Tuhan memberi visi yang sangat jelas ketika Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) merintis pelayanan PESTA 17 tahun yang silam, yaitu untuk memperlengkapi orang Kristen awam dengan pendidikan teologi secara online agar mereka semakin mengerti dan memahami panggilannya sebagai orang Kristen yang ditempatkan Tuhan dalam dunia pekerjaan.

17 tahun PESTAKetika kami melihat kembali jejak-jejak pelayanan PESTA, kami bisa melihat jatuh bangunnya pelayanan ini. Namun, langkah kami terus maju. Setelah dibuka pada tahun 1997, kelas ini sempat terhenti pada tahun 1999. Namun, bersyukur kepada Tuhan karena pada tahun 2000, kelas-kelas PESTA dapat dibuka kembali. Sejak saat itu sampai sekarang, pelayanan PESTA terus berkembang. Mulai dari pembenahan administrasi, penambahan staf PESTA, dan mulai terlibatnya moderator dari luar staf PESTA, pengembangan jalur diskusi dalam media sosial, dan peningkatan situs PESTA. Dalam setiap perjalanan yang dilalui pelayanan PESTA, kami selalu memohon kepada Tuhan agar pelayanan ini terus maju menuju rencana besar Allah. Hingga saat ini, Tuhan menolong kami untuk tetap setia menjalankan tugas kami, yaitu memperlengkapi jemaat Tuhan dengan pendidikan teologi yang berbasis pelayanan digital untuk abad ke-21. Dalam 17 tahun pelayanan PESTA, Tuhan tidak hanya menuntun, bahkan Tuhan juga membuka pintu-pintu yang baru untuk pelayanan PESTA.

  1. Kelas Diskusi

    Kelas PESTA

    Saat pertama kali dibuka hingga memasuki tahun yang ketiga, kelas-kelas PESTA yang dibuka adalah kelas untuk modul Pengenalan Dasar-Dasar Iman Kristen, Sejarah Singkat Perjanjian Lama, dan Guru Sekolah Minggu. Saat ini, jumlah kelas yang membuka modul-modul yang ada bertambah menjadi 19 kelas. Sedangkan kelas yang dibuka tanpa memakai modul sebanyak 2 kelas, yaitu kelas umum Paskah dan Natal. Dengan demikian, jumlah seluruh kelas PESTA ada 21 kelas. Kelas-kelas ini dijalankan dengan menggunakan fasilitas milis (mailing list). PESTA menyusun kalender pendidikan dengan membuka rata-rata 12 kelas diskusi setiap tahunnya.

    Dalam 2 tahun terakhir, kelas diskusi PESTA dijalankan dengan menggunakan fasilitas Facebook grup. Keberadaan Facebook dan fitur-fitur yang dimiliki Facebook sangat mendukung berlangsungnya kelas-kelas diskusi PESTA. Selain itu, fleksibilitas aplikasi Facebook di handphone membuat peserta dapat berdiskusi dengan aktif setiap saat. Dukunglah dalam doa, kiranya tahun-tahun ke depan, semakin banyak jalur dan kelas PESTA yang dibuka sehingga lebih banyak lagi jemaat dapat diperlengkapi dengan pendidikan teologi.

  2. Modul PESTA

    Bahan pelajaran PESTA menjadi salah satu nilai tambah yang sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan PESTA. Bahan ajar/modul PESTA ini dirancang dan dikemas sedemikian rupa sehingga cocok untuk orang awam dan dapat dipakai untuk kelas diskusi online. Kami sungguh mengucap syukur kepada Tuhan yang mempersiapkan staf PESTA untuk terus meningkatkan kemampuan dalam membuat modul sehingga modul terus bertambah baik secara kuantitas maupun kualitas. Saat ini, PESTA memiliki 19 modul yang sudah terpasang dan dapat diunduh di situs PESTA dan berharap dapat menambah 2 modul setiap tahunnya. Bukan hanya peserta/alumni PESTA yang dapat mengunduh modul-modul tersebut, setiap pengunjung pun dapat mengunduhnya untuk dipelajari sendiri atau dengan teman-teman di gereja/persekutuan. Kiranya modul-modul dapat terus dibuat dan semakin banyak kelas yang dibuka untuk memperlengkapi jemaat Kristen awam.

  3. Komunitas Media Sosial PESTA

    Komunitas online pertama yang PESTA miliki adalah milis PESTA dan PESTA Alumni. Komunitas ini beranggotakan peserta yang sudah mengikuti salah satu kelas PESTA. Selain untuk berinteraksi, para anggota dapat berbagi bahan renungan, pokok doa, artikel, dan blog-blog yang bertujuan untuk saling menguatkan. Pada tahun 2008, mulailah PESTA memiliki Fans Page PESTA, disusul tahun berikutnya diluncurkanlah Twitter @sabdapesta. Pada tahun 2013, PESTA juga membuka Facebook Group PESTA Alumni.

