Artikel Terbaru

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

TANDA-TANDA GEREJA

Pembicaraan mengenai hakikat gereja selalu sangat menarik perhatian saya. Terutama karena sejauh ini saya belum melihat adanya gereja yang secara utuh dan ideal menjalankan fungsi dan panggilannya sebagai gereja. Jika semua gereja boleh dibanding-bandingkan, maka setiap gereja selalu ada saja kekurangannya. Tapi jika saya mulai mengeluhkan kekurangan gereja, biasanya di belakang kepala saya akan ada rasionalisasi yang mengatakan, "Selama gereja ada di dunia dan anggotanya terdiri dari manusia-manusia yang berdosa, maka tidak ada gereja yang sempurna."

NATAL: PENYATAAN ALLAH YANG SEMPURNA

"Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini, Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta" (Ibr. 1:1-2).

Sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa, hubungan yang dahulu begitu harmonis antara Allah dan manusia, telah menjadi rusak karena dosa. Sebagai akibatnya, manusia harus diusir dari Taman Eden Allah.

MEMBACA ALKITAB: PEKERJAAN YANG SULIT?

Seseorang menulis kepada saya, "Saya tahu, kalau saya harus membaca Alkitab." Lebih lanjut dia menulis, "Tapi ini terlalu berat. Saya pikir Alkitab hanya untuk pendeta dan para ahli kitab." Mungkin Anda akan merasakan hal yang sama.

KERENDAHAN HATI

"Dan apakah yang dituntut Tuhan daripadamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" (Mikha 6:8). "Belajarlah kepada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu akan mendapat kelegaan bagi jiwamu" (Matius 11:29).

KEPADA SIAPA KITA SEHARUSNYA BERSAKSI?

Ketika menyalakan lilin di ruangan yang gelap, kita tidak bertanya, "Apakah kita akan menerangi sebagian ruangan saja?" Tidak, kita membiarkan terang itu bersinar sejauh yang dapat dicapainya. Demikian juga, saya kira, kita tidak perlu membatasi kesaksian kita kepada orang-orang tertentu saja. Kita harus membiarkan Allah memilih orang-orang yang akan mendengarkan kesaksian kita.

BERTUMBUH SEBAGAI ORANG KRISTEN

Sangatlah wajar dan tepat bila merasa gembira karena seseorang bertobat. Itulah peristiwa paling berarti dalam hidup--dilahirkan baru, menjadi satu ciptaan baru dalam Kristus. Tetapi peristiwa yang berarti dan kegembiraan yang mengikutinya itu tidak membenarkan sikap mengabaikan dan acuh tak acuh terhadap proses pertumbuhan yang rumit yang dijalani setiap orang Kristen melalui kelahiran baru ini. Karena pertumbuhan mencakup begitu banyak hal -- mulai hal-hal kecil, hingga waktu, kedisiplinan, dan kesabaran -- biasanya kita mengabaikan pertumbuhan tersebut dan mengalihkan perhatian...

SIKAP TUNDUK DAN KETAATAN

Tunduk - betapa jelek dan tidak populernya kata ini dalam masyarakat kita sekarang! Salah satu kamus mengatakan bahwa kata tunduk berarti "menyerah pada kekuasaan orang lain". Dengan mengutip penyataan Musa, Yesus mengatakan hal itu secara jauh lebih baik: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Imamat 19:18; Lukas 10:27).

Pages