Artikel Terbaru

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

PAULUS - Penginjil Yang Hebat

Lahir baru adalah titik balik kehidupan orang percaya. Tidak dapat dimungkiri bahwa karya Roh Kudus yang luar biasa itu dapat mengubah hidup seseorang secara drastis, berbalik dari kehidupan lama yang sia-sia, menuju kehidupan baru yang berkenan di hadapan Tuhan. Demikianlah yang dialami oleh Paulus, seorang penganiaya orang Kristen yang akhirnya menjadi penginjil yang hebat.

Mengapa Paulus disebut sebagai seorang penginjil yang hebat? Artikel ini akan mengupas lebih dalam tentang kelebihan Paulus dalam dunia penginjilan.

BAGAIMANA SAYA MASUK KE SURGA?

Pertanyaan yang berkaitan dengan kekekalan cenderung dihindari untuk dibicarakan. Bahkan kita bisa melihat hal ini pada mereka yang sedang memasuki penghujung hidup mereka. Bintang film Amerika, Drew Barrymore yang membintangi film "E.T. Makhluk luar angkasa", ketika memasuki usia 28 tahun (lahir 1975) berkata, "Kalau saya harus mati mendahului kucing-kucing saya, biarlah abu jasad saya diberikan untuk dimakan mereka sehingga paling tidak kehidupan saya berlanjut dalam kucing-kucing itu." Tidakkah keluguan dan pola pikir yang sempit ini sungguh mengerikan?

THE PASSION OF GETHSEMANE

Pergumulan batin yang mahadahsyat yang dialami oleh Sang Juruselamat dunia di Taman Getsemani, dikisahkan oleh ketiga penulis Injil Sinoptik dalam tulisan-tulisan mereka (Mat. 26:36-46; Mrk. 14:32-42; Luk. 22:39-46). Keseraman bayang-bayang maut yang begitu mengerikan membuat-Nya nyaris tak kuat menanggungnya sehingga Allah Bapa harus mengutus seorang malaikat untuk memberikan kekuatan kepada-Nya (Luk. 22:43). Mengapa Yesus harus memasuki pengalaman yang begitu dahsyat?

PERAN SERTA KAUM AWAM DALAM PERTUMBUHAN GEREJA

Prologos

Kongres Penginjilan Dunia di Manila (Lausanne II) yang diadakan pada tanggal 11 - 20 Juli 1989 belum lama berlalu, dan menimbulkan kenang- kenangan yang indah bagi para peserta.

TANDA-TANDA GEREJA

Pembicaraan mengenai hakikat gereja selalu sangat menarik perhatian saya. Terutama karena sejauh ini saya belum melihat adanya gereja yang secara utuh dan ideal menjalankan fungsi dan panggilannya sebagai gereja. Jika semua gereja boleh dibanding-bandingkan, maka setiap gereja selalu ada saja kekurangannya. Tapi jika saya mulai mengeluhkan kekurangan gereja, biasanya di belakang kepala saya akan ada rasionalisasi yang mengatakan, "Selama gereja ada di dunia dan anggotanya terdiri dari manusia-manusia yang berdosa, maka tidak ada gereja yang sempurna."

NATAL: PENYATAAN ALLAH YANG SEMPURNA

"Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini, Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta" (Ibr. 1:1-2).

Sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa, hubungan yang dahulu begitu harmonis antara Allah dan manusia, telah menjadi rusak karena dosa. Sebagai akibatnya, manusia harus diusir dari Taman Eden Allah.

Pages