    Fan Page PESTA memiliki hashtag-hashtag khusus ketika mem-posting bahan-bahan, yaitu #PESTA_Renungan yang berisi renungan harian, #PESTA_Berdoa yang berisi pokok-pokok dunia dari alumni, #PESTA_Syafaat yang berisi pokok doa untuk mendoakan bangsa-bangsa dan negara, #PESTA_Diskusi yang berisi topik diskusi teologi, dan #PESTA_Info_Buku yang berisi resensi buku-buku kristiani. Semua hashtag ini bertujuan untuk mempermudah anggota Fan Page menemukan informasi-informasi atau bahan dari PESTA sesuai kebutuhan atau minatnya. Jumlah fans dalam Fan Page PESTA saat ini ada 3.166 dan jumlah postingan bulan Januari -- Juli 2016 terdapat 276 postingan. Twitter @sabdapesta merupakan komunitas PESTA yang disediakan bagi para pengguna Twitter untuk saling berbagi. Jumlah follower @sabdapesta ada 615 orang dan jumlah tweet bulan Januari -- Juli 2016 terdapat 67 tweet. Selain itu, PESTA juga memiliki Facebook Grup PESTA Alumni. Grup ini adalah wadah bagi alumni untuk dapat berdiskusi bersama, berbagi pokok doa, dan meningkatkan jalinan kasih antaralumni PESTA.

    Tidak hanya komunitas berbasis media sosial, PESTA juga memiliki komunitas sosial chatting seperti WhatsApp, Telegram, BBM Grup, dan Line. Media chatting menjadi forum yang sangat hidup bagi para alumni untuk dapat berbagi. PESTA juga memanfaatkan WhatsApp untuk ber-PA dan Telegram untuk studi Alkitab dengan memanfaatkan SABDA Bot. Di komunitas WA, sejak Maret kami berkomitmen untuk membaca Alkitab secara urut dimulai dari kitab Kejadian dan kini sudah sampai pada kitab Pengkhotbah. Tidak sekadar membaca, kami juga ber-PA dengan metode Simak, Analisa, Belajar, Diskusi/Doa, dan Aplikasi (S.A.B.D.A.). Dengan begitu, kami tidak hanya mendapat pengetahuan Alkitab, tetapi bersama-sama bertumbuh dan didorong untuk melakukan kebenaran firman dalam hidup sehari-hari. Bagi alumni yang belum bergabung dalam komunitas media chatting PESTA, silakan menghubungi Kusuma untuk dapat didaftarkan dalam grup WhatsApp, Telegram, BBM Grup, maupun Line. Mari kita gunakan media chatting untuk bertumbuh dalam Kristus.

  4. Alumni PESTA

    Alumni PESTAAset paling berharga yang PESTA miliki adalah alumni PESTA. Dalam 17 tahun pelayanan PESTA, Tuhan telah mengirim tidak hanya ratusan peserta, tetapi sudah sampai ribuan peserta. Mereka adalah orang-orang Indonesia yang tidak hanya tinggal di Indonesia, tetapi juga yang tinggal di Malaysia, Singapura, Taiwan, Jepang, Kuwait, Yunani, Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Australia, dan New Zealand. Jumlah keseluruhan alumni PESTA sudah lebih dari 2945 orang. Para alumni masih dapat terus berkomunikasi dan menjalin tali kasih melalui milis, Facebook Grup Alumni PESTA, dan media chatting. Dengan memanfaatkan media sosial, relasi sesama alumni tidak hanya terjadi saat kelas berlangsung, tetapi juga di luar kelas diskusi untuk saling berbagi pelayanan.

Pengembangan Pelayanan PESTA

  1. Penambahan Modul

    Penambahan modul PESTA sangat dibutuhkan karena masih banyak bidang pokok-pokok iman Kristen yang perlu dipelajari. Pembagian modul dikategorikan sbb.: Teologi Sistematika, Biblika, Historika, dan Praktika. Sejauh ini, PESTA memiliki cukup banyak modul dari kategori teologia Sistematika dan Praktika. Karena itu, kami perlu memprogramkan penambahan modul kategori teologia Biblika dan Historika. Tahun 2016 telah direncanakan untuk menyelesaikan modul Pengantar Injil Sinoptik (PIS) dan Teologi Perjanjian Lama. Ke depannya, kami berharap Tuhan memberi kesempatan kepada kami untuk membuat modul khusus untuk masing-masing kitab dalam Alkitab. Untuk bidang historika, kami ingin menyediakan modul tentang sejarah gereja (dunia dan Indonesia) yang dapat semakin memperkaya pengetahuan kita tentang karya Tuhan di bumi ini. Doakan agar Tuhan terus memimpin rencana ini. To God be The Glory!

  2. Moodle PESTA

    Moodle PESTA

    Yayasan Lembaga SABDA merindukan adanya sebuah "theological digital learning center" yang memadai untuk konteks zaman ini. Untuk itu, sebuah situs moodle PESTA, sebagai platform pembelajaran, dipersiapkan untuk mendukung proses "digital learning" karena Moodle memiliki berbagai standar dan fitur yang sangat menolong pembelajaran digital. Selain itu, Moodle juga dapat diakses lewat handphone. Dengan fleksibilitas Moodle yang sangat baik, kami berharap ke depannya Tuhan menyiapkan kami untuk menjangkau para generasi "Digital Native" untuk diperlengkapi dengan pelajaran teologi supaya mereka pun disiapkan untuk melayani generasinya.

  3. Instagram PESTA

    Instagram PESTA

    Melihat perkembangan media sosial yang berbasis visual/gambar, PESTA berencana untuk membuat akun Instagram. Instagram PESTA akan dimanfaatkan untuk mempromosikan kelas yang akan dibuka, berbagi testimoni, dan juga membagikan berbagai produk pelayanan SABDA. Diharapkan Instagram ini akan meningkatkan jangkauan pelayanan PESTA ke multigenerasi. Teruslah dukung dalam doa agar setiap program yang direncanakan boleh mendorong anak-anak Tuhan untuk semakin giat belajar firman Tuhan, mencintai umat-Nya dan rindu melayani lebih sungguh-sungguh.

Testimoni HUT 17 PESTA

Joses Kodoh

"Selamat Hari Ulang Tahun ke-17 buat PESTA. Saya bersyukur karena dapat melihat diri dalam Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam ini, sangat menumbuhkan saya dan memberkati orang-orang di sekitar saya. Saya mengajak kawan-kawan yang belum mengikuti pendidikan ini. Ayo, belajar bersama-sama firman Tuhan! Saya sangat berterima kasih karena dapat ber-PESTA sejak tahun 2014 dan ingin terus ber-PESTA."
— Bapak Joses Kodoh (Malaysia)

Rialdi Pasaribu

"Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk PESTA kiranya dapat menjadi pendidikan elektronik bagi kami orang-orang awam, supaya kami lebih dibekali dengan pengetahuan Alkitab yang benar, sehingga PESTA dapat memenangkan banyak jiwa yang rindu untuk mendalami Alkitab, mempelajari Alkitab, dan menyatakan kebenaran Kristus bagi seluruh insan di dunia. Maju terus PESTA! Tuhan Yesus memberkati."
— Sdr. Rialdi Pasaribu (Bandung)

Eveline Tay

"Hai PESTA, selamat ulang tahun, kiranya Tuhan semakin memberkati PESTA, semakin menjadi berkat bagi orang banyak. Saya alumni PESTA sejak tahun 2014. Saya sangat bersyukur di mana saya boleh belajar lebih banyak firman Tuhan, di mana saya selalu merasa ada sesuatu yang belum saya mengerti yang harus saya gali, tetapi di PESTA saya mendapatkan banyak. Jadi, sekarang, iman kepercayaan saya kepada Tuhan yang saya sembah semakin bertumbuh dan pengenalan saya kepada Tuhan semakin banyak. Mari teman-teman yang belum bergabung, silakan datang dan bergabunglah kepada PESTA. Di sana Anda bisa mendapatkan banyak sekali bahan-bahan firman Tuhan yang selama ini kalian belum mengerti. Mari bergabung bersama, Tuhan Yesus Memberkati!"
— Ibu Eveline Tay (Jakarta)

Tjuk Imansafi

"Di momen testimoni HUT 17 PESTA, saya Tjuk Imansafi mengucapkan Selamat Ulang Tahun bagi PESTA ke-17. Teruslah berkarya bagi kemuliaan nama Tuhan! Terima kasih untuk pelayanan PESTA yang selama ini telah menjadi berkat rohani bagi saya, memotivasi saya untuk terus belajar kebenaran firman Tuhan, bertumbuh dalam pengenalan yang lebih dalam akan Kristus, membuat saya semakin mengasihi, dan memberi kesempatan kepada saya untuk memiliki teman-teman dari berbagai kota dan latar belakang yang saling menguatkan. Tetap semangat untuk segenap pengurus, moderator, staf, dan tak lupa segenap alumni PESTA di mana pun berada, mari kita terus berkarya bagi Tuhan dan terus menjadi berkat lebih, dan lebih lagi. Tuhan Yesus memberkati."
— Bapak Tjuk Imansafi (Solo)

Kategori